
exsel terus memikirkan kata yang tepat untuk mengutarakan isi hatinya kepada Tia sampai dia menemukan sebuah ide untuk membawa Tia jalan jalan dulu baru menguraikan isi hatinya ...
"eemmm ... Tia bagai mana kalau kita jalan jalan di taman kota mau ga " ucap exsel dengan ajakannya yang takut di tolak oleh Tia
" boleh bos , kebetulan ada yang mau saya sampai kan " ucap Tia meng Iyah kan ajakan exsel
"kan saya sudah bilang kalau ga lagi kerja jangan panggil saya bos panggil aja nama saya atau terserah kamu yang enak"
"eemmm baik lah maaf , boleh saya panggil kaka" ucap Tia dengan ragu
"tidak terlalu buruk " setuju exsel nama panggilannya
"kalau begitu saya siap siap dulu yah ka " Tia pun berlalu ke kamar untuk siap siap
tak berapa lama Tia turun dengan pakaian kasualnya celana jin dengan atasan kaos yang di balut blazer yang membuat penampilan nya makin sempurna dengan riasan natural di tambah tatanan rambut yang di biarkan tergerai menambah pesona Tia sebagai seorang gadis remaja meskipun terbilang sederhana itu sukses membuat exsel yang sedari tadi memperhatikannya tidak bisa bernapas karena terpesona dengan aura Tia .
Tia yang sejak tadi memanggil manggil exsel yang tidak berkedip sampai harus berteriak
__ADS_1
"kak exsel ... Kaka kesambet apa ko bengong terus " sambil melambaikan tangan nya di depan wajah exsel
"Iyah kesambet bidadari dari kahyangan " jawab nya asal masih memperhatikan Tia
tak lama setelah berucap begitu exsel sadar
" maaf maaf saya hanya asal bicara "
"lalu begitu mari kita jalan serang keburu malam " ajak Tia
"Tante saya izin mau ajak Tia jalan jalan dulu sebentar boleh " izin exsel memberanikan diri
"emang nya mau kemana nak ? "tanya mamanya Tia
" saya mau ajak Tia cuman ke taman kota aja ko " jawab exsel sedang kan Tia cuman okos menyimak interaksi antara exsel dan mamanya
" ooohh boleh tapi pulang nya jangan malem malem yah , Tante titip Tia "
__ADS_1
"Iyah Tante makasih izinnya "Tia dan exsel pun menyalami tangan mama Tia bergantian setelah itu langsung bergegas berangkat dengan menaiki mobil Lamborghini milik exsel , selama dalam perjalanan tak ada yang bersuara sama sekali keduanya sama sama diam membisu Karena merasa canggung dan bingung harus memulai kata katanya , tak berapa lama mobil yang mereka tumpangi pun sampai di tempat tujuan yaitu taman kota yang gemerlap dengan lampu lampu yang indah .
"ohh Iyah Tia kamu tadi mau ada yang di bicarakan tentang apa " tanya exsel sesampainya mereka di bangku taman yang terletak di tengah tengah taman kebetulan suasana taman yang begitu ramai oleh muda mudi
"kaka aja dulu Mau ngomong apa " Titah Tia
"engga kamu aja dulu , setelah itu baru saya " ucap exsel
"sebenarnya saya mau minta pendapat kaka "
"pendapat , pendapat apa ?" tanya exsel
"iihhh jangan di potong dulu dong kan aku belum cerita "
"ok silahkan lanjutkan" ucap exsel sambil tersenyum
" jadi gini sebenarnya saya itu di jodohkan oleh alm papa saya dulu dengan anak temannya dan saya akan melangsungkan pernikahan hanya tinggal hitungan hari saja , menurut kaka apa saya harus tetap kerja atau berhenti " ucap Tia yang menunggu jawaban dari exsel yang terus menatapnya
__ADS_1