ISTRI YANG TERLANTAR

ISTRI YANG TERLANTAR
PENDERITAAN


__ADS_3

Adrian menatap Hanna iba , selain penyakit yang di deritanya berbahaya .kehidupan nya pula seperti ini .. Ia pasti sangat tersiksa .


yang menjadikan dirinya istimewa adalah karena ia mampu bertahan dalam kehidupan nya yang seperti ini.


Sementara badan Mira merosot ,wajah tua itu terlihat kusut memandangi kepergian Hanna


"apa yang telah ku lakukan Bella?"


ucapnya sambil menangis .


"Bagai mana jika dia benar-benar tidak kembali?"sesalnya .


"Hanna ,sayang kembalilah ibu mohon..


maafkan ibu" teriak nya lemah .


"ibu sudah ,ibu telah melakukan hal benar"


Bella mengusap-ngusap pundak mertuanya .


Adrian yang sedari tadi terdiam kini memberanikan dirinya menghampiri wanita paruh baya itu .


"Bisa jelaskan ,sebenar nya apa yang telah terjadi ibu?" tanya Adrian hati-hati .


Bukan nya menjawab,mereka malah meninggalkan Adrian .


Adrian nampak menghembuskan nafasnya,kini ia bisa menyimpulkan bahwa Hanna adalah kakak Iparnya Iriana .


***


Hanna sambil berlinang menenteng kopernya ,ia tidak tahu kemana langkahnya akan di bawa..


namun tiba-tiba


Mobil Adrian berhenti di depan nya ..


"Hanna ,naiklah!"perintah Adrian


"Maafkan aku dokter, masalah akan bertambah rumit jika dokter membantuku"


ucap Hanna .


"memangnya sekarang kamu akan pergi kemana ?"


"aku tidak tahu, tapi biarkan aku sendiri dokter .. Aku mohon!!"


Ucap Hanna kemudian berlalu ..


arghhh ..


Alvin memukul stirnya prustasi ..


Bagaimanpun ia tidak akan tega melihat Hanna dalam keadaan seperti ini .


"Kau wanita yang kuat Hanna,mereka akan menyeasal telah memperlakukan mu seperti ini"ucapnya lirih.


***


Wanita itu berjalan lemah di bawah guyuran derasnya air hujan .


Tubuhnya bergetar kedinginan ,air mata entah sudah berapa banyak yang mengalir


bersama deras nya air hujan .


Tubuhnya semakin lemah , ia jatuh ambruk tidak bisa lagi melanjutkan perjalanan nya ..


"Sehina ini kah aku di hadapan mereka ,Rabbi..


kuat kan lah aku..Aku hampir tak mampu"


Mohon Hanna dalam hati .


"Maafkan ibu nak ,ibu tidak bermaksud menyakitimu .. berjanjilah pada ibu untuk menerima ketetapan nya "Hanna berlinang sambil mengusap-ngusap perutnya .


"jika suatu saat kamu bertemu dengan mereka,berjanjilah pada ibu untuk tidak membenci mereka"Ucap nya dalam hati.


perut yang dari tadi pagi belum di isi makan itu,kembali berbunyi minta di isi .


Hanna tersenyum sedih mengingat keadaan nya saat ini .


byurr...


mobil melaju dengan kencang mengakibatkan tubuh Hanna terciprati air hujan


"Serendah inikah aku robbi?"

__ADS_1


Hanna menangis sejadi-jadinya


Dengan tertatih tatih ia mencoba untuk berdiri,namun upaya nya gagal .


Akhirnya ia terdiam memeluk lututnya.


Tanpa melakukan apapun


Sementara jalanan sudah sangat sepi .saat ini waktu mungkin sudah menunjukkan pukul dua pagi .


Dari kejauhan terdengar suara deru mesin mobil semakin dekat mengarah kepadanya .samar samar cahaya lampu mobil menyinari Hanna ..


Hanna nampak memejam kan matanya karena silau .


"Nona ada yang bisa saya bantu?"


seorang lelaki paruh baya berteriak di balik jendela mobil mencoba mengalahkan suara deras nya air hujan ..


Hanna tersenyum sambil menangis mengingat kasih sayang Allah yang begitu dekat kepadanya .


"Saya ingin menumpang ,apakah boleh?"


teriak Hanna lemah .


"Masuk nona ,masuk lah!"


perintahnya .


Hanna tak lagi mempedulikan bahaya ,ia yakin pria paruh baya itu adalah pria yang baik ,pria yang Allah kirim untuk menolong nya.


Dengan sekuat tenaga Hanna berdiri mendekati mobil rosbak yang bersedia memberi tumpangan untuknya .


Kasih sayang Allah memanglah dekat .Pada akhirnya Allah akan tetap memberikan pertolongan pada hambanya di saat yang tepat . Intinya akan ada bahagia suatu saat jika si hamba mampu bersabar atas apa yang di derita nya.


Lagi pula Allah tidak akan menguji seseorang dengan batas kemampuan nya.


Hanya saja tergantung bagaimana cara manusia menyikapinya .


kadang ada di antara mereka yang memilih mengakhiri hidupnya,padahal ini kesalahan yang amat fatal .selain dia menyiksa hidupnya itu juga berarti dirinya telah memilih tempat tinggal di Neraka untuk selamanya .


Percayalah ,masalah sebesar apapun pasti ada jalan keluar nya . Jika saja kita bisa sabar ,jika saja kita bisa bersyukur hidup ini pasti akan terasa mudah .. masalah yang menghampiri. kita akan selalu menganggapnya tidak seberapa.


"Non ,malem-malem ada disini .sendirian lagi, sedang apa?"Tanya Hilman saat melihat Hanna telah duduk di sampingnya .


"Saya di usir pak " Hanna mununduk .


"Aku sedang tidak mau cerita pak ,maafkan aku" ucap Hanna menahan kedinginan


"emhh,baiklah..


Tapi kalau boleh tau nona akan pergi kemana sekarang,siapa tau bisa saya antar?"


"Saya ikut bapa saja untuk sementara"


Hanna berucap sambil memejamkan matanya


Hilman tersenyum .


"baiklah"


***


Malam-malam sekali Alvin berteriak-teriak seperti orang gila.


sepertinya ia bermimpi buruk ..


"kak bangun ,kak!"


Iriana kahwatir nampak mengguncangkan tubuh kakak nya pelan.


Alvin terbangun ,dengan nafas tersenggal senggal..


"a,air" dengan terbata ia mengucapkan kata itu.


dengan cekatan pula Iriana mengambil air kemudian meminumkan nya .


"kamu apa sudah menemukan kakak iparmu?" tanya Alvin sambil mendongak .


Mata Iriana berkaca-kaca ..


"Riana akan mencarinya besok kak"ucap nya tertahan kemudian menangis .


"Jangan bangunkan kakak Riana, jika kamu belum menemukan nya"Ucap Alvin kemudian memejamkan matanya kembali


"Jangan seperti ini kak ,aku mohon..!!"

__ADS_1


"aku pasti akan mempertemukan mu dengan kakak ipar"


Iriana berlinang sambil mengusap ngusap kepala kakaknya sedih


Iriana berjalan pelan ,duduk di sopa kemudian membaringkan tubub nya .


pandangan nya kosong ..


pikiran yang di rasakan,rasanya terlalu berat untuk di jalaninya


Flashback on .


Adrian menatap Hanna lembut ,


Hari ini ia memutuskan untuk pulang ..


Rencana nya untuk pulang setelah Hanna di oprasi ia urungkan,mengingat sudah satu minggu Hanna belum juga sadarkan diri..


"Aku titip dia ya Riana , kau jaga dia baik baik ya !"Mohon Alvin.


Mata Iriana berkaca-kaca.


"Jika aku sakit ,kau akan seperhatian inikah?"


"sebenarnya siapa kak Hanna di dalam hiduo mu?" Batin Iriana bertanya-tanya .


"ya... aku akan menjaganya ..


Lakukan saja tugasmu di sana ,banyak orang yang membutuhkan mu" Riana berucap


"kamu juga ,jaga diri baik-baik ya .. aku akan pergi!" Adrian berucap namun matanya tak lepas dari wajah Hanna ..


Ada rasa sakit yang menyelinap di hati Iriana melihat semua perhatian Adrian pada Hanna .


"ya.. tanpa kamu suruh pun ,aku akan menjaga diriku dengan baik " Iriana berucapenahan tangis ..


"Aku pasti akan merindukan mu Adrian ,semoga kita bisa bertemu kembali"


Iriana berucap memandang wajah Adrian .


Adrian hanya senyum terpaksa ..


"Aku pergi Hanna ,Aku pergi Iriana"


Adrian berucap sambil melangkahkan kakinya keluar..


Hati Iriana rapuh ,ia menangis mengingat respon kekasih nya kepada dirinya .


"Bukan kah ini ridak adil tuhan ,aku mencintainya sementara sikap dia semam itu kepadaku "


Ia berjalan cepat ,rencana nya akan menghantarkan kepergian Adrian .Namun tiba-tiba langkah nya terhenti,ketika mendengar percakapan dua adik kakak yang sangat di kenalnya .


"kak ,aku mohon lakukan yang terbaik untuk Hanna" Adrian berucap sambil menggenggam tangan Bambang .


"Aku mencintainya"


Tambah Adrian lemah


"kau gila Adrian ,wanita itu sudah memiliki suami " Adrian berucap .


"Aku hanya menuruti kata hatiku" tambah Adrin lagi .


"Adrian apa kau tidak melihat Riana begitu tulus mencintaimu ,Dia juga tidak jauh lebih baik dari Hanan " Bambang berucap kesal.


"Aku tidak mencintainya kak,aku hanya menjadi kekasihnya karena dia telah memaksaku "Adrian putus asa


deg...


Flashback of..


Aku membencimu kakak ipar .. aku membemcimu


Jika bukan karena kakak ,aku tidak akan sudi berbicara dengan mu lagi ..


Iriana menangis putus asa meratapi nasib nya,seolah tidak lagi mampu melanjutkan hidup


****


he he jangan lupa ya .. wkwkwkk


author yakin kalina mengerti ..


intinya kasih author semangat biar makin semangat ..


muachhh pada kalian ..

__ADS_1


semoga tidak bosan membaca cerita ku .


__ADS_2