ISTRI YANG TERLANTAR

ISTRI YANG TERLANTAR
# 04


__ADS_3

waktu menunjukan pukul 12:00 itu tanda nya istirahat telah tiba , tia dengan malas nya masuk ke rungan manager toko swalayan untuk meminta izin kerja setengah hari karna akan ada persiapan untuk lamarannya nanti malam.


"assalamualaikum "


"wwaalaikumssala , ada apa tiara ?"


"maaf pak , saya mau izin untuk abil kerja setengah hari dan sekarang mau pulang


"loh memangnya mau kemana dan ada kepentingan apa " tanya sang manager yang merasa heran pasalnya tia belum pernah izin ssebelumsebelumnya , karna bisa di bilabg tia termasuk pegawai yang teladan dan cekatan dalam melayani konsumennya , selain itu sebenarnya sang manager menyimpan rasa suka kepada pegawainya itu yang bisa dibilang tia termasuk gadis yang cuek dan datar .


"saya ada keperluan pak yang mendadak "


"eemmm begitu yahh "sambil mmengetukngetuk balpoin ke atas meja


"iyah pak "

__ADS_1


"iyah silahkan tapi sip nya di gilir ke yang lagi belum masuk yyah"


"iyah pak, kalu begitu saya permisi pak , assalamualaikum"


"iyah silahkan , waalaikum ssalam "tia pun berlalu dari ruangannya dan menuju ke pantri tempat menyimpan tas nya berada , lalu tia pergi melajukan kendaraan kesayangannya menuju alamat butik yang sang mama rekomendasikan , tak terlalu lama dan jauh sampai lah tia di depan butik yang sederhana tapi begitu banyak yang mengunjubginya itu karna kualitasnya yang sangat memuaskan para pelanggan di butik tersebut , tia pun melangkahkan kakinya memasuki butik dengan mengedarkan pandangangannya kesana kemari mencari sang tante lena atau lebih tepatnya sahabat nya sang mama , tepat dia akan bertanya kepada pegawai di sana datang lah tante lena dari atas butik sambil tersenyaum .


"hai apa kabar cantik ? " tanya nya tante lena


"alhamdulilah baik tante" jawab tia sambil mencium tangan tante lena dengan santun


"baik lah cantik mari ikut tante , kebetulan tadi mamah mu sudah memberi tahu kalau kamu harus di permak hari ini untuk acara lamarannya "


...****************...


gaun dengan corak bunga-bung berwarna biru laut di padukan dengan haihils yang serupa menambah kesan keanggunan tia di malam ini di tambah rambut yang di cepol dan di beri bando mutiara menjadikan kesan yang lebih pantastis dan bisa menghipnotis siapa saja yang melihatnya .

__ADS_1


tak berapa lama kamar di ketuk oleh sang mama


" tia kamu udah siap belum?"


"sudah mah , " jawabnya sambil lesu dan kurang bersemangat


"kenaapa kamu murung begitu harus nya kamu itu semangat dong , setidak nya jangan pernah membuat masalah apa pun yang akan membuat acara lamaran ini batal , mengerti !"


" iyah mah mengerti "


" ingat ini pesan terakhir papa mu sebelum meninggal "


"iyah mah tia paham "


"bagus setidaknya kamu harus menampakan senyum man yang menawan untuk keluarga besar ini"

__ADS_1


tia hanya bisa menunduk sambil mengingat-ngingat kembali alm papa yang talah lama pergi


"papa aku merindukan mu " di dekapnya bingkai poto yang terpajang di atas nakas tempat tidur yang menampakan ke harmonisan keluarga kecil dan keceriaan tia di waktu umur 8 tahun , tapi kecerian itu sirna di akibat kan kecelakaan yang menimpa sang papa sewaktu pulangkerja yang lagi mengendarai motor di tengah deras nya hojan beserta angin yang menumbangkan beberapa pohon di pinggir jalan dan banjir yang tidak bisa di hindari lagi mengakibatkan jalan nan menjadi licin


__ADS_2