ISTRI YANG TERLANTAR

ISTRI YANG TERLANTAR
PERCERAIAN


__ADS_3

Alvin menatap amplop putih yang barusan Bella sodorkan kehadapan nya ,ia menatap Bella sekilas kemudian meraih amplop tersebut dengan malas.


"Apa ini?" tanya nya sambil merobek sedikit bagian atas amplop tersebut .


"kau akan tahu jika sudah melihat nya!"ucap Bella ..


Ia menunduk dengan air mata yang masih tertahan di matanya .


ia sendiri sudah mempersiapkan apa yang akan terjadi pada nya setelah Alvin melihat surat yang di berikan nya .


Alvin dengan seksama membaca bait demi bait surat tersebut ,jantung nya hampir saja berhenti berdetak ,ada rasa sesak di dada nya ,hati nya seakan rapuh dengan pernyataan tertulis yang kini sedang di baca nya.


tidak ada kata lagi yang keluar dari mulut nya , ia adalah salah satu suami yang tidak bertanggung jawab ,menelantarkan ke dua istrinya , setelah ini mungkin hanya sebuah penyesalan yang tersisa dalam kehidupan nya .ya surat itu adalah surat permohonan cerai dari Bella untuk nya.


Alvin mentap istrinya ,ada rasa sakit yang menjalar di ulu hatinya .


Ia benar-benar tidak percaya jika harus berpisah .. Dengan Hanna juga dengan Bella .


Ia tahu ia sudah membiar kan Bella ,tapi untuk mencerai kan nya,itu juga bukan seuatu yang mudah baginya.


"kesini..!!" Alvin melembai kan tangan nya mengisarat kan pada Bella untuk duduk di samping


Bella berjalan pelan dengan kepala menunduk ,ia kemudian menjatuh kan bobot tubuh nya di tepi ranjang tepat di samping seorang yang setatus nya masih menjadi suami nya.


"maaf kan mas mu yang tidak bisa memenuhi kebutuhan mu ,maaf kan mas yang sudah menelantarkan mu .. mas sungguh menyesal."


Ucap Alvin sambil membelai rambut istrinya,mata nya tidak lepas dari wajah Bella.


"Bella juga mas ,maafkan Bella karena selama ini belum bisa jadi istri yang baik untuk mas" Kali ini laju air mata yang di tahan nya telah menetes ,merambat dengan pelan di pipi mulus nya.


Alvin mentap dalam mata Bella,ia memajukan tubuh nya kemudian dengan pelan ia mencium kening istrinya ,bisa di bilang ini adalah ciuman perpisahan untuk istrinya.


Alvin menjauh ,memberikan jarak di antara mereka.


keputusan nya sudah bulat ,tentang surat permohonan itu ,Alvin benar-benar tidak membantah nya. Setelah sekian lama

__ADS_1


pernikahan mereka akhir nya tidak lagi bisa dipertahan kan .Alvin memutuskan untuk mencerai kan Bella sekarang juga.


Alvin menarik nafas nya panjang seolah memberi aba-aba dengan apa yang akan ia katakan ,sementara Bella kali ini menunduk siap dengan apa yang akan suami nya ucapkan.


"Bellena aku nikah kan kamu secara baik-baik ,dan aku cerai kan kamu secara baik pula .. mulai detik ini kita bukan lagi suami istri ..aku lepaskan kamu dari tanggung jawab ku ,dan kamu juga sudah terlepas dari tanggung jawab mu terhadap ku"Dengan berat Alvin mengatakan kata-kata tersebut pada Bella.


waktu benar-benar seakan berhenti berputar


Bella menangis ,kata-kata yang barusan Alvin ucap kan benar sangat menyakiti nya .Ia bahkan tidak menyangka pada akhir nya ia akan menjadi seorang janda setelah ia masuk kedalam rumah tangga Alvin dan Hanna,berusaha menjadi istri Alvin satu-satu nya nyatanya secara tidak langsung ia telah mengorbankan kehidupan nya.


Bella berdiri setelah sekian lama ia terdiam,


kemudian berjalan pelan menghampiri sebuah koper yang tadi sudah ia persiapkan ,Sepertinya ia hendak membawa nya keluar.


"kamu biar kan saja koper itu ,nanti aku akan menyuruh pak Adit untuk membawa nya "


Ujar Alvin sambil berdiri ,ia melangkah kan kaki nya keluar ,meninggalkan Bella yang kini masih menimbang perkataan Alvin barusan .


Sementara Bella menggigit bibir nya saat melihat Alvin keluar melewatinya begitu saja ,ini memang sudah biasa tapi untuk kali ini rasa nya sedikit berbeda . Tentu saja jika beberapa saat yang lalu Alvin adalah suami nya,sekarang ia adalah mantan suami nya.


Bella menghembuskan nafas kasar nya sebelum ia melangkah kan kaki nya keluar ,ia menghapus sisa air di mata nya kemudian melangkah kan kaki nya menuju kamar putrinya.


"mami ?"panggil nya .


Bella tersenyum melihat wajah ceria putrinya,seorang anak yang baru menginjak tujuh tahun tentu belum mengerti apa itu rumah tangga . Ia hanya butuh kasih sayang dari seorang ayah dan seorang ibu,satu lagi yang di butuh kan oleh nya adalah kebahagiaan


Tentang pahit kehidupan tentu saja ia belum cukup untuk mengerti,gadis itu bahakan belum pernah merasakan .


"mami menyayangi mu" ucap Bella sambil memeluk putrinya..


"Mala juga "Mala menjawab sambil membalas pelukan ibu nya . Ia memeluk Bella dengan sangat erat.


"mami mau pergi .. mulai sekarang rumah mami sama ayah harus pisah"


Bella berbicara pelan-pelan agar putrinya bisa mengerti dengan kata-kata nya barusan .

__ADS_1


"maksud mami?" Mala bertanya karena tidak mengerti dengan apa yang ibu nya katakan .


"maksud mami mulai sekarang mami tinggal di rumah oma,ayah tinggal di sini


kita tinggal nya jauh-jauh"


Jawab Bella mencoba memberi penjelasan lagi.


"memang nya kenapa?" Mala bertanya lagi ,dengan sabar pula Bella menjawab .


"karena mami mulai sekarang harus nyari uang sendiri "


"bukan kah ayah punya banyak uang?" ucap gadis itu heran,ia benar-benar tidak mengerti dengan apa yang ibu nya katakan .


Bella tersenyum ,sambil mengusap-ngusap pipi putrinya dengan lembut .


"mami akan pergi sekarang ,mami akan menjemput mu besok ya."


Ucap Bella lembut ,ia tidak mau e


Mata Mala berkaca-kaca .


"Ayah bagai mana?"tanya nya dengan polos .


nyatanya gadis itu masih mementingkan keadaan ayah nya.


***


Sementara di kamar sebelah nya Alvin terbaring sambil menangis ,ia masih memikir kan apa yang barusan ia ucap kan kepada Bella.


"Tuhan .. segitu banyak kah dosa yang telah aku lakukan ,sehingga kau memberikan hukuman seperti ini kepada ku...ini sungguh berat bagiku."Batin Alvin meronta


"Mungkin karena aku sudah banyak melupakan mu ,sehingga orang-orang terdekat dalam hidup ku semua nya meninggal kan ku"Alvin meringis menahan sakit di hatinya mengingat dirinya sudah tidak punya siapa-siapa lagi .


Alvin menutupi wajah nya dengan sebuah bantal,ia benar-benar tidak bisa menerima kenyataan hidup nya .

__ADS_1


***


author kenapa up nya lama?,sudah author bilang hp nya di pake ade..


__ADS_2