ISTRI YANG TERLANTAR

ISTRI YANG TERLANTAR
# 08


__ADS_3

hari ini waktunya fiting baju sekaligus foto prewedding di tempat yang sudah di tentukan oleh kelurga Galang namun di karnakan hari libur pengunjung swalayan yang membeludak di tambah lagi ada karyawan yang berhalangan hadir itu menjadikan Tia harus menunda urusan nya sampai akhirny datang pria suruhan keluarga Galang untuk menjemput Tia .


"maaf nona Tiara saya di suruh sama tuan Galang untuk menjemput nona sekarang "


"waduh , apa tidak bisa di tunda dulu yah tuan soalnya pengunjung lagi bener-bener rame sedang kan yang kerja lagi ada yang ga masuk " ucap Tia sambil takut -takut ada yang dengar


"maaf nona sebelum saya bertindak memaksa , saya harap nona bisa bekerja sama dengan kami " ucap suruhan Galang


"baiklah" jawab Tia dengan pasrah , Tia pun menuju ke loker untuk mengambil tas nya yang dia simpan dan langsung menuju ke ruangan sang manager .


Tia pun memberanikan diri mengetuk pintu manager


tok...tok...tok


"silahkan masuk " ucap sang manager


"ada apa Tia ? tumben jam seginih datang kemari !"

__ADS_1


"maaf pak sebelumnya saya mau meminta izin ada keperluan mendadak yang tidak bisa di tinggalkan "ucap Tia sambil menunduk


"keperluan mendadak apa sampai sampai kamu mau meninggalkan pekerjaan kamu yang lagih rame beginih "tatapan sang manager membuat Tia susah untuk berucap dan membuat tubuh nya gemeteran


"maaf pak ada urusan keluarga "


"kenapa akhir-akhir ini slalu ada urusan keluarga yang membuat kamu harus slalu izin"


"sekalilagih maaf kan saya pak itu pripasi saya " ucap Tia memberanikan terus menjawab


"Oky baik lah saya izinkan , asal ada syaratnya nanti malam temui saya di restoran s nanti saya kirim alamatnya "


"sekarang kamu bisa pergi " ucap sang manager sambil memberikan senyumannya .


Tia pun beranjak keluar swalayan mengikuti orang yang menjemputnya untuk naik kedalam mobil , tak di sangka kejadiaan yang baru saja terjadi menjadi bahan perbincangan para pegawai swalayan .


( biasalah gibah lebih nikmat dari pada hibah 😁)

__ADS_1


setibanya di tempat tujuan Tia langsung masuk dan di sambut hangat oleh pemilik butik , setibanya di dalam Tia langsung di sambut dengan tatapan elang nya sang tuan muda .


"maaf saya terlambat tuan"


"sudah tau terlambat masih bisa ngomong " jawabnya dengan sinis


"cepat urus dia " titahnya kepada pegawai butik di Sanah


"baik tuan , mari nona ikuti saya " pegawai butik pun membawa Tia keruang ganti yang sudah tersedia beberapa gaun di dalam nya,


Tia pun mulai mencoba gaun yang akan di gunakan foto prewedding langsung di tempat itu juga .


"bagai mana " ucap pegawai tuan butik yang sudah me make oper Tia kepada Galang ,


Galang pun mengalihkan perhatiannya dari gadget nya sampai-sampai terperangah melihat penampilan Tia yang memukau , tak berapa lama Galang pun langsung mengembalikan kesadarannya yang sempat tersita oleh Tia


"biasa saja , kali sekalinya kampungan yah tetep kampungan " ucap Galang yang menyiratkan ketidak sukaa nya , Tia pun hanya bisa pasrah karena melawan pun percuma akan semakin membuat perasaannya semakin sakit saja . Poto prewedding pun di mulai , pose yang tanpa senyuman membuat harus beberapa kali mengulangi baik Tia maupun Galang sama sama menjaga jarak di antara mereka itu membuat sang poto fotografer harus memberikan instruksi berulang kali untuk memberikan pose yang baik .

__ADS_1


" senyum dan jangan banyak bergerak nurut aja supaya foto nya cepat selesai " bisik Galang sambil mencengkram pinggul Tia dengan aga keras


__ADS_2