ISTRI YANG TERLANTAR

ISTRI YANG TERLANTAR
HANNA DATANG


__ADS_3

Bercak bening terlihat di kedua bola matanya ,


Bumi Indonesia ini menyimpan banyak kenangan tersendiri baginya .Ia hampir tak percaya bisa kembali menginjak tanah Indonesia,mengingat sakit yang selama ini di deritanya


"Terimakasih ya allah"


ucap nya lirih ,


hembusan nafas kasar sesekali terdengar di mulutnya . Antara bahagia dan takut tercampur di hatinya .


Setelah tiga bulan ditinggalkan nya suasana sudah tentu akan banyak berubah .


Dan ia tidak tahu perubahan apa saja yang sudah terjadi selama ia meninggalkan nya .


Tidak ada percakapan di antara mereka .. dari Bandara bahkan sekarang sudah mau sampai kerumah Hanna. Adrian tidak mau mengganggu Hanna yag sedang hanyut kedalam pikiran nya sendiri .


Adrian mencintai Hanna ,sampai sekarang Ia bahkan belum juga menyatakan perasaan nya pada Hanna.


kedengaran nya mungkin akan sangat gila,


Seorang dokter tampan menyukai wanita yang sudah memiliki suami .. itu pasti akan sangat mengejutkan,jika sampai ada orang lain yang mengetahuinya .


Kenyataan nya memang benar toh ,lagi pula di dunia ini banyak wanita yang bahkan lebih baik dari Hanna.


Entah lah... Adrian juga seperti tidak mengerti dengan hatinya .


"Terimakasih banyak dok ,sudah banyak membantu saya."Ucap Hanna saat menyadari mobil telah berhenti di pekarangan rumah nya .


"iya sama-sama .Jangan lupa ya setiap satu bulan sekali kamu harus tetap mengecek kesehatan mu,jika semua nya ingin pulih kembali"


"Saya pasti ingat dokter,terimakasih ," ucapnya Hanna seraya tersenyum.


"tentang uang yang saya habiskan untuk pengobatan ,saya akan mencoba diskusi dengan suami saya "Tambah Hanna .


"Itu terserah kamu Hanna, aku tidak pernah menggap semua ini adalah hutang "


"Anda sangat baik ,tapi saya akan mencoba semampu mungkin untuk membayarnya"


Ucap Hanna kemudian turun .


"Hanna emhh,"


tiba-tiba suara Adrian terdengar kikuk .


"Boleh kan aku mampir,aku juga ingin bertemu dengan suami mu"


Hanna tersenyum menganguk,


"Tentu saja , bagaimana bisa saya melarangnya"


Ucap Hanna ,namun jauh di lubuk hatinya ia menolaknya .


Ia tidak mau kalau sampai orang lain tahu kehidupan rumah tangga nya seperti apa .


Hanna berjalan pelan menyeret kopernya .


Hatinya benar-benar bimbang ,rumah ini seperti tempat duka baginya ..


Jika harus jujur sebenar nya ia enggan untuk memasukinya .


"Dok ,mohon tunggu sebentar


tidak apa-apa kan?"Hanna bersuara tak enak .


"Tidak masalah" jawab Adrian santai.


"yasudahh .. duduklah dulu, saya akan buatkan minum sebentar"Ucap Hanna kemudian berlalu.

__ADS_1


"Assalamualaikum"


Hanna memasuki rumahnya ..


Ia menyusuri setiap ruangan ,namun kemudian langkah nya terhenti.


Disana seorang wanita dengan perut yang mulai membuncit dan wanita paruh baya duduk tenang di ruang keluarga.


Namun kemudian terkejut,saat melihat kedatangan Hanna.


Laju air mata mira tak lagi dapat di hentikan.


Seharusnya ia merindukan nya.


"Ibu ,dia telah mengkhianati kakak, wanita itu telah berselingkuh dengan kekasihku .


Aku membencinya ibu"


Hanna tersenyum ,berjalan pelan menghampiri seorang yang selama ini telah menjadi Ibu nya .


"Ibu maafkan aku"Ucap nya pelan ,sambil menyodorkan tangan kanan nya.


Sementara Mira hanya terdiam ..


"kau untuk apa kembali hah?"


Bella menangis sambil mendorong Hanna .


"kau kejam mbak Hanna ,Kau telah membuat kami semua menderita,untuk apa kau kembali?"


Kali ini laju air mata Hanna tak lagi bisa di tahan ,mendengar pernyataan dari mulut Bella


"Apa maksudmu Bella,aku tidak megerti"


Hanna bertanya .


"kau tidak mengerti ,kau pikirkan saja sendiri apa kesalahan mu" Bella menarik narik kerudung Hanna .


lalu untuk apa kau marah kepadaku?"


"Aku membencimu mbak Hanna ,aku membencimu,"


deg..


"Rabbi mengapa banyak sekali orang yang membenciku"Batin Hanna meratap .


Hanna menghapus air mata di pipinya , Ia tidak boleh lemah.kali ini yang harus dilindungi bukan hanya dirinya


melainkan janin yang kini berada di perutnya juga.


"Hentikan Bella ,apa yang kamu lakukan ,kau telah menyakitiku"


Bentak Hanna .


Mira yang dari tadi hanya menangis ,kali ini terlihat kaget . Bagaimanapun ia tak pernah melihat Hanna berbicara sekasar ini.


"ini tidak seberapa mbak ,selain kau telah menyakiti mas Alvin kau telah menyakitiku dan bayi ku juga,aku membenci mu mbak Hanna."


"Hentikan Bella, mbak tidak mengerti apa yang kamu ucapkan ?"


"Haruskah mbak mengerti hah?,.pergi .. !!mbak pergi rumah ini tak pantas untuk wanita seperti mu .. !!"kemarahan Bella meluap luap


"Aku tidak mau Bella"


kali ini suara Hanna dingin .


"******* ,mbak ******* tidak tahu malu"

__ADS_1


"Aku istrinya mas Alvin ,aku bukan ******* Bella"Ucap Hanna tegas


"kau telah berselingkuh dengan kekasihnya adik ipar ,bagaimana kau bisa begitu yakin kalau kau bukan *******"


"Apa yang kamu maksud Bella,kau telah memfitnahku"


Hanna tak terima .


Bella menyeret tubuh mungil Hanna ,kemudian mendorongnya keluar .


Sementara Mira terdiam , ia tidak tahu apa yang harus ia lakukan .


Hanna jatuh bersimpuh ,sementara Adrian nampak kaget dengan apa yang dilakukan mantan model itu .


"kau harus pergi mbak ,kau tidak pantas tinggal dirumah ini"


Ucap Bella .


Mira meletakan koper yang tadi Hanna bawa di depan nya .


"pergilah Hanna,kau telah mengecewakan ibu"


Ucap Mira terisak .


"Ibu apa maksudnya ini?"


"Harusnya kau tidak lagi bertanya ,Hanna"


Ibu yang selama ini menjadi penyemangat hidupnya,ibu yang selalu memberikan warna dalam kehidupan nya yang sekarng ..kini telah berubah .. yahh .. inilah yang terjadi setelah tiga bulan ia meninggalkan nya


Adrian diam terpaku ,melihat wanita yang menjadi ibu dari kekasihnya ..ia menunduk tidak tahu apa yang menjadi masalahnya .


"pergilah Hanna ,carilah tempat yang nyaman untuk kehidupan mu yang baru ..


satu lagi, jangan pernah temui putraku ..


aku mohon..!"


"bukan kah ,mas Alvin suamiku ?"


kali ini Mira terdiam .


Hanna menghalus kasar air mata di pipinya.


Ia menarik nafas nya yang tersa sesak .


"Baikalh ibu ,aku akan pergi ..


kau jaga diri baik-baik ya,semoga kebahagiaan akan selalu ada untuk mu .


kau akan menjadi ibuku dan akan tetap menjadi ibuku ..


terimakasih telah memberiku luka yang dalam ibu ,dengan menikahkanku dengan putramu ..terimakasih juga untuk hari ini


Aku pergi"


deg...


jantung Mira tersa berhenti ,ia tidak mengerti mengapa ia melakukan ini pada memanantu yang dulu di sayanginya .


Hanna menggenggam gagang koper,kemudian menyeret nya .. melangkah dengan pelan .


Air mata kembali menetes di pelupuk matanya .Ia hampir tidak menerima akan taqdir yang telah Allah cantumkan untuknya .


jangan lupa ya dukung author , kasih author semangat ... ya ..


atas dukungan kalian author bisa capai rengking karya baru walau bukan yang pertama .

__ADS_1


mau nya dapet rangking jumlah vote juga hehe


bukan mint lebih sih sebenarnya .


__ADS_2