ISTRI YANG TERLANTAR

ISTRI YANG TERLANTAR
#12


__ADS_3

setelah kejadian itu Tia menjadi pribadi yang pendiam dan sudah mulai untuk tidak masuk kerja , hari hari berlalu sekarang tibalah hari pernikahan yang slalu coba Tia hindari tapi acaranya akan tetap dilaksanakan .


Tia yang sedang dirias di sebuah kamar hotel berbintang yang sengaja di di booking oleh keluarganya Galang sedang di rias oleh MUA artis terkenal yang menjadikan riasannya sempurna ,


"mbaknya udah cantik , jadi makin cantik kaya princess " goda sang perias


"trimakasih sis " ucap Tia


"loh kenapa princess nya ko mukanya murung senyum dong " hibur sang perias


"ga apa apa aku cuma deg degan aja " ucap Tia mencoba menyembunyikan kesedihan dalam hatinya


"ohh kirain princess nya ga bahagia hehehe " seloroh sang perias


tak berapa lama pintu kamar ada yang mengetuk dari luar

__ADS_1


"Tia ayo sayang semuanya sudah siap cuman menunggu kamu aja " sambil mendekati Tia


"Iyah mah " ucap Tia sambil mencoba berdiri


Tia pun di gandeng oleh sang mamah untuk memasuki lift karena ruang acara ada di lantai 2 , setibanya Tia di depan ruang acara Tia yang kesusahan berjalan karena gaun yang menjuntai di tambah haihils yang tinggi membuat Tia menjadi tidak leluasa bergerak , hampir saja Tia akan terjatuh meskipun sudah di gandeng oleh sang mamah , tanpa sengaja ada tangan kekar yang mencoba menahan tubuh Tia supaya tidak jatuh , Tia yang kaget seketika memalingkan wajahnya untuk melihat siapa yang menolongnya betapa terkejutnya Tia ternyata orang itu adalah Galang ,


"trimakasih tuan " ucap tia setelah kembali berdiri dengan tegak


"cihh dasar kampungan , ini tidak gratis ingat itu " bisik Galang di telinga Tia dengan nada ancaman dan seringai licik


" untung ada nak Galang trimakasih nak Galang " ucap mama Tia


"Iyah sama sama " ucap Galang cuek


"mari kita masuk acaranya akan segera di mulai " sambung mama Tia lagi

__ADS_1


Galang pun melenggang pergi duluan sedangkan Tia masih di gandeng oleh ibunya , dari kejauhan ada sepasang mata yang sejak tadi memperhatikannya yah dia adalah exsel yang mencoba menguatkan dirinya supaya tidak terlalu sakit


"semoga kamu bahagia dengan pilihan keluarga mu " ucap Galang dalam hati dia pun memutuskan untuk pergi meninggalkan gedung bertingkat itu .


di dalam ruangan ballroom yang sangat luas sedang dilangsungkan acara akad nikah yang di hadiri banyaknya tamu undangan baik kerabat maupun kolega bisnis nya Galang


"saya terima nikah dan kawin nya Tiara Juliana binti bapak Amril almarhum dengan maskawin tersebut di bayar tunai " ucap Galang dengan lantang dan hanya satu tarikan nafas


"bagai mana saksi sah " ucap pak penghulu


"sah sah sah " jawab para saksi


Tia yang menunduk tak berani menatap sang suami yang baru saja menghalalkan nya


"silahkan pengantin laki laki memasangkan cincin ya lalu cium keningnya " titak pak penghulu

__ADS_1


Galang pun memasangkan cincin di jari manis tanpa ada perasaan dan mencium kening Tia sekilas begitu pun Tia memasangkan cincin di jari manis Galang lalu mencium tangan Galang hanya sekilas .acara akad pun selesai berlanjut ke acara resepsi karena acaranya terbilang sederhana jadi di adakan ya hanya sehari saja para tamu undangan dan sanak saudara baik Galang maupun Tia mengucap kan selamat kepada kedua mempelai pengantin yang memaksakan senyumannya dan kebahagiaan mencoba mereka coba perlihatkan .


__ADS_2