
"mengapa ini semua terjadi?"
tanya Hanna dengan pandangan kosong nya .
"Afdal meninggal saat gagal menjalani oprasi ke dua kak," jelas Raisa sambil menuduk .
Hanna menangis.,tanpa mendengarkan penjelasan Raisa
"mengapa kau membiar kan nya pergi hah?"
"apa kalian tidak mengurusnya , bukan kah sudah kakak katakan jaga dia jangan sampai meninggalkan kita"
Hanna berteriak-teriak seperti orang tak sadar ..
sementara dua adik kakak itu menangis sesenggukan .
"kalian mengapa tidak memberi tahu kakak hah, bukan kah kalian sudah kakak beri handpone, lalu untuk apa kalian memiliki handpone?"
teriakan Hanna melemah .
"kami sudah hubungi kakak tapi handpone kakak tidak aktif ,
waktu belum meninggal juga Afdal mau ngomong sama kakak ,tapi no kakak tidak bisa di hubungi sama sekali"
kata-kata itu sukses membuat hati Hanna hancur , lagi-lagi Alvin yang melakukan nya. Ia tega membuang handpone Hanna ,tanpa mempedulikan seperti apa pentingnya.
Mengapa ia begitu tega mebuat seorang anak yatim pihatu menderita .
"Alvin berengsek ,mengapa ia tega melakukan hal ini kepadaku , aku membencimu tuan Alvin aku membencimu ..
tidak akan ku maafkan kau karena telah menyia nyiakan kesempatan terakhir bersama adiku ...
Aku berjanji tidak akan menemui mu lagi"
racau Hanna dalam hati .
sementara kepalanya ia sandarkan ke kursi tua itu ...
***
sekian lama Hanna terdiam,harus nya ia bahagia dengan kepulangannya .. namun kabar duka telah lebih dulu menyapanya .
sementara dua kakak beradik itu masih setia memandang kakak nya.
kakak yang selama ini di rindukan nya,
kakak yang tega meninggalkan dua yatim pihatu tanpa memberi kabar sedikit pun .
jika saja uang kiriman dari kakaknya tidak ada ,mereka hampir tak bisa melanjutkan hidup karena menganggap kakak tercinta nya meninggal tanpa sepengetahuan nya .
kini kakak nya datang tak terima dengan kabar duka yang baru saja ia ketahui ..
berteriak teriak tak sadar ,sukses membuat dua adik kakak itu sedih
"maaf kan kakak sayang ,kalian tidak salah...
sini!!" ucap Hanna sambil merenggangkan tangan nya ,kemudian memeluknya .
"kakak merindukan kalian ,"ucap Hanna sambil terisak ..
"kami juga kakak,kenapa kakak tidak pulang-pulang,kami mengkhawatirkan kakak.
tanya Raisa sambil melepaskan pelukan kakak nya ,kemudian duduk di samping Hanna .
sementara Adel kini sudah duduk manis di pangkuan Hanna
"Suami kakak sangat sibuk sayang , dan tentunya kakak sangat dibutuhkan " bohong nya tapi air mata masih mengalir di pipinya .
"suami kakak ,apa orang kaya ?"
Adel bertanya dengan polosnya .
"Tentu saja sayang ,rumah nya sangat besar
suami kakak punya banyak mobil ..
nanti lain waktu kakak ajak kalian .
"lalu mengapa kakak ipar tidak ikut ?" tanya Raisa,sebenarnya jiwa wanita itu tidaklah terlalu polos .. ia cukup mengerti dengan sandiwara kakak nya .
"bukan kah sudah kakak bilang kakak ipar kalian sangat sibuk "timpal Hanna malas .
__ADS_1
"dibuka sayang plastik nya ,kakak banyak membeli oleh oleh untuk kalian ,setelah itu antar kakak mengunjungi Afdal sama ibu .
***
flasback on
Hanna tertunduk di hadapan majikannya ,jari nya ia remas,ia masih ragu untuk mengutarakan niatnya .
sementara Mira terlihat menautkan alisnya .
Sekelebat bayangan Afdal terbaring lemah melintas di pikirannya .
"ibu, Hanna butuh bantuan sama ibu"
ucap Hanna
menunduk .
"apa yang bisa ibu bantu ,nak?"
"Hanna mau minjem uang bu"
Ucap Hanna ragu-ragu.
Hanna berani meminjam uang sama Mira karena mira sangat baik padanya ,
Mira juga pernah mengatakan jika ada sesuatu yang di butuhkan tinggal bilang kepadanya,ia akan siap membantunya.
"bilang saja ,kamu butuh berapa?"
"50 juta"
"baiklah,ibu akan memberikannya" ucap mira sambil tersenyum seolah punya rencana dengan kata-katanya .
"ah ,benarkah bu.. terimakasih banyak"
ucap Hanna terharu . .
"tapi ada syarat nya Hanna?"
"syarat?"Hanna terlihat sedih,dengan apa yang barusan majikan nya katakan
"yahh, syarat ?"ucap mira sambil tersenyum .
"kamu harus menikah sama putraku."
ucap mira mantap .
"menikah"tanya Hanna tak percaya .
"ya ... menikah"
,"apa ibu yakin dengan keputusan ibu?"
tanya Hanna meyakinkan.
"kau gadis yang baik Hanna , tentu saja ibu yakin"
"bagai mana bisa majikan nya mengatakan aku gadis baik..
Allah lah yang baik karena telah menutupi aibku dari pandangan manusia" batin Hanna.
Hanna nampak meneteskan air mata ,mengingat kasih sayang Allah yang begitu besar padanya .
"kamu apa tidak mencintai putra ibu ,?"
ucap Mira ,sambil menghapus air mata Hanna .
"bukan seperti itu ibu, bagai mana dengan mas Alvin ."
"ibu bisa mengaturnya "
jawab Mira yakin .
"bersiaplah Hanna ,dua minggu lagi kalian akan menikah"
Flashback end ...
Sudah ku korbankan jiwa dan ragaku,aku sudah rela menderita untuk mu .. nyatanya apa?
kau malah meninggalkan ku Afdal ..
__ADS_1
senang kah kau lihat kakak seperti ini?...
senangkah?
mengapa kau tinggalkan kakak hah?
mengapa Afdal?"
jika saja kau tak meninggalkan kakak ,mungkin kakak akan menerima lenderitaan kakak ini ..
tapi ini ,kau malah tega meninggalkan ku,dengan penderitaan yang menimpaku .
Racau Hanna dalam hati.
**kakak jangan pelgi lagi ,afdal sayang sama kakak .Afdal ga mau sama ka laisa ,kak laisa pelit,kak laisa suka malah malahin Afadal katanya Afadal gak boleh minum es ,Afdal kan suka es....
sayang ,nanti kakak pulang lagi kesini .sekarang Afdal harus nurut dulu ya sama kak Raisa ..
kakak ga bakalan lama deh , cuman sebentar** .
**kakak pergi dulu yah ..
ga mau ,Afdal mau di jagain sama kak Hanna ,Afdal gak mau di jagain kak laisa gak mau ,pokonya kak Hanna jangan pelgi lagi .
sayang kakak harus pergi , kakak cari uang buat beli mainan Afdal yahh.
Afdal ga mau mainan ,Afdal mau kakak saja .
kakak ga boleh tinggalin Afdal lagi .
kakak harus nyari uang buat beli obat Afdal,biar Afdal cepet sembuh ,kakak gak mau lihat Afdal sakit kaya gini
Engga mau ,bialin Afdal sakit juga asal ada kak Hanna . kalau ada kak Hanna kan Afdal bisa di lawat sama kak Hanna ,doktel doktel di sini jahat semua .suka nusuk Afdal sama jalum
Afdal kan jadi sakit .
Afdal jangan seperti ini ,ya sayang .
kakak harus pergi ,maafin kakak yah ..
huhuhu huhhhu kak Hanna jahat ,kak Hanna ga sayang Afdal ,kak Hanna ga peduli lagi
sama Afdal** .
pelgi kak pelgi ,Afdal gak mau lagih ketemu sama kak Hanna ,kak Hanna jahat
kak Hanna ga sayang lagi sama Afdal
Afdal benci sama Kak Hanna
"kembalilah sayang ,kembalilah
kakak janji akan jaga Afdal ,tapi kembalilah ... kembalilah kakak mohon ...
kakak sayang kok sama Afdal ,kakak peduli sama Afdal , Afdal juga sayang kan sama kakak?" Batin Hanna meronta
air mata Hanna seperti hujan deras ,membasahi pipinya .
"kak ,jangan seperti ini ..
ikhlas kan Afdal kasihan ..." ucap Raisa menenangkan
"kita pulang ya kak .. sudah mau hujan ."
Ayo kita pulang ..
Hanna mengusap pipinya ,ia memandang kosong .. kemudian menarik nafas nya ..
"jangan seperti ini Hanna ,kamu masih punya dua gadis yatim pihatu yang harus dijaga " bati Hanna
*****
Readers tercinta sebelum nya mohon maaf ,untuk tiga hari kedepan author mau pulang kampung dulu .. jadi untuk sementara ceritanya up .
author pasti akan merindukan kalian ..
pembaca yang bijak ,tentu nya meninggalkN jejak ..
like ,komen ,kasih rate nya jangan lupa
kalo bisa vote nya juga .
__ADS_1
hehe
muachhhh aku pada kalian .