
sore hari aku pun kembali pulang dari rumah bak istana itu , aku pun menghampiri mama yang lagih berkutat di dapur , karna memang mama lebih suka memasak dari pada harus mengandalkan pembantu yah karna rumah kami yang tak terlalu besar karna sepeninggal papa kami mengalami penurunan dalam masalah keuangan .
"assalamualaikum mama"
"waalaikumssalam , abis dari mana kayanya seneng banget"
abis dari rumah nya om anwar , mamah inget ga sama om anwar "
" oomm anwar temen papakamu bukan ?"ucap mama sambil berpikir
"iyah mah "
"bagaimana kabar nya sama keluarga sehat kan "
"alhamdulilah sehat mah"
"kamu ketemu ga sama anak nya yang ganteng itu"
"engga mah , katanya gih pergi urusan bisnis ke luar negri"
aku langsung aja pergikalu di ladenin ngobrolnya pasti bakal panjang dan uujungujung nya ngebahas perjodohan yang tak ku ingin kan..
__ADS_1
pagi pun tiba matahari yang begitu menyilau kan mengusik tidur nya si putri tidur yang masih berselimut nyenyak , tak terlalu lama lalu terdengan ketukan pintu yang begitu memekakan telinga ,
"Tia bangun , ini sudah siang cepat nanti kamu kesiangan masuk kerja" omelan mamah yang begitu mengesalkan yah ini hari minggu tapi aku harus tetep kerja karna di swalayan ga ada kata libur , meskipun badan ini begitu lelah tapi aku tetap mengayunkan kaki ini menuju kamar mandi tempat paporitku ber halu tingkat tinggi .
setelah selesai dengan seragam kerja ku , lalu ku langkahkan kaki ini menuju ruang makan untuk sarapan pagi ....
"kamu itu sudah di sekolahkan tinggi ko dapat pekerjaan nya cuman jadi pegawai swalayan , liat tu tetangga kita sekolah tinggi pekerjaan nyapun bagus jadi sekertaris "
"tapi mah meskipun cuman jadi pegawai swalayan yang penting halal dan cukup untuk kita hidup" ucap ku sambil memakan nasi gorekanbuatan mama
"pokok nya nanti kalau kamu sudah menikah kamu kahus berhenti kerja dan minta suami kamu biyayai hidup mama, masa menantu orang kaya masih kerja jadi pegawai swalayan " cibiran nya lagilagi terjadi begitulah mamah ku tapi meskipun begitu aku masih tetap sayang karna ga ada lagi keluarga yang aku miliki .
selesai sarapan aku langsung menghidup kan motor kesayangan ku menuju tempat kerja , aku slalu berdoa smoga tidak ada lagi hambatan di jalan nanti , setibanya di tempat kerja aku langsung masuk dan di berondong pertanyaan sama teman seperjuangan karna ga biasanya kemarin aku ga masuk kerja
"ada keperluan mendadak ka "
"alah paling juga mojok dulu di pinggir jalan "ucap nya dengan sinis
teman ku panggil saja santi gadis imut dan perinag mencoba menguatkan ku
"sabar yah tia memang begitu jangan di tanggepen apalagi di masukin kantong eehhhh maksudnya masin hati ....hehehe" hiburnya sambil tetsenyum riang
__ADS_1
"iyah ka ga aapaapa ko tenang aja " ucap ku sambil tersenyum .
aku pun mullai bekerja dari mulai mengecek stok barang sampai melayani konsumen yang lagi belanja ,
"akhirnya istirahat juga" ucap ku
" kamu mau makan siang dina tia ?" tanya teo teman kerjaku
"eeemmm... ga tau ka liat temen aja kan kita juga ga bareng istirahat nya giliran hhehe "
jawabku sambil tersenyum
"oohhh iyah aku lupa kirakin kita barengan "
aku pun keluar dari tempat kerjaku bersama santi dan teman yang lainnya mencari menuju tempat paporit kita yaitu baso mang mamat .
"mang basonya biasa yah " ucap ku
"siip neng " jawab mang mamat sambil ngacungin jempol
"neng ini basobya seperti biasayayah"
__ADS_1
"iyah mang makasih yah"
mang mamat pun pergi kita langsung melahap basonya sambil mengobrolhangat ...