
Masih Di lampu merah...
Hasna melajukan mobil nya dengan santai, hingga sampai di lampu merah kedua, ia mendengar sirine polisi, namun Hasna Tak ambil pusing, mungkin itu sirine pengawalan fikir nya..
Ia kembali melajukan Mobil nya, namun sirine polisi itu makin mendekat Dan bunyi klarkson sebagai tanda meminta Hasna berhenti.
Namun Hasna bukan nya berhenti, saat ia menyadari Di kejar dua motor Dan satu mobil patroli, ia malah tancap gas.
"Astagfirullah ustadzah... Jangan ngebut," ucap nurmala
"Tidak apa apa, kak nur tenang ya" ucap Hasna.
Dua santriwati saling berpegangan Dan memejamkan mata serta tak henti henti nya beristighfar.
Dan ciitt.. saat sudah mendekati bagian belakang mobil lain, ia menerapkan tekhnik late braking sistem yaitu mendahului dengan me ngerem lebih lambat, lalu Hasna melepas pedal gas Dan menarik sedikit stir ke arah kiri, Mobil pun meluncur ke kiri ber slipstream atau mendahului dari arah belakang, dengan jarak yang cukup dekat dengan Mobil di depan nya.
terdengar bunyi klarkson dari mobil arah belakang yang jalur nya Hasna block, seperti nya pengemudi itu terkejut Karena tiba tiba ada Mobil nyelonong Di depan nya ,
Di jalan Raya alternatif Hasna hanya mampu menaikan kecepatan hingga 70 km /jam, Karena di jalan kawasan perkotaan batas kecepatan hanya 50 km/jam. apalagi keadaan saat itu termasuk padat.
Hasna masih terus melaju sesekali ia bertehnik menggantung pedal gas rolling speed Dan gas kembali menarik stir ke kanan, maka ia sudah dapat kembali mendahului mobil penghalang nya.
Para polisi patroli, bicara melalui alat komunikasi yang terpasang pada telinga mereka
Polisi 1 : 108, Timor lombok ( menuju, lampu lalu lintas) berikut
Polisi 2, 3, 4: siap 86 (di mengerti)
Polisi 3,4 yang Di dalam Mobil : situasi??
Polisi 2: mencari ( lancar terkendali) Di perkirakan si pengendara, ekor panjang.... (wanita)
Polisi 3,4 : 102 (posisi)???
Polisi 1: 108, komando ( menuju, kantor polisi)
Polisi 2,3,4 : 104 (di terima)
Dan ke empat polisi itu masih terus melakukan pengejaran.
Di Mobil Hasna..
Nurmala dan kedua santri wati makin lama makin panik Menyaksikan Hasna mengendarai Mobil Dengan Tehnik manuver manuver yang menakutkan Dan membuat jantung mereka hampir copot, pengereman mendadak Dan Tiba tiba kembali melaju, menyalip dengan cepat itu membuat mereka sport jantung .
Dan Karena Hasna pusing mendengar teriakan mereka, maka Hasna memutus kan untuk berbelok ke kantor polisi yang ia lewati.
Di kantor polisi..
Nurmala Dan kedua santriwati ikut serta Hasna, masuk ke dalam kantor polisi dengan tubuh masih bergetar dan wajah pucat pasi.
"Pak saya mau membuat laporan," ucap Hasna tenang
"Silahkan Nona duduk terlebih dahulu" ucap polisi yang bertugas dengan ramah
Lalu Hasna pun duduk Di hadapan polisi tersebut, denga Nurmala dan kedua santri wati berdiri di belakangan hasna.
"Nona mau melaporkan kasus apa?"
Tanya polisi
"Itu pak, kita ada yang mengejar" ucap Hasna
"Siapa yang mengejar Anda Nona?" tanya polisi.
"Mmm.. Seperti nya polisi patroli pak" jawab Hasna.
__ADS_1
Ah..???!!!
Polisi patroli, loh kok..??
Kalau begitu Nona mungkin melakukan pelanggaran lalu lintas. Ucap polisi tersebut
"Saya rasa tidak pak" , ucap Hasna
"Loh.. lalu untuk apa kawan kawan saya mengejar Anda Nona , jika bukan karena pelanggaran atau mungki Anda melakukan kejahatan lain nya Nona ?"
Tanya polisi tersebut .
Belum pun Hasna menjawab pertanyaan polisi itu, ada, dua orang polisi lain masuk ke dalam ruangan itu, Dan salah satu nya membisikan sesuatu di telinga polisi yang tadi.
Lalu polisi yang pertama mengangguk anggu kan kepala.
" Maaf Nona, sudah jelas mengapa Anda menjadi target pengejaran, Karena beberapa bulan lalu Anda pernah melanggar marka jalan, yaitu Anda menerobos traffic lights sebanyak dua kali pada jam yang sama,
Dan pihak kami sudah melayangakan surat tilang namun Tak ada respon, Karena alamat yang tertera itu alamat Jakarta."
(Mobil Hasna sudah di urus Afnan Atas nama Hasna, Karena tanda pengenal masih belum ganti, maka alamat yang tertera pun masih alamat Jakarta ).
Di rumah Kayu...
" A.. Ini sudah 1/2 jam loh Hasna stuck Di titik ini, Dan titik ini adalah kantor polisi A'a bro." Ucap Ubaydillah
"Kantor polisi lagi??!!
Ya ampun Na.. Nana..." ujar Afnan
"Kita ke sana, mungkin ia terkena masalah."
Ucap Afnan
"O ya, bawa valentino saja, Jalan lewat belakang agar Abi Dan Umi tidak tahu." Ucap Ubaydillah
Tak lama, ia sudah kembali dengan mengendarai valentino.
"Ayo A'a bro," ajak Ubaydillah
"Iya ayo.. Ucap Afnan sembari naik ke Atas valentino
45 menit Afnan dan Ubaydillah sampai di kantor polisi,,Afnan melihat Mobil Hasna terparkir di halaman kantor polisi tersebut.
Afnan langsung masuk kedalam kantor polisi dan ia melihat Hasna sedang berada di bagian pengaduan umum , bersama Nurmala Dan kedua santriwati.
"Assalamu alaikum... " Ucap Afnan
"Waalaikum Salam.." Ucap mereka serempak
"Byby??!!!!" ucap Hasna dengan nada kebingungan, kok Afnan bisa tahu ia ada di kantor polisi fikir nya.
"Ustadz Afnan, Alhamdulillah.." ucap Nurmala Dan kedua santriwati
"Sayang, Dek Nur, antuma?!!!
" Selamat siang Sialahkan pak, ada yang saya bisa bantu pak," Ucap polisi itu ramah
"Mmm.. , ini istri saya pak, Dan maaf ada masalah apa pak dengan istri saya" Tanya afnan.
"Oh ini istri Anda pak?" ucap polisi
"Silahkan bapak duduk dulu" , polisi itu mempersilahkan
Afnan pun duduk di samping Hasna.
__ADS_1
"Begini pak, istri Anda ini merasa Di kejar oleh petugas polantas kami, lalu istri Anda ini membuat laporan pengejaran , namun ternyata istri Anda ini sedang di kejar anggota polantas kami, memang sedang menjadi target tilang dari beberpa bulan yang lalu
, Karena pernah melakukan pelanggaran Di beberpa bulan yang lalu." Tutur polisi itu
"Maaf pak, pelanggaran macam apa yang Di maksud,?" Tanya Afnan
"Pelanggaran menerobos 2 traffic lights pak, Dan Setiap pengendara yang melanggar rambu lalu lintas akan Di tindak
" polisi itu memberi penjelasan .
"Dan sebetul nya istri bapak sudah menjadi target tilang elektronik E-TLE (electronic traffic law enforcement).
Denda tilang untuk pelanggar yang terekam kamera E-TLE akan mengikuti Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,
Dan dikenai pasal 287 ayat 2 yang berbunyi setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang melanggar aturan perintah atau larangan yang dinyatakan dengan alat pemberi isyarat lalu lintas sebagaimana dimaksud dalam pasal 106 ayat (4) huruf c. "tutur polisi tersebut.
" Dan apa sih isi pasal 106 ayat 4 huruf c ? yakni.. setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mematuhi ketentuan:
a. rambu perintah atau rambu larangan;
b. Marka Jalan;
c. Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas;
d. gerakan Lalu Lintas;
e. berhenti dan Parkir;
f. peringatan dengan bunyi dan sinar;
g. kecepatan maksimal atau minimal;
h. tata cara penggandengan dan penempelan dengan kendaraan.
Penjelasan dari sang polisi.
"Ya baik pak saya pasti kan, istri saya akan bertanggung jawab, namun saya mohon pak agar istri saya bebas saat Ini juga, Karena istri saya sedang hamil Pak" ucap Afnan.
"Baiklah pak, sebetul nya ini bukan wewenang saya pak, ini wewenang nya divisi lalu lintas, kasus ini saya limpahkan pada polisi yang mengejar tadi pak, saya persilah kan pak ke ruang sebelah, ajak polisi tersebut"
Setelah proses bla bla bla, akhirnya Hasna Di beri surat tilang dan beruntung Di beri tilang slip tilang warna biru, Karena tak harus hadir Di pengadilan, cukup membayar denda pada Bank yang sudah di tunjuk maka ia bebas , berbeda jika slip merah maka harus mengikuti sidang Di penghadilan.
Setelah melalui drama penilangan kini mereka sudah berad di luar kantor polisi.
"Dek sob bawa Mobil saja, Bersama dek Nur Dan kedua santriwati, Dan A'a naik motor dengan Nana" Ucap Afnan pada Ubaydillah.
"Baiklah A'a bro" ucap Ubaydillah
Setelah Di dalam Mobil, "kita duluan bro, assalamu alaikum" ucap Ubaydillah
"Iya.. Waalaikum Salam, " jawab Afnan
Kini tinggalah Hasna dan Afnan, Dan situasi Di halaman parkir saat ini sepi, maka Afnan Mencob berbicara tegas pada Hasna.
"Belum puas keluar masuk kantor polisi Hah ? Tanya Afnan.
Cheeeh.. Kamu tuh penjahat bukan, preman bukan, hobby kok masuk kantor polisi, tidak ada kegiatan lebih bermanfaat apa di hidup mu?!" ucap Afnan tegas
"Apa perlu kantor polisi ya Byby pindahkan ke ponpes, agar kamu Tak perlu keluar rumah dan membuat suamimu ini khawatir, jika kamu kebelet ingin masuk kantor polisi Hah!
Jawab??!!!!" ucap nya lagi.
***************
Aduduh ustadz bisa tegas Juga ternyata...
__ADS_1
Ayo siap siap episode berikut kebenaran CLEO akan thor ungkap tuntas niih...
Coming soon.. Okeh oleh 🙏😍💐