Istrinya Ustadz?

Istrinya Ustadz?
Eps 190. Byby Cemburu?


__ADS_3

“Nana ingin ada obor-obor nya juga, obor dari bambu, kan lucu ya By,” pinta Hasna.


“Iya sayang, apa yang kamu inginkan InshaAllah, ada ya,” ucap Afnan.


“Mmmm ....Rinto!” ucap Ubaydillah tiba tiba.


“Good ideas Dek! tolong hubungi Rinto, buat lah hutan buatan di area kolam renang, Ana bayar 5 kali lipat bulan ini dari gaji bulanan dia biasa nya, jika ia berhasil membuat Nana menyukai konsep hutan buatan nya, akan Ana tambah bonus, beri waktu dua jam untuk nya bekerja dan malam ini bonus di bayar langsung saat sudah rampung,” pinta Afnan.


Ket:Rinto salah satu sahabat mereka sekaligus parter bisnis,di bidang WO(wedding Organizer),biasa nya Rinto banyak mendekor pernikahan Outdoor yang mirip hutan buatan dan untuk permintaan Hasna seperti nya dapat di andalkan.


“Siaap A'a bro, yaah Dek Nana kenapa tidak dari tadi saja minta yang seperti ini, lebih mudah untuk A'a ustadz mengabulkan nya daripada mengabulkan kemarahan,hihi” ucap Ubaydillah.


“Hehe, maaf kak Ubay! Nana selalu merepotkan,” ucap Hasna sadar diri.


“Aaahh tidak mengapa, kak Ubay senang koq di repotkan Dek Nana, hehe.” ucap Ubaydillah.


“Sebentar ya A, Ana angkat Lilin dulu ke kamar,” pamit Ubaydillah


“Iya Dek!” timpal Afnan.


Ubaydillah pun berlalu mengangkat Lintang yang sudah pulas dari tadi ke kamar, setelah di rasa Lintang sudah nyaman di tempat tidur maka ia segera menghubungi Rinto.


saat telepon sudah tersambung ....


“Assalamu'alaikum Akhi,”_Ubaydillah


“Wa'alaikulsalam Ustadz Ubaydillah,”_Rinto.


“Maaf Akhi mengganggu Antum tengah malam begini, Ana butuh bantuan Antum,” _Ubaydillah.


“Tidak mengapa Ustadz, lalu Ustadz butuh bantuan apa dari Ana?”_Rinto.


Ubaydillah pun menceritakan yang ia butuhkan sebagai permintaan dari Afnan. Nampak nya Rinto mengerti hingga sambungan telepon pun terputus, Karena mereka menyudahinya.


Di kamar yang di tempati Devano ....


“Sayang tolong ke Bang Ustadz, pinjamkan mukena, Elya mau sholat tahajud,” pinta Elyavira pada Devano, setelah mereka mengembalikan tenaga dari pergaulan malam itu yang entah berapa kali Devano mengga*linya, selain memang seusia Devano sedang masa puber akut, Devano juga stamina nya betul betul baik,di maklum juga Devano yang masih berdarah bule Belanda.


“Iya mooi(cantik), sebentar yah,” ucap Devano.


“Iya, knap,” ucap Elyavira.


Setelah berpakaian, Devano bergegas menemui Afnan.


Di ruang televisi....


“Bang, belum tidur?” tanya Devano.


“Eh Dev, belum! nih sedang membujuk bidadari gemes nakal,” ucap Afnan.


“Ooohh lo kenapa lagi Na?” tanya Devano pada Hasna.


“Gue pingin di marahi sama Ustadz Dev, tapi Ustadz nya gak mau,” jawab Hasna.


“Ahhaha!! ah elo Na, ada-ada saja, orang lain mana ada minta di marahi sampai maksa, gak maksa saja ogah,” ledek Devano.


“Biar we, usil saja Lo, berisik tahu! sudah sana balik ke kak Elya,” usir Hasna.


“Yee memang gue mau balik kamar, tapi Dev pinjam mukena dan kain sarung bang Ustadz,” ucap Devano.


“Ambil saja Dev di kamar, ada lemari laci di dekat lemari besar warna putih,di situ ada mukena dan kain sarung, pilih saja yang Dev mau,” ucap Afnan.


“Oh oke bang terima kasih,” Devano pun masuk ke dalam kamar Afnan mengambil mukena dan kain sarung.


“Ya Sama sama,” balas Afnan.


Devano sudah kembali ke kamar nya, sebelum nya saat ia hendak ke kamar ia bertemu Ubaydillah dan saling sapa sebentar.


“Hei Bang, belum tidur?” tanya Devano.


“Belum Dev, sedang menemani A'a Ustadz membujuk Hasna,” ucap Ubaydillah.

__ADS_1


“Oke deh bang, Dev masuk kamar dulu ya, mau kasih mukena ke Elya” pamit Devano.


“Silakan Dev,”ucap Ubaydillah dan ia segera memberitahukan Afnan bahwa Rinto sedang dalam perjalanan menuju rumah kecil.


Devano baru saja masuk kamar saat ia lihat Elyavira yang sedang berusaha bangkit dari tempat tidur berbalut selimut, meringis kesakitan.


“Astagfirullah, ada apa dengan mu mooi?” tanya Devano,dengan tergesa ia hampiri Elyavira.


“Tubuh Elya lemas Dev, dan ini sakit! untuk berjalan sampai gemetaran,” ucap Elyavira, terlihat ia berlinang air mata.


“Mooi maafkan Dev ya, semuanya karena Dev!” ucap Devano penuh penyesalan.


“Sssssttt, tidak ada yang salah, kita sudah Halal Dev, jika Elya menolak ajakan Dev maka Elya akan berdosa, begitupun sebaliknya,” Ucap Elyavira


“Salah satunya dari sabda Nabi besar SAW:


Nabi ﷺ bersabda :


إِذَا دَعَا الرَّجُلُ امْرَأَتَهُ إِلَى فِرَاشِهِ فَأَبَتْ فَبَاتَ غَضْبَانَ عَلَيْهَا لَعَنَتْهَا المَلاَئِكَةُ حَتَّى تُصْبِحَ


Arti nya: Jika seorang suami mengajak istrinya ke tempat tidurnya (untuk digauli) lalu sang istri tidak memenuhi ajakannya, lantas sang suami tidur dalam kondisi marah terhadap istrinya maka malaikat melaknat sang istri hingga subuh” (HR Al-Bukhari no 3237 dan Muslim no 1436)


“Dengan hadits itu, dapat disimpulkan bahwa, menolak ajakan suami untuk


berhubungan intim adalah dosa besar Dev,”ucap Elyavira.


Dan dari riwayat yang lain,salah satunya,


Nabi ﷺ bersabda:


إِذَا بَاتَتِ الْمَرْأَةُ، هَاجِرَةً فِرَاشَ زَوْجِهَا، لَعَنَتْهَا الْمَلَائِكَةُ حَتَّى تُصْبِحَ


“Jika seorang wanita tidur meninggalkan tempat tidur suaminya (yaitu tidak menemani suaminya) maka malaikat melaknatnya hingga pagi hari.” (HR Muslim no 1436)


Dalam riwayat yang lain حَتَّى تَرْجِعَ “malaikat melaknatnya hingga ia kembali (kepada suaminya).”


Ada beberapa perkara yang harus diperhatikan berkaitan dengan hadits ini :


Pertama : Maksud dari hadits ini adalah wanita terlaknat jika ia menolak tanpa udzur syarí, bukan semerta-merta menolak langsung dilaknat oleh para malaikat. Diantara udzur syarí :


“Akan tetapi haidnya sang wanita bukan udzur untuk melayani suami dari sisi yang lain, karena sang suami berhak untuk menikmati tubuh Istrinya pada bagian yang lain.”


“Wanita dalam kondisi sangat sumpek atau stress yang dimana ia sama sekali tidak bisa melayani suaminya dalam kondisi demikian. Yang hal ini bisa saja memberikan kemudharatan kepadanya jika dipaksa untuk berhubungan intim.”


“Lalu jika suami yang menolak?” tanya Devano.


“Maka si Suami akan durhaka kepada Allah, tidak dapat di pungkiri, selama ini masyarakat kita, khususnya kaum perempuan sering sekali disodori dalil yang mengatakan bahwa Istri akan dilaknat malaikat jika menolak ajakan suami. Sayangnya, kondisi sebaliknya justru jarang diungkap di atas permukaan,” ucap Elyavira.


“Iya betul juga sayang, Dev jarang mendengar yang bahas dosa laki-laki Menolak istri saat istri butuh nafkah batin” ucap Devan.


“Dalil hukum tentang kewajiban suami memberi nafkah bathin pada istri."


Dalam penggalan ayat Al Qur’an surat al Baqarah, Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:


 ۗ وَلَهُنَّ مِثْلُ الَّذِيْ عَلَيْهِنَّ بِا لْمَعْرُوْفِ ۖ وَلِلرِّجَا لِ عَلَيْهِنَّ دَرَجَةٌ ۗ 


وَا للّٰهُ عَزِيْزٌ حَكِيْمٌ


Latin: wa lahunna mislullazii 'alaihinna bil-ma'ruufi wa lir-rijaali 'alaihinna darojah, wallohu 'aziizun hakiim.


Artinya: Dan mereka (para perempuan) mempunyai hak seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang patut. Tetapi para suami mempunyai kelebihan di atas mereka. Allah Maha Perkasa, Maha Bijaksana."


(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 228)


Wanita punya hak (yang harus ditunaikan suaminya sesuai ukuran kelayakan), sebagaimana dia juga punya kewajiban (yang harus dia tunaikan untuk suaminya)


Bahkan Rasulullah SAW sendiri juga akan menegur para sahabatnya yang mengabaikan hak istri untuk mendapatkan nafkah batin.


“Ya kira kira Begitu Dev,bukan hanya wanita yang selalu di anggap Nusyuz laki laki pun di anggap Nusyuz bila melakukan dosa pada Istri.” ucap Elyavira.


“Oohh oke, terimakasih atas pencerahannya Ustadzah cantik, mari Dev gendong ke kamar mandi." Devano menggendong Elyavira ke kamar mandi, lalu mereka mandi junub.

__ADS_1


pertama tama berniat mandi junub:


نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى


“Nawaitul Ghusla Lifrafil Hadatsil Akbari Fardhan Lillahi Ta’aala.”


Artinya : “Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadast besar fardhu karena Allah ta’aala.”


Atau bisa juga, niat mandi janabah:


"BISMILLAHIRAHMANIRAHIM, NAWAITUL GHUSLA LIRAF’IL HADATSIL ABKARI MINAL JINABATI FARDLO LILLAHI TA’ALA."


Artinya: Dengan menyebut asma Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari jinabah (bersetubuh), wajib karena Allah Ta’ala.


membasuh telapak tangan hingga ke sela jari,lalu mencuci sisa hadats, atau kotoran pada bagian tubuh yang terdapat najis,lalu berwudhu,wudhu biasa seperti hendak melaksanakan sholat, lalu membasuh bagian kaki, yaitu kaki kanan dan kaki kiri kiri bergantian hingga ke sela sela jari, masing masing tiga kali, lalu menyela kepala dengan kedua belah jari tangan yang sudah di celupkan ke air,lalu mengguyur kepala sebanyak tiga kali guyuran, baru lah mandi seperti biasa hingga di rasa bersih.


untuk sekedar tahu


Sementara untuk tata caranya, berikut ini tuntunannya:


Pertama, membaca niat mandi junub terlebih dahulu. Membaca niat ini hukumnya wajib. Sebab ini yang membedakan mandi besar dengan mandi biasa. Boleh membacanya di dalam hati maupun bersuara.


Setelah itu, basahi kulit kepala dan rambut dengan air. Guyurkan air di atas kepala hingga membasahi seluruh permukaan kulit kepala.


Hendaknya membasahi tubuh secara merata dengan mengguyurnya dari ujung rambut hingga ujung kaki. Selain itu, disunatkan untuk mendahulukan tubuh bagian kanan terlebih dahulu baru bagian kiri.


Saat mandi wajib, pastikan juga lipatan kulit dan area tubuh yang tersembunyi ikut dibersihkan. Tentunya area ******** yang harus paling dibersihkan.


"Dari Aisyah RA mengatakan, 'Jika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mandi karena junub, beliau memulainya dengan mencuci kedua telapak tangannya, kemudian berwudhu sebagaimana wudhu untuk sholat, lalu memasukkan jari-jarinya ke dalam air dan menggosokkannya ke kulit kepala. Setelah itu beliau menyiramkan air ke atas kepalanya dengan menggunakan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh kulitnya'." (H.R. Bukhari).


***


Di tepi kolam Renang ,belum dua jam Rinto sudah dapat menyelesaikan permintaan Hasna akan tenda mirip perkemahan dengan hutan buatan, pohon simulasi,obor dan tempat masak lengkap.


Hasna begitu puas dengan apa yang ia minta dan Afnan merasa lega, akhirnya Istri labilnya dapat tersenyum kembali, ia pun sudah memberikan hak bonus nya Rinto yang ia janjikan.


“Byby .... cantik sekali, Nana suka! terimakasih Byby sayang,” pekik kegirangan dari Hasna saat Rinto dan team nya sudah pergi.


“Alhamdulillah jika sayang suka, ya sudah mari bobo,” ajak Afnan.


Hasna pun menurut, kini ia sudah berada di dalam tenda dengan Afnan memeluk nya.


“Senang betul senyum senyum terus,” goda Afnan


“Iya dong? senang sekali By,” pekik Hasna, lalu ia kecupi wajah Afnan berkali kali dengan riang nya.


“Sayang ....” panggil Afnan lembut.


“Ya Byby sayang,” jawab Hasna.


“Boleh tidak Byby berkenalan dengan laki-laki yang berada di dalam photo milik mu?” tanya Afnan.


“Mmm .... koq Byby, tiba-tiba saja tanya tentang laki-laki yang berada di dalam photo milik Nana, ngajak berkenalan segala hihi” ucap Hasna malah mengekeh.


“Byby hanya ingin tahu saja siapa laki laki yang pertama menyentuh dan menggendong sayang, boleh tidak sayang?”


“Boleh saja! besok besok-besok deh! Byby cemburu?” tanya Hasna dengan menatap lekat wajah Afnan penuh tanya.


“Tidak!”


“Iya tuuh seperti nya. Tahu tidak By, orang itu saat ini sudah dewasa, yaahh seumuran Byby dan dia tuh tampan, baik, keren gitu By .... hehe,” ucap Hasna dengan penuh kekaguman.


“Sayang pernah bertemu dengan nya?” tanya Afnan dengan menyelidik.


“Bukan pernah lagi, tetapi sering,” ucap Hasna cuek memainkan jakun Afnan lembut dengan telunjuk nya.


“Astagfirullah, sering?!” pekik Afnan dengan mata uang yang sedikit terbelalak tidak percaya.


“Hu'uh, tuuuuhh kan Byby cemburu .... ahahah,” tawa Hasna.


“Tidak cemburu koq!!!”

__ADS_1


*********


Terimakasih sudah membaca 🙏😍


__ADS_2