Istrinya Ustadz?

Istrinya Ustadz?
Eps 219. Nana Hilang Di Masjidil Haram


__ADS_3

Beberapa waktu kemudian,


Setelah ber istirahat di hotel. Jama’ah termasuk Hasna dan Afnan sudah berkumpul di lobi hotel, dan bersiap-siap hendak me laksanakan Umroh wajib dengan tawaf, sa’i, dan tahallul.


"Sayang jangan jauh-jauh dari Byby ya. kamu ikuti terus langkah Byby! InshaAllah dapat menyentuh Ka'bah serta Istilam," ucap Afnan.


"Apa itu Istilam By?" tanya Hasna.


"Istilam itu Mencium atau menyentuh Hajar Aswad dengan tangan kanan sayang," Afnan menjelaskan.


"Baiklah By, Bismillah," ucap Hasna mantap, dan di sambut senyuman oleh Afnan.


"Assalamu'alaikum Warahmatullahi wabarakatuh. Para jama'ah hafidzakumullah! kita akan memulai Umroh wajib yaitu tawaf lalu sa'i dan tahallul.


"Apa itu tawaf? Sebagaimana telah kami contohkan di dalam manasik Umroh. Tawaf (Arab: ﻃﻮﺍﻑ, thawāf) adalah kegiatan mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali. InshaAllah para Jama'ah sudahlah faham." pembimbing memberi penjelasan.



Saat baru saja tiba di hadapan Ka'bah, mereka berdoa. Yaitu Berdoa melihat Ka’bah.  .


“Allaahumma zid haazal baita tasyriifan wata’ziiman watakriiman wamahaabatan wazid man syarrafahu wa azzamahu wa karramahu mimman hajjahu awi’tamarahu tasyriifan wa ta’ziiman wa takriiman wabirran” .


Artinya: Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, keagungan, kehormatan dan wibawa pada Bait (Ka’bah) ini. Dan tambahkanlah pula pada orang-orang yg memuliakan, mengagungkan dan menghormatinya diantara mereka yg berhaji atau berumrah dengan kemuliaan, keagungan, kehormatan dan kebaikan.


Jamaah pun memulai tawaf mengelilingi Ka'bah. Dimulai dari tempat yang sejajar dengan Hajar Aswad yang ada disalah satu sudut Ka'bah.


Adapun jenis tawaf:


Tawaf Qudum (ﻗﺪﻭﻡ ) - tawaf "selamat datang" yang dilakukan ketika baru sampai di Mekah.


Tawaf Ifadhah (ﺇﻓﺎﺿﻪ) - tawaf yang menjadi rukun haji dan dilakukan bagi mereka yang telah pulang dari Wukuf di Arafah. Juga dinamakan bagi tawaf rukun umrah.


Tawaf Sunah (ﺳﻨﺔ) - tawaf yang dilakukan semata-mata mencari ridha Allah pada waktu kapanpun.


Tawaf Tahiyyat (ﺗﺤﻴﺔ) - tawaf sunah yang lazim dilakukan saat memasuki Masjidl Haram.


Tawaf Nazar (ﻧﺬﺭ) - melakukan tawaf untuk memenuhi nazar (janji)


Tawaf Wada' (ﻭﺩﺍﻉ) - tawaf "selamat tinggal" yang dilakukan sebelum meninggalkan kota Mekkah sebagai tanda penghormatan dan memuliakan Baitullah.



Mereka pun mulai berjalan, dan berlari kecil tujuh putaran dengan yakin. Bismillahi Allahu Akbar, Bismillahi Allahu Akbar, Bismillahi Allahu Akbar.” Kalimat doa itu terus diucapkan jama'ah umrah sambil melihat ke arah pintu Ka'bah dan mengangkat tangan serta melemparkan cium melalui tangan ke arah pintu ka'bah.


"Alhamdulillah," Hasna menangis saat ia dapat meraih Ka'bah dalam beberapa menit.


Afnan pun ikut, menangis terharu. "Ya Allah Alhamdulillahirobbil, Kau permudah Istri hamba meraih Ka'bah" batin Afnan.


Alhamdulillah mereka pun dapat ber Istilam, satu persatu. mengecup dan membelai Hajar Aswad.


Hajar Aswad.



"Hajar Aswad merupakan sebuah batu yang diyakini oleh umat Islam berasal dari surga, dan yang pertama kali menemukannya adalah Nabi Ismail dan yang meletakkannya adalah Nabi Ibrahim. Dahulu kala batu ini memiliki sinar yang terang dan dapat menerangi seluruh jazirah Arab."


"Mencium Hajar Aswad dan meletakkan dahi ke atasnya. Mencium Hajar Aswad ini adalah Sunah Nabi Muhammad SAW. Yang tidak dapat meraih Hajar Aswad maka mereka hanya melambaikan tangan kanan. Setelah selesai mereka pun Sholat sunah dua rakaat setelah tawaf di belakang Maqam Ibrahim."


Maqam Ibrahim.




"Maqam Ibrahim adalah di yakini batu yang berasal dari Surga, tempat berpijak nya kaki Nabi Ibrahim ketika membangun Ka'bah. Tempat pijakan dua telapak kaki Nabi Ibrahim AS itu dengan seizin Allah meninggalkan bekas dan masih tetap ada sampai sekarang."


Setelah itu mereka pun melanjutkan dengan Sa'i. Sa’i ialah berjalan dari bukit Safa ke bukit Marwah dan sebaliknya, sebanyak tujuh kali yang berakhir di bukit Marwah.




Setelah selesai Sa'i, maka di lanjut ber tahallul. tahalul secara bahasa berarti menjadi boleh atau diperbolehkan. jadi, tahallul adalah diperbolehkan atau dibebaskannya seseorang dari larangan atau pantangan ihram. pembebasan tersebut ditandai dengan tahallul yaitu dengan mencukur atau memotong rambut sedikitnya tiga helai rambut.


Bagi laki-laki di sunahkan mencukur habis rambut nya. Karena pada zaman nya Nabi SAW. Beliau hanya mendoakan satu kali pada jama'ah yang tidak mencukur habis rambutnya. Sedangkan bagi yang mencukur habis rambut nya beliau mendoakan sebanyak 3 kali.


**


Keesokan harinya


Sholat Shubuh di Masjidil Haram, dan setelah itu kembali ke hotel untuk sarapan pagi


Memperbanyak ibadah di Masjidil Haram.


Melaksanakan Sholat Dzuhur di Masjidil Haram dan setelah itu jama’ah kembali ke hotel untuk makan siang dan beristirahat.


Jama’ah melaksanakan Sholat Ashar di Masjidil Haram, dan setelah sholat fardhu dapat mengisi ibadah dengan Tawaf Sunnah, Sholat Sunnah, Dzikir atau membaca Al-Qur’an.


Jama’ah melaksanakan Sholat Maghrib di Masjidil Haram.


Jama’ah melaksanakan Sholat Isya di Masjidil Haram dan setelah itu kembali ke hotel untuk makan malam dan beristirahat.


Ini sudah hari keenam, Selepas sholat Shubuh di Masjidil Haram, Afnan dan Hasna kembali ke hotel untuk sarapan pagi.


"Hari ini kita akan kembali ber ziarah ya By?" tanya Hasna.


"Ia sayang, maka nya sarapan yang cukup ya, agar stamina kita baik. O ya jangan lupa minum Vitamin nya!" ucap Afnan.


"Baiklah By! O yah By, seumpama Nana terpisah dari rombongan, apa yang harus Nana lakukan?" tanya Hasna.


 "Naudzubillah Min Dzalik sayang! namun jika itu terjadi, untuk jaga-jaga. Hat- hati! carilah rombongan Umroh yang membawa bendera Indonesia, bicara pada ketua rombongan kalau sedang tersesat, tunjukkan tanda pengenal. Atau cari Taxi yang legal. lalu minta di antar kan ke hotel ini," ucap Afnan.


Red: kata Naudzubillah Min Dzalik. Digunakan pada saat melihat atau mendengar sesuatu yang buruk atau tidak diinginkan. Arti kalimat Naudzubillah Min Dzalik adalah "Kami berlindung kepada Allah dari perkara itu."


"Iya Bi, Naudzubillah Min Dzalik," sambung Hasna.

__ADS_1


Tak berapa lama, Jama’ah berkumpul di Lobi hotel untuk mengikuti Ziarah Kota Mekkah. Mengunjungi Jabal Tsur, Jabal Nur, Padang Arafah, Jabal Rahmah, Muzdalifah dan Mina.


Jabal Tsur.




"Baiklah para Jama'ah ini lah Jabal Tsur, yaitu bukit tempat persembunyian Rosulullah SAW. Dari kejaran kaum Musyrikin yang hendak membunuh Beliau."


"Atas pertolongan Allah, Rosululloh yang bersembunyi tiga hari tiga malam Alhamdulillah selamat, karena mulut gua ini di tutupi dengan sarang laba-laba dan sarang burung merpati."


Selanjutnya, mereka menuju jabal Nur.


"Alhamdulillah, selamat datang di jabal Nur atau di sebut juga gunung cahaya. Salah satu area bersejarah di Jabal Nur ialah Gua Hira, yang menjadi tempat persinggahan Nabi Muhammad SAW saat menerima wahyu pertama dari Allah SWT melalui Malaikat Jibril berupa lima ayat surat Al-Alaq." penjelasan pembimbing.


Jabal Nur.



"Nah inilah gua Hira, Di sekitar gunung hanya ada padang pasir. Tidak ada pepohonan apalagi sumber air. Jabal Nur dan Gua Hira menjadi tempat Nabi Muhammad SAW beribadah dan merenungkan wahyu-wahyu dan Amalannya. Serta menyendiri dari Masyarakat yang kala itu belum mengenal Allah."


"Untuk saat ini butuh izin khusus dari otoritas Arab Saudi, agar dapat naik ke jabal Nur dan Gua Hira ini, itu demi menghindari nya bid'ah dan kegiatan-kegiatan takhayul,serta banyak peziarah yang jatuh ketika mereka mendaki bukit." tutur pembimbing.


Gua Hira.



Padang Arafah dan Jabal Rahmah (bukit kasih sayang)


"ARAFAH adalah daerah terbuka dan luas di sebelah timur luar kota suci umat Islam di Mekkah, Arab Saudi. Di padang yang luas ini, pada tanggal 9 Dzulhijjah pada penanggalan  Hijriyah  berkumpullah Jutaan umat Islam dari berbagai pelosok dunia untuk melaksanakan Puncak ibadah haji, yakni ibadah Wukuf."


"Arafah memang bukan sekadar formalitas atau tanda sahnya ibadah haji seseorang. Arafah itu sarat pesan dan perenungan. "


"Arafah adalah sebuah potret kecil tentang Mahsyar.  Mahsyar adalah sebuah hari di mana manusia akan bangkit kan, akan di timbang kadar Al-Haq dalam dirinya. Mahsyar adalah sebuah hari yang sangat terik yang tidak ada penghalang atasnya.


"Astagfirullah, hiks" Hasna terisak.


"Masya Allah, coba merenung kan dosa-dosa kita sayang," ucap Afnan.


"Ampuni dosa kami ya Allah," gumam Hasna.


Padang Arafah.



Jabal Rahmah (bukit kasih sayang).



"Di Padang Arafah dan Jabal Rahmah telah terjadi tiga peristiwa penting yaitu:


"Pertaman Perjumpaan kembali. Nabi Adam As dan Siti Hawa setelah berpisah ratusan tahun. Hikmah besar nya, kita sebagai manusia selayaknya bersyukur atas upaya Nabi Adam dengan kesadarannya memohon ampun kepada Allah SWT mengaku dirinya melakukan ke dzoliman terhadap dirinya sendiri."


"Peristiwa ke dua. Mimpi Nabi Ibrahim Di balik perintah berqurban, ada sebuah kisah Nabi Ibrahim yang membuktikan kegelisahaan Nabi Ibrahim. Beliau beberapa kali bermimpi sebelumnya menyembelih anaknya Nabi Ismail.


Peristiwa Wahyu Terakhir. Di Jabal Rahma, Nabi Muhammad SAW pernah memberikan dakwah yang menjelaskan kesempurnaan agama. Kabar tersebut disambut gembira oleh kaum muslimin. Namun tidak dengan Umar bin Khattab dan Sayyidina Abu Bakar. Keduanya justru menangis, karena berfirasat akan ditinggalkan oleh Rasulullah.


Kala itu, Nabi Muhammad menyampaikan surah Al Nashr. Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan.Dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong,maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat.


Muzdalifah.



Muzdalifah adalah daerah terbuka di antara Mekkah dan Mina di Arab Saudi yang merupakan tempat jamaah haji diperintahkan untuk singgah dan bermalam setelah bertolak dari Arafah. Muzdhalifah terletak di antara Ma’zamain (dua jalan yang memisahkan dua gunung yang saling berhadapan) Arafah dan lembah Muhassir.


Muzdalifah disebut juga dengan 'Jam'an' karena tempat ini pada masa juga disebut dengan Masy'aril Haram, karena dia masuk wilayah Tanah Haram. Sedangkan Arafah disebut sebagai Masy'aril Halal, karena dia termasuk Tanah Halal. Namun ulama berbeda pendapat dalam penamaan ini.


Di Muzdalifah jamaah haji mengumpulkan batu kerikil yang akan digunakan untuk melempar jumrah. Jamaah Haji Wajib Bermalam di Muzdhalifah


Jamaah haji setelah melaksanakan wukuf di Arafah bergerak menuju Muzdhalifah saat setelah terbenamnya matahari (waktu Maghrib). Di Muzdhalifah jamaah haji melaksanakan shalat Maghrib dan Isya secara digabungkan dan disingkat (jamak-qashar) dan bermalam di sana hingga waktu fajar. Di Muzdhalifah jamaah haji mengumpulkan batu kerikil yang akan digunakan untuk melempar jumrah.


Bermalam di Muzdalifah hukumnya wajib dalam haji. Maka siapa saja yang meninggalkannya diharuskan untuk membayar dam. Dianjurkan untuk mengikuti jejak Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, bermalam hingga memasuki waktu shalat Subuh, kemudian berhenti hingga fajar menguning.


Namun bagi orang-orang yang lemah, seperti kaum wanita, orang-orang tua dan yang seperti mereka, boleh meninggalkan Muzdalifah setelah lewat tengah malam. Setelah shalat Subuh, jamaah haji berangkat menuju ke Mina.


MINA (kota tenda)



Arti Mina itu ada beberapa. Salah satunya tempat berkumpul. Ada lagi istilah nya pertumpahan darah. Karena banyak nya darah yang tumpahkan di dalamnya dari berbagai tragedi Mina.


Atau juga ada riwayat, bahwa setelah Jibril ingin meninggalkan Adam ia berkata " Tamanna" (bercita-citalah, mengharaplah), ia menjawab "atamanna al-Jannah" oleh sebab itu disebut Mina, Karena adanya harapan (Muna)/ (umniyah) untuk masuk surga.


Kota Mina berjarak kurang lebih 7 kilometer dari Mekkah. Sering disebut kota ribuan tenda karena di Mina berdiri ribuan tenda untuk jutaan jamaah haji tiap tahunnya selama musim haji. luas nya 16.8 Km persegi, Mina merupakan lembah di tengah padang pasir.


Mina berada di sebelah Timur kota Makkah, Arab Saudi. Ia terletak di antara Makkah dan Muzdalifah. Selain mendapat julukan kota tenda, Mina juga dikenal sebagai tempat dilaksanakannya kegiatan lempar jumrah dalam ibadah haji


Mina didatangi oleh jamaah haji pada tanggal 8 Dzulhijah atau sehari sebelum wukuf di Arafah. Jamaah haji tinggal di sini sehari semalam sehingga dapat melakukan shalat Dzuhur, Ashar, Maghrib, Isya dan Subuh. Kemudian setelah sholat Subuh tanggal 9 Dzulhijah, jamaah haji berangkat ke Arafah.


Mina juga merupakan tempat atau lokasi penyembelihan binatang kurban. Di Mina ada masjid Khaif, merupakan masjid di mana Nabi Muhammad SAW melakukan shalat dan khutbah ketika berada di Mina saat melaksanakan ibadah haji.


Di Mina terdapat beberapa tempat penting :


Jamarat, yaitu lokasi dimana terdapat ke tiga jumrah, Ula, Wustha dan Aqabah.


Al-Manhar (Jabal Qurban), yaitu lokasi penyembelihan binatang.


Masjid Al-Khaif, yaitu lokasi Nabi Muhammad Salallah Alaihi Wassallam melakukan sholat dan khutbah ketika berada di Mina sewaktu berhaji.


Masjid Al-Bai’ah, yaitu tempat Rasulullah dibai’at oleh orang-orang Anshar yang datang dari Madinah 1 tahun sebelum hijrah.


Rasulullah bersabda "Sesungguhnya Mina itu seperti rahim, ketika terjadi kehamilan, diluaskan oleh Allah Subhana Wa Taala"  


Jama'ah Umroh kembali dari Ziarah. Mereka melaksanakan Sholat Dzuhur di Masjidil Haram dan setelah itu jama’ah kembali ke hotel untuk makan siang dan beristirahat.

__ADS_1


"Istirahat lah Sayang! agar nanti sholat Ashar dan tawaf Sunah enerjik." kala itu ia hendak membaca Al-Qur'an duduk di sofa menghadap Ka'bah.


"Vidio call Twins, ya By Sebentar," ucap Hasna.


"Ya sudah! ingat sebentar saja," pinta Afnan.


"Iya By!" Hasna pun menyambung kan panggilan Vidio call ke ponsel Lintang.


"Assalamu'alaikum Nana," pekik Lintang di dalam Vidio call.


"Wa'alaikum salam Lintang," Hasna pun heboh.


"Mau Vidio call Twins ya Na?" tanya Lintang.


"Iya juga Lin!" jawab Hasna.


"Yah Twins nya di rumah Na, sama baby-G juga. Umi yang minta Anak-anak di rumah. Cause gue baru menemani A'a Dav bertemu Client," ucap Lintang.


"Oh begitu ya Lin. Ya sudah deh nanti atau besok Vidio call Kembali."


"Ngomong-ngomong lo dan A'a Ustadz apa kabar Na?" tanya Lintang.


"Alhamdulillah kami baik Lin. Tuh Ustadz sedang mengaji," ucap Hasna. Mengalihkan layar kamera ke arah Afnan.


"Assalamu'alaikum A'a bro," tiba-tiba saja Ubaydillah nongol di layar ponsel.


Afnan berhenti dari membaca Al-Qur'an sejenak, "Wa'alaikum salam Dek! apa kabar?" sapa Afnan.


"Alhamdulillah, kabar baik A. Masya Allah Kamar nya menghadap Ka'bah A?" takjubnya Ubaydillah. melihat pemandangan di samping Afnan yang nampak jelas pada layar ponsel.


"Iya Dek, Alhamdulillah."


setelah menyapa Ubaydillah. Afnan Kembali membaca Al Qur'an. Sedangkan Hasna kembali mengobrol sebentar dengan Lintang dan Ubaydillah. setelah itu ia Akhiri Vidio call nya.


"By, Nana bobo Sebentar ya!"


"Iya sayang, Byby juga mengantuk nih. Ya sudah seperti biasa, Sayang di kasur Byby di sofa," ucap Afnan. Mereka memisahkan diri untuk sementara selama di Mekkah hingga nanti selesai Umroh. Tujuan nya agar mereka dapat membatasi syahwat mereka.


Akhirnya pun siang itu mereka terlelap karena lelah. setelah masuk Waktu Ashar mereka terbangun dan bergabung kembali dengan Jama’ah umroh untuk melaksanakan Sholat Ashar di Masjidil Haram.


Dan setelah sholat fardhu mereka mengisi ibadah dengan Tawaf Sunnah, Sholat Sunnah, dzikir atau membaca Al-Qur’an. Jama’ah bertahan hingga datang nya waktu Maghrib dan Isya melaksanakan sholat Maghrib serta Sholat Isya di Masjidil Haram dan setelah itu kembali ke hotel untuk makan malam dan beristirahat.


Hingga lah kini hari ke 8, masih di Mekkah. Jama'ah Sholat Shubuh di Masjidil Haram, dan setelah itu kembali ke hotel untuk sarapan pagi.


"Sayang, Setelah Ini kita akan melaksanakan Tawaf Wada atau tawaf selamat tinggal."


"Iya By. Lalu setelah itu By?" tanya Hasna.


"Kita akan kembali ke jedah dan memulai perjalanan bulan madu kita," ucap Afnan tersenyum penuh kemenangan.


"Bisa tidak By, senyuman Byby itu di alokasikan nanti setelah sampai tempat bulan cairan lebih itu," ucap Hasna menyeringai. kini mereka duduk bersebrangan. walaupun bersama dan satu kamar, setelah sampai Mekkah mereka memisahkan diri.


"Hehe si Sayang. Bisa saja kalau bicara!


tidak bisa, Byby sedang merasa bahagia. Alhamdulillah nikmat nya dapat Ibadah ber dua Istri."


Aamiin, "memang senyum bahagia dan mesum nya Byby itu sama ya? seperti nya beda deh. Tahu deh!" batin Hasna memperhatikan suaminya yang sedang senyum senyum sendiri.


"Ya sudah ayo di ma'em sarapan nya. teh tarik nya habis kan agar terasa segar nanti saat tawaf," pinta Afnan.


"Iya Byby sayang!"


----


Jama’ah yang di dalam nya terdapat Afnan dan juga Hasna saat ini melaksanakan Thawaf Wada (tawaf selamat tinggal). Namu saat putara Akhir.


Hasna tergeser oleh orang-orang tinggi besar berpakaian hitam, dan ia pun terhalang oleh mereka. Hingga Afnan yang sudah mulai menjauh tak dapat ia gapai. Begitupun dengan rombongan Umroh mereka seakan lenyap.


"By! Astagfirullah" hanya kata itu yang meluncur dari mulut Hasna. Saat ia melihat punggung Afnan makin menjauh.


"Astaghfirullah. Istri saya tidak ada di sini! Mungkinkah Nana hilang di Masjidil Haram, Pak Haji?" ucap Afnan, saat menyadari Hasna sudah tidak bersama rombongan tersebut.


"Innalillahi. SubhanAllah!" ucap jama'ah lain serempak.


"Astagfirullah, kan biasanya tidak jauh dari pak Afnan. Malah biasa nya Bu Hasna paling semangat dan enerjik di antara kita," ucap ketua rombongan.


"Ini musibah Pak Haji." ucap Afnan.


"Tenang Pak! Saya bantu mencari hingga ketemu.InsyaAllah Ibu Hasna akan kembali bersama kami. Saya akan menyebarkan berita ini ke group whatsApp rombongan lain," ucap ketua rombongan.


"Aamiin. Insha Allah! Terimakasih Pak Haji. Sayang, kamu di mana?"


Bismillahirohmanirohim. Afnan melafalkan Do'a mohon perlindungan.


Bismillahahi aamantu billaahi tawakaltu ‘alallaahi laa haula walaaquawwata illaa billaahil ‘aliyyil Aziim”


Artinya: Dengan nama Alloh aku beriman kepada Allah berserah diri kepada Nya. Tidak ada daya untuk mendapatkan manfaat dan tidak ada kekuatan untuk menolak kejahatan kecuali dengan pertolongan dari Alloh yg Maha Luhur lagi Maha Agung.


Doa kedua dijauhkan dari mara bahaya. Doa yang di anjurkan oleh Rosulullah SAW.


"Bismillahilladzi laa yadhurru ma’asmihi syai’un fil ardhi wa la fis samaa’i wahuwas sami’ul alim."


Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang bersama nama-Nya sesuatu itu tidak berbahaya di bumi dan di langit. Dan Dia Maha Mendengar lagi Mengetahui.”


Sabda Nabi Muhammad SAW: “Ber lindung lah kalian kepada Allah dari keras nya musibah, turunnya kesengsaraan yang terus menerus, buruk nya qadha serta kesenangan musuh atas musibah yang menimpa kalian.” (HR. Bukhari).


Tiba-tiba saja salah satu jama'ah rombongan lain nya ada yang berlari.


"Ada apa Pak?" tanya Ketua rombongan.


"Ada seorang perempuan yang tidak sadarkan diri di Masjidil haram Pak! dan itu jama'ah dari Indonesia!"


"Nana." Gumam Afnan.


Next👉

__ADS_1


"Nah loh kira-kira Hasna kemana?"


Maaf kalau banyak kesalahan dalam penjabaran dan penulisan. Tidak ada maksud lain. Selain hanya ingi mengajak para Readers Agar mencarge iman 🙏🤭 dengan cara dan kemampuan masing-masing tentunya👌🤗😇


__ADS_2