
Sore itu semua pegawai restaurant sudah berkumpul,
Afnan Dan Hasna beserta Ubaydillah baru saja ikut bergabung bersama mereka..
Para pegawai berbisik bisik Tak mengerti, mengapa boss mereka me ngumpul kan nya...
Kali ini Ubaydillah buka suara...
"Asalamualaikum rekan rekan sekalian..."
"Waalaikum Salam".. (jawab para pegawai serempak).
"Mungkin kalian bertanya Tanya, mengapa kalian semua Di suruh berkumpul, sebetul nya tidak ada hal yang serius, ini hanya keinginan dari pak Afnan saja, untuk bertatap muka secara langsung dengan kalian.. "
Ucap Ubaydillah.
Lalu Afnan mulai bicara..
"Asalamualaikum.."
"Waalaikum Salam.." (jawab para pegawai serempak).
"Ehemm.. Alhamdulillah kita masih Di beri kesehatan dan masih bisa berkumpul di sini..
Sebelum nya saya mohon maaf, mungkin tadi siang ada sedikit kekacauan yang membuat pekerjaan kalian sedikit terhambat dan Tak nyaman."
Tutur Afnan.
"Baiklah kekacauan tadi itu bukan tanpa sebab ya... Itu Karena salah satu rekan kalian jatuh pingsan Dan saat ini sedang mejalani perawatan di rumah sakit , namun saya pun belum tahu pasti apa penyebab nya , Dan ini adalah tanggung jawab dari bagian kepala pelayanan sebetul nya, yang harus me mantau terus keadaan bawahan nya..."
Tutur Afnan
" Nanti pak Dian ke kantor saya, ada yang ingin saya bicara kan, Dan bawa serta cv si pekerja yang pingsan tadi "
ucap Afnan
" Baik pak.... " Ucap seseorang yang bernama pak Dian, yaitu sebagai kepala pelayanan.
" Mmm.. Dan baiklah mungkin dari kalian banyak yang bertanya Tanya, siapa gadis yang sedari tadi sudah membuat kekacauan atau kebisingan di restaurant ini, Dan ia juga yang membawa pegawai yang pingsan tadi ke rumah sakit."
ucap Afnan panjang.
"Perkenalkan.. Nama nya adalah Hasna Aulia Zahrani....dan ia adalah istri saya."
ucap Afnan lantang Seraya menggenggam tangan Hasna.
Hasna hanya tersenyum.
Semua pegawai berbisik bisik mesra, begitu mendengar kata Istri dari mulut Afnan.
{istri???.. Serius ya??.. Koq masih sekolah??..cantik..muda ...belia..
Ya ampuun pak Afnaan..}
Begitulah kira kira bisik bisik mesra para pegawai yang Tak percaya Afnan menikahi anak sekolah.
"Masih pakai seragam sekolah???? ," ucap Afnan lagi.
"Ya..Hasna memang masih sekolah , kelas 3 SMA .. Dan kami memutuskan menikah, hanya satu alasan nya, yaitu Karena kami Saling mencintai jadi agar kami tidak
Ber khalwat, yang nantinya akan menimbulkan Fitnah maka lebih baik kami menikah."
Tutur Afnan menjelasakan, ia tahu apa yang Di fikirkan para pegawai nya
" Baiklah saya rasa cukup, Dan saya mohon kerjasama kalian untuk menjadi teamwork yang solid...
Dimana saat teman kalian sakit, kesulitan.. kalian pun tahu,.. Jika ada kendala atau masalah Laporkan kepada atasan kalian Di bagian apa, nanti mereka yang akan menembus pesan/laporan kalian pada pak Ubaydillah selaku asisten saya.."
Ucap Afnan panjang.
__ADS_1
" Baik pak... "Jawaban para pegawai serempak.
"Baiklah mari bersantap, silahkan nikmati hidangan yang sudah tersedia.
jarang jarang Kita dapat bertatap muka seperti ini..."
Ucap Ubaydillah..
Maka, kini semua bersantap ria bersaama boss mereka...
Acara Tatap muka pun selsai, Afnan Dan Hasna kembali ke dalam kantor Afnan.
Dan tak lama Ubaydillah menyusul.
Tak lama pak Dian pun mengetuk pintu kantor, setelah Di persilahkan pak Dian pun masuk...
Kini mereka sama sama duduk di sofa,
Afnan, Ubaydillah, Dan pak Dian.
Hasna Memilih duduk Di kursi kerja nya
Afnan.
"Baiklah pak Dian... Mana cv yang saya butuhkan...."
Pinta Afnan pada pak Dian.
"Ini pak,..." Dian menyodorkan cv yang Di minta
Afnan membaca cv tersebut sembari mengangguk anggu kan kepala nya.
"Sayaaang..." Panggil Afnan pada Hasna, masih dengan cv pegawai itu di tangan nya..
"Iya by..." seru Hasna yang sedang membuka buka aplikasi laptop nya Afnan di meja nya.
"Apa dia ada cerita, keluhan lain yang mengakatkan ia kelelahan..." Tanya Afnan.
Terus Karena dia takut di pecat maka nya dia tidak berani izin by ..." Tutur Hasna
"MasyaAllah.... Terimakasih sayang.." ucap Afnan
"Iya sama sama by.." ucap Hasna.
"Hufff... Astagfirullah... Ampuni hamba ya Allah.. Hamba telah memforsir keringat sesama hamabamu, hingga ia Tak punya keberanian untuk berterus terang karena rasa takut... Ampuni hamba ya Rabb..ampuni hamba yang tidak tahu diri ini."
Ucap Afnan.
Ubaydillah Hasna Dan Dian hanya diam mendengar keresahan Afnan.
" Hmmm ..
Ternyata Itu penyebab nya pak Dian, coba pak Dian data, ada berapa pekerja kita yang bekerja sambil kuliah, yang beriwayat sakit, yang keluarga nya masih Di bawah kesejahteraan Dan yang mengalami kesulitan.
Titah Afnan
" Kita harus beri kelonggaran waktu pak, untuk mereka bisa me ngatur waktu seimbang untuk bekerja dan kuliah, kita juga harus bantu yang sedang kesulitan, yang mempunyai riwayat sakit, kita bentuk team kesejahteraan para pekerja pak, saya tidak mau lagi ada kejadian seperti tadi. "
Tutur Afnan kembali.
"Baik pak.. Nanti saya data..."
Ucap pak Dian.
"Baiklah pak Dian, Terimakasih..
Sore ini saya mau jenguk pegawai itu, apa pak Dian ikut serta..."
afnan lagi.
__ADS_1
"Saya nanti malam saja pak, kebetulan sore ini ada urusan keluarga mendesak."
Jawab Dian.
"Ya sudah pak Dian silahkan, melanjutkan kegiatan nya..
" O ya baik pak, saya permisi.."
" Asalamualaikum.. "
" Waalaikum Salam..... "
" Tolong di siapkan team kesejahteraan untuk team restaurant Ini sob...
Besok adakan rapat hal yang Sama bersama pihak hotel, ada waktu tidak? "
Ucap afnan pada Ubaydillah..
" Emmm... Seperti nya sebelum makan siang ada waktu....ba'da dzuhur ada janji dengan investor lahan tambak..." penjelasan Ubaydillah
" Ya baik.... Ucap Afnan..."
" Kita berangkat ke rumah sakit sekarang ..?"
Sambung Afnan
"Ya bro.. Ana tunggu Di Mobil..." ucap Ubaydillah
"Asalamualaikum...."
"Waalaikum Salam..."
Setelah Ubaydillah keluar Dan menutup pintu...
Afnan menghampiri Hasna yang sedang senyam senyum melihat laptop priabadi Afnan.
"Sedang apa sih sayang, kok senyam senyum sendiri?", tanya Afna pada Hasna..
"Lihat foto byby...iihhh byby lucu.. Dari kecil memang sudah ganteng yaa.. Hihi.." ucap Hasna memuji afnan.
"Sayang bisa saja..." Afnan tersipu
"Oohh...ya sudah, kita ke rumah sakit sekarang?." ajak Afnan
"Uummmm.. Sebentar.. , Nana kangen byby..." ucap nya.
Lalu Hasna naik ke Atas kursi Dan mengalungkan tangan pada leher Afnan, Dan memposisikan tubuh nya di gendongan Afnan, ia melingkarkan kaki nya pada pinggang afanan,lalu ia mengecupi wajah afnan dengan lembut..
Afnan yang mendapat serangan dadakan itu hanya pasrah, ia pun berinisiatif melingkarkan tangan kanan ke panggul Hasna yang kini bergelayut pada pinggang nya , agar Hasna Tak jatuh, Dan tangan kiri nya berpegangan pada sisi meja, menahan tubuh mereka berdua agar tidak tumbang , lalu ia hanya mendongakan wajah nya agar istrinya bisa leluasa mengecupi wajah nya
"Sudah melepas kangen nya??"
Ucap Afnan lembut setengah berbisik, Saat Hasna berhenti mengecupi wajah nya dan kini memeluk nya erat.
"Sudah... Terimakasih by... Love you...."
" Sama sama sayang.. Love you more.. "
"Ya sudah berangkat sekarang,Ubay sudah menunggu lama di Mobil..." ajak nya
"Iya ayo by" ..
Lalu Hasan turun dari gendongan Afnan Dan ngeloyor begitu saja menuju Mobil.. Ia sudah Tak peduli dengan sekitar.. Di susul langkah panjang Afnan yang terlihat sedikit kerepotan , membawa tas sekolah Hasna dan laptop nya....
***************
πππππππππ
Vote
__ADS_1
Like
Komeeenn..πππΊπΊ