Istrinya Ustadz?

Istrinya Ustadz?
Eps 188. Please Marahi Nana


__ADS_3

“Ya saya mencintai nya,sangat amat mencintai nya” ucap Devano mantap setelah ia cukup lama memandang Elyavira.


Mata Elyavira berkaca kaca terharu, ia tidak menyangka Devano akan mengakui cintanya di depan banyak orang,dan ia belum sepenuhnya percaya apa yang di ucapkan Devano itu betulan atau hanya kebohongan semata.


“Bagaimana apa masih kalian akan menaikkan berita ini sebagai isu perzinahan, Alangkah tidak terpuji nya” ucap Afnan tegas.


“Baiklah dengan adanya bukti dan keterangan dari orang yang berada di foto maka,kami percaya!”ucap salah satu warisan.


“Dan saya mohon boikot dan tarik berita kalian mengenai adik saya ini ,baik media cetak maupun online,dalam 24 jam semua harus sudah bersih dan jika masih saya temukan berita tidak benar ini,maka siap siap kami akan membawa nya kejalur hukum atas fitnah dan pencemaran nama baik” tutur Ubaydillah tegas.


“Dan saya juga ingin adanya permohonan maaf 1x24 jam yang di atas namakan Ayah saya yaitu Kyai Qorry Husain Al-jaris,serta atas nama pesantren Hubbul Wathan,jika tidak,maka siap siap saja usaha percetakan kalian gulung tikar” ucap Afnan sedikit mengancam.


kali ini ia betul betul geram pada pemberitaan yang sudah menyangkut pautkan dan memfitnah dengan kejam nama Abi nya serta nama ponpes Hubbul Wathan.


Baiklah, kami mohon maaf dan untuk mengklarifikasi berita miring kemarin?, maka klarifikasi saat ini akan kami muat di laman utama dan kami pastikan permintaan saudara saudara akan kami penuhi.


menjelang Maghrib para warga dan wartawan pun membuabarkan diri.


“kita sholat Maghrib dahulu,nanti malam kita bicarakan masalah ini di rumah kecil,kita tidak boleh diam saja ,kita harus dapatkan si penyebar fitnah” ucap Afnan ,terlihat gejolak liar di dalam matanya,tatapan dingin nya tajam namun entah kemana,rahang nya terlihat mengeras. namun ia tetap mengajak Ubaydillah dan Devano untuk sholat Maghrib berjamaah.


Ubaydillah pun mengerti akan sikap kakak nya itu.


Afnan dan Ubaydillah bergegas ke rumah utama, mereka mandi dan berganti pakaian.


Devano mengantarkan Elyavira terlebih dahulu ke building nya.


Elyavira mengamati Devano,ia tatap wajah Devano dengan sendu.


“Sayang,aku tahu El masih syok ,mandilah jangan tatap Dev seperti itu,Dev merasa tak nyaman sayang!” ucap Devano.


namun Elyavira tidak berbicara ,ia malah menghampiri Devano lalu memeluk nya.


“Terimakasih” ucap nya, dan ia tertunduk malu.


“untuk?”


“Semuanya” ucap Elyavira singkat dan ia menarik Devano mengajak Devano melangkah ke kamar mandi, Devano pun mengerti jika Elyavira mengajak nya mandi bersama.


--------


Ba'da Isya...


Di Ballroom hotel sudah penuh dengan para mantan siswa yang kini sudah lulus dan siap untuk kuliah bahkan mungkin ada yang sudah akan bekerja.


“Waah keren juga hasil dari rancangan lo” ucap Hasna,saat mereka memasuki ruangan tersebut, setelah Adrian menjemput nya bersama Lintang dan Angela dari rumah kecil.


“Aaaah lo bisa saja,ini di bantu dengan om Ubay dan om Afnan koq,ya sudah ayo kalian duduk di sini,dan untuk lo Na,Om ustsdz sudah menyiapkan tempat duduk khusus buat lo yang nyaman untuk lo Na,kalian akan duduk berdekatan, untuk Lintang juga om Ubay sudah menyiapkan tempat duduk dan untuk Ange pasti dong aku siapkan juga” ucap Adrian.


“Ayo, ucap.Hasna dan Lintang.

__ADS_1


“Terimakasih Ryan” ucap Angela.


Dan mereka pun menuju tempat duduk yang sudah di sediakan. setelah menunggu beberapa lama Akhirnya acara porm night pun di mulai.


------


Afnan, Ubaydillah, Devano dan Elyavira kini mereka baru saja tiba di rumah kecil.


“Innalillahi...”ucap Ubaydillah,saat ia yang masuk terlebih dahulu ke dalam ruang Tv,ia terkejut karena amat sangat berserakan.


“Ada apa Dek?” tanya Afnan.


“Tuuhh” tunjuk Ubaydillah pada keadaan kacau balau nya ruang tv tersebut.


“Astagfirullah,hehe Nana..Nana...” Ucap Afnan melihat pemandangan seperti itu malah mengekeh merasa lucu.


Ia lihat kearah kamar Afnan dan Hasna, dari pintu kamar yang terbuka lebar maka itu tak kalah berhamburan nya, sepre,alat makeup, sampah plastik,tisu, pakaian, berserakan dan berantakan, ia pun malah makin melebarkan senyum nya,Afnan sedang membayangkan betapa Istrinya bersenang senang dan menikmati sekali hari ini. sebetulnya Hasna dengan sengaja melakukan itu,membuat rumah kecil itu kacau balau,ia kesal karena Afnan tak menepati janji yang ingin menemaninya ke acara porm night malam ini,dan ia belum tahu kejadian di ponpes.


“Ya ampun ini kerjaannya trio labil bang?, sayang El harus hati hati ya jika nanti kumpul dengan mereka,lihat saja kelakuan mereka” ucap Devano.


“Siapa lagi”, gumam Afnan dan Ubaydillah saling pandang dan tersenyum.


“Hihi,pasti mereka seru seruan deh, biar El bantu membersihkan nya” ucap Elyavira.


“Jangaaaaaaaaan” teriak ketiga pria tersebut.


“Tidak Perlu Elya,besok kami panggil room boy dan room girl saja dari hotel,biar mereka yang akan membersihkan nya” ucap Afnan.


“Ooh begitu Ustadz” ucap Elyavira.


“Loh kok Ustadz, panggil saya abang seperti Dev oke!” ucap Afnan.


“Baiklah bang Ustadz” balas Elyavira.


“Ok kita menyusul bidadari bidadari kita dulu ya Dev, kalian nikmati waktu kalian,di kamar sebelah sana saja Dev,jadi tidak penat melihat keadaan di sini” ucap Ubaydillah.


“Baiklah bang, terimakasih” ucap Devano.


“Untuk menyelidiki siapa penyebar foto besok saja ya Dev, kasihan Elya seperti nya masih terlihat syok,kamu temani, dan buatkan minuman hangat Dev agar lebih rilex,o ya coklat hangat seperti nya bagus Dev” ucap Afnan.


“Oke bang, atur saja” ucap Devano.


Afnan dan Ubaydillah pun pergi ke hotel untuk menyusul istri istri mereka.


Devno membuat kan minuman Hot Chocolate untuk Elyavira.


“Sayang nih hot Chocolate nya,tapi sudah hangat koq” ucap Devano .


“Terimakasih sayang” Elyavira pun meraih gelas berisi hot Chocolate lalu meminum nya,dan setelah selesai minum terlihat coklat menempel pada bibir nya.

__ADS_1


Devano membersihkan coklat pada bibir Elyavira dengan bibir nya,hingga terjadi nya perduelan bibir di antara mereka saling berlomba mempercepat ritme nya dan bibir Devano kini telah beranjak membersihkan kulit leher ,dada dan lain nya milik Elyavira.


setelah lebih dari setengah jam mereka berkegiatan,berlari di tempat ,dan bergulat bukan di arena gulat ,maka sebuah teriakan dari mulut Elyavira pun memenuhi kamar tersebut.


“Dev sakiiitt,hiiikkss, berhenti Dev!”


“Ia,ini berhenti koq” ucap Devano dengan suara berat namun penuh kesabaran,ia menghentikan langkahnya membuat dirinya melepas setatus perjaka nya dengan masih mendekap Elyavira di bawah tubuhnya.


dan setelah dirasa Elyavira cukup tenang dan sanggup untuk menerusakan pelajaran yag saat ini sudah ke tahap berhubungan intim ,maka Devano kembali membuat mereka sama sama berteriak, berdes*ah,dan berakhir dengan sebuah rasa lelah yang memang menjadi tujuan akhir dari pembelajaran mereka.


kini Devano sudah melepas gelar perjakanya, begitupun dengan Elyavira ia sudah tak suci lagi akibat ulah Devano yang mengajak nya belajar bersama mereguk kebahagiaan serta kesempurnaan rumah tangga.


Di hotel.....


Setelah Afnan dan Ubaydillah sampai hotel maka Hasna dan Lintang meninggalkan acara yang belum usai, mereka kembali ke rumah kecil.


Angela akan pulang ke villa di antar Adrian nantinya,dan Afnan mengizinkan asal Adrian membawa teman lainnya.


Kini Afnan dan Hasna sudah berada di dalam mobil , Ubaydillah di balik kemudi dan Lintang di samping nya


“By...”


“Ya sayang?”


“Byby koq tidak marah pada Nana,kan rumah byby berantakan oleh Nana” tanya Hasna.


“Tidak,Byby malah senang itu berarti kamu menikmati waktu mu seharian tadi sayang” goda Afnan seraya mengecup pipi Hasna.


“Iiihh byby marah dong,Nana kan ingin di marahi” ucap Hasna.


“Tidak mau” ucap Afnan.


“Byby ayoo dong marah,kalau byby tidak marah,Nana gak mau bobo bareng Byby” ucap Hasna,bibir bawahnya nya sudah melewati bibir atasnya.


cup


Afnan malah mengecup nya


“please marahi Nana by ,kan seru seperti waktu di kantor polisi Nana tegang banget di marahi byby”


“Sayang, orang tidak ingin marah koq malah di paksa marah,lucu kamu ucap Afnan.


Ubaydillah malah sudah tertawa tawa mendengar permintaan aneh Hasna.


“Kak Ubay stop tertawa,dan Bybyyy... ayok cepat marahi Nannaaaaaaaaa!!!!!”


***********


terimakasih banyak sudah membaca 🙏😍

__ADS_1


__ADS_2