
Beberapa hari berikut nya...
"Sayang yakin nanti tidak mau Di jemput?"
Tanya Afnan ketika mengantar Hasna ke sekolah pagi itu.
"Iya by, biar Nana Di antar Adrian ke rumah Ninen nya.. Dan nanti pulang bareng valentino.." ucap Hasna, sebelum turun dari mobil Dan masih Di pangkuan Afnan ...
"By.. Tuh Adrian, turun sebentar yuk, Biar Nana kenalkan pada byby .." Ajak Hasna saat melihat Adrian baru saja tiba dengan menaiki motor nya...
"Ya..,boleh".. Jawab Afnan
"Kak ubay juga yuk..." Ajak Hasan pada
Ubaydillah
"Oh okke dek Nana... " Ucap Ubaydillah
Saat Hasna keluar dari mobil Di ikuti Afnan Dan Ubaydillah.. Adrian pun yang sehabis memarkirkirkan motor nya, baru saja berjalan menuju pintu gerbang gedung sekolah..
"Yan... Iyaaann.." Panggil Hasna...
Adrian yang sudah hafal Suara Hasna pun menoleh ke arah suara..
"Hai Na.." Lalu ia menghampiri Hasna.
Namun la terkejut saat melihat Afnan ..," Mm.. Om ustadz , om ubay ??" sapa Adrian lalu bersalaman mencium tangan Afnan Dan Ubaydillah..
"Haaaah Kok Adrian kenal byby".. Gumam Hasna dalam hati..
"Ehmm... Kamuu.. Adrian Ahmad kan, putra pak Wiranata Ahmad?" Tanya Afnan..
"Oh iya om ustadz ...".. Jawab Adrian sopan..
"Ya Sudah, tolong titip Nana.. Adrian, Karena kamu putra pak Wiranata, maka saya izinkan kamu brteman dengan Nana.." ucap Afnan.
"Ba.. Baik om.. Adrian akan jaga Nana .." ucap Adrian
"Ya sudah, kami berangkat sayang ,".. pamit afnan pada Hasna,
"Iya by.." Ucap Hasna sembari mencium tangan Afnan dan Afnan mengelus lembut pucuk kepala Hasna..
"Asalamualaikum sayang, belajar yang betul jangan genit, jangan nakal.." Bisik Afnan..
Adrian di buat bingung, ada hubungan apa antara Hasna Dan Afnan..
"Waalaikum salam byy..iya janji Nana tidak aneh aneh, tidak nakal apalagi genit, tenang saja di sini tidak ada cowok semenarik byby..hihi"
Ucap Hasna kembali berbisik pada Afnan..
Afnan tersenyum lega Dan berlalu naik ke Mobil bersama Ubaydillah...
"Na.. Nana.. Eh hubungan lo sama om ustadz gue rasa bukan antara om Dan keponKan.." Selidik Adrian
__ADS_1
"Sssttt... Ambil Hp lo, buka path.. Kalau gue udah kirim pesan langsung hapus.." titah Hasna
Adrian menuruti kemauan Hasna.. Lalu ia mengeluarkan ponsel nya...
Masih ada waktu 15 menit untuk mereka duduk menunggu bel tanda masuk kelas.. Dan kini mereka duduk Di bangku besi yang berada di samping lapangan sekolah...
Tring .. Notifikasi Pesan di path masuk..
[Cepet Na bilang apa hubungan lo Sama om ustadz Afnan ?] Adrian
[Beliau suami gue yan!] Hasna
" Haaaaah serius lo Na.. " Pekik Adrian.
"Dodol, berisik, kan gue bilang di path jangan bersuara" sungut Hasna..
Oooopppss gue lupa, saking terkejut, kok bisa Na?
[kita di jodohkan] Hasna
[Hemm.... Oh gitu] Adrian
[kapan nikah nya?] Adrian
[ satu bulan yang lalu] Hasna
[yah lo na.. Gue gak Di undang sih] Adrian
[gak ada yang gue undang yan] Hasna
Mereka kini bicara normal sambil berjalan menuju kelas..
" Yan ini rahasia loch..." ucap Hasna serius
"Satu buah Ban baru untuk sebuah rahasia.." jawab Adrian
"Eh si oncom, malak nih cerita nya.." ahaha.. Ucap Hasna sembari tertawa..
"Yah Naaa, gue tau Lo banyak uang,laki lo tuh milyuner, cuma buat Ban baru yang harga nya gak sampai 1 juta mah kecil.. Oh gue ngarti sekarang nihh...pantesan Tempo hari gue liat kartu ATM lo Di dompet itu Gold limited cards.. Dan gue tau kali Na.. isi minimal nya.. Gak kurang dari 50 juta bahkan ratusan juta, gue tau lo juga banyak uang, tapi gue belum pernah liat lo ngeluarin ATM yang gold itu. "
" Hadeeh jeli banget mata lo.. " ucap Hasna
" OK, kirim norek nya.. " ucap Hasna lagi
" Hihi.. Makasih Nana.. " ucap Adrian
.
" Tapi pulang sekolah antar gue ke rumah Ninen.." ucap Hasna
" Siap bu boss.." ucap adrian.
" Tuh norek gue.. " ucap Adrian
__ADS_1
" Beuh sigap nyaaa... " ledek Hasna
"Mmm... BenTar," Hasna mengetik sesuatu Di ponsel nya..
"Tuh udah masuk yan, 2jt cukup ya.." ucap Hasna
" Eh Na.. Kebanyakan." ucap Adrian merasa tidak enak.
"Udah ambil aja. Ini duit pribai gue..
Jujur aja.. ATM dari ustadz, blm pernah gue gunain. ..." Hasna setengah berbisik pada Adrian
Lalu Hasna mengacungkan jari kelingiking, sebagai tanda perjanjian rahasia, Dan Adrian pun Menyambut jari kelingking itu dengan menautkan jari kelingking nya dengan jari kelingking Hasna .
" Janji... Rahasia... Janji " ucap keduanya secara bersamaan.
Ini lah yang Hasna suka berteman Dengan Adrian, dia percis devano Dan lintang, jika minta ya minta jika memberi ya memberi, Dan Hasna yakin, Adrian setulus lintang Dan devano.
"Eh yan.. Kok ustadz bisa kenal lo sih?'"
"Ya iyalah, bokap gue itu manager Di Hotel nya om ustadz., nah makanya gue pindah dari Jakarta Na, Karena bokap Di angkat jadi manager Di Hotel om ustadz. Tutur Adrian
" Serius lo yan.. Ustadz punya hotel..??"
Tanya Hasna..
" Yaaaelah Naa.. Lo gak tau laki Lu apa.. Dia pemilik hotel Dan resto, itu salah satunya Ladhidh rest and food resto. Ucap Adrian
" Jujur yan, gue tau nya ustadz itu cuma seorang guru ngaji Dan guru agama.. Dia gak pernah ngejabarin profesi atau penghasilan nya...." ucap Hasna
"Pantesan dia bisa ngasih apa aja yang gue pinta." ucap Hasna lagi.
"Tapi gue suka ustadz yang apa adanya yan,."
Sambung Hasna kembali.
Higga terdengar suara Bell masuk..
"Ayo Na.. Udah masuk.. Tuh"
"OK yan, ingat ya rahasia"
"Siiip ibu boss .... '
" Hush... , sekali lagi ngmomg begitu gue gibeng lo.. "
" Ampun nyonya ustadz... Ucap Adrian sembari berlari. " ahahahah....
" Adrian Ahmaaaaaaad......"
***************
Nanti ya visual Adrian menyusul... Hehe
__ADS_1
Vote like komen...🙏 🙏 😇😇💐💐