
Setelah perbincangan denga Umi nya..
Maka Ubaydillah pun beranjak ke kamar Afnan..
Untuk melaksanakan permintaan umi nya ambil air urin untuk tespek
Terlihat Adrian baru saja keluar dari kamar Afnan.
"Asalamualaikum om ubay," ucap Adrian.
"Waalaikum Salam" ucap Ubaydillah
Lalu mereka saling berjabat tangan.
"Apa kabar Adrian?"
Tanya Ubaydillah
"Alhamdulillah kabar baik om"
Ucap Adrian.
"Oh alhamdulillah " ucap Ubaydillah
"Adrian pamit pulang om"
ucap Adrian
"Oh iya, Adrian"
" Asalamualaikum... om ubay"
"Waalaikum Salam..... Adrian"
Tok tok... Ubay mengetuk pintu kamar Afnan..
"Asalamualaikum.." Ucap Ubaydillah
"Waalaikum Salam... Masuk"
Ucap nya dari dalam..
Lalu Ubaydillah pun masuk ke dalam kamar Afnan.
Terlihat Hasna sedang berkutat dengan tugas sekolah nya di meja kerja Afnan di sudut ruangan yang menghadap ke arah kaca besar Dan Di suguh kan pemandangan kolam, ikan, persawahan Dan taman samping area ponpes.
"Asalamualaikum A'a bro..." Ucap Ubaydillah.
"Waalaikum Salam.. Dedek sob.." ucap Afnan
Afnan tengah duduk Di sofa memangku laptop, seperti nya ia sedang me ngecek pekerjaan nya...
"Asalamualaikum dek Nana" . Sapa Ubaydillah
"Waalaikum Salam.. Kak ubay.."
Ucap hasna, menoleh sebentar lalu fokus lagi pada tugas tugas nya.
"A.. Kata Umi di suruh ambil air urin untuk di test..."
Ucap Ubaydillah sembari duduk Di samping Afnan.
"Test apa dek,?"
Tanya Afnan
"Wah dedek kurang faham A, poko nya Test aja, nanti Tanya kan pada umi untuk lebih jelas nya.."
Ucap Ubaydillah
"Ya sudah ayo" , ajak Afnan .
Lalu mereka pun masuk ke dalam kamar kami..
Hasna yang melihat itu, namun tidak mengerti apa yang akan mereka lalukukan,ia hanya mengangkat bahu, lalu melanjutkan tugas sekolah nya.
Tak lama Ubaydillah Dan Afnan keluar dari kamar mandi .
"Ya sudah nanti ini di kasih ke Umi ya A..
Dedek bawa dulu... Vonis Dan segala penghakiman ada Di tangan Umi.."
ucap Ubaydillah seraya mengangkat kedua belah tangan dengan lebay nya.
"Ya sudah sanah,.
Eh itu di Hotel ada Kendala Tidak?" Tanya Afnan.
"Semua aman lancar terkendali A'a sayang, itu semua Karena Ubaydillah.."
Ucap nya menepuk dada.
"Ahhadeeh sombong,..
Sudah sana.. sana.. Sana , Kasihan Nana tidak berkonsentrasi ,
kalau dedek lama lama di sini.
Usir Afnan
" Heeuumm ngusiirr ... Aih dasar desye A'a Tak punya perasaan.." ucap Ubaydillah bergaya ngondek
" Sekali lagi ngondek, A'a jejelin lipstik kamu ya dek..."
Ucap Afnan sembari mengangkat laptop nya siap Di lempar ke pada Ubaydillah, namun tentu saja itu tidak betulan..
" Ampun A..ampuuun
Asalamualaikum A'a yang kejaaaam "
Teriak Ubaydillah sembari berlari keluar kamar
" Waalaikum Salam.. Ceehs A'a kejam.. dedek rese.." Gumam Afnan.
__ADS_1
Hasna hanya senyam senyum Dan geleng geleng kepala..
"Sayang.. masih banyak, tugas sekolah nya?
Tanya Afnan sembari menghampiri hasna Dan mengelus rambut Hasna.
" Mmm.. Yang lain sudah selsai, cuma ini Fisika, ada Tiga nomor Nana belum mengerti." Ucap Hasna..
" Mm.. Coba byby lihat... " ucap Afnan
" Ini by.. Nomor ini, ini, sama ini.." tunjuk Hasna pada buku tugas nya.
"Ooohhh....itu sih harus cari rumus dasar nya dulu, baru nanti Di gabung dengan rumus umum" .ucap Afnan
"Mari byby bantu,"
ucap nya
Lalu Afnan mempersilahkan Hasna berdiri Dan keluar dari kursi lalu afnan yang duduk Di kursi Dan kini Hasna duduk Di pangkuan Afnan.
Mereka pun terlarut Dengan tugas sekolah Hasna
_________________
Kessokan paginya.....
Saat Ubaydillah Dan kyai sarapan Di meja makan..
"Dek tespek kemarin mana, umi belum lihat."
Ucap Umi kyai.
"Ada mi, sebentar dedek Ambil." Ucap Ubaydillah,
Lalu berlalu ke arah kamar nya,
Tak lama Ubaydillah kembali dengan tespek Di tangan nya.
"Nih mi tespek nya ..."
Ubaydillah menyodorkan tespek pada umi kyai, Dan duduk kembali Di kursi makan , untuk melanjutkan sarapan nya.
"O iya sayang terimakasih,"
ucap Umi.. Sembari meraih tespek dari tangan Ubaydillah
Lalu Umi Kyai memeriksa tespek tersebut, namun terlihat sebuah kekecewaan dari raut wajah nya Dan kebingungan dari kerutan Di dahi nya .
"ABi... Dek.... Umi ke kamar A'a dulu ya.."
Ucap nya.
"Ada apa memang nya mi" , ucap pak kyai..
"Mmm... Tidak Bi.. Hanya ingin memastikan sesuatu"
ucap Umi.
Pak kyai Dan Ubaydillah menjawab serempak..
"Waalaikum Salam.."
Di kamar Afnan....
Kebetulan pintu kamar Afnan terbuka lebar, terlihat Hasna Dan Afnan sedang sarapan ...
Setelah sebelum nya Ambu Di rumah itu mengantar sarapan ke kamar Afnan .
"Asalamualaikum sayang..." ucap Umi
"Waalaikum Salam..Umi"
Ucap Hasna Dan Afna serempak.
"Mari Makan umi "
tawar kedua nya..
"Terimakasih, umi sudah makan tadi.."
Ucap Umi
"Nana sayang, maaf... boleh Umi meminta air urine Nana kembali,
mungkin yang kemarin siang kurang akurat"
Ucap Umi
"Oh boleh mi," ucap Hasna
"Loh mi, koq air urine Nana ? ." Tanya Afnan.
"Maksud nya sayangg?"
Umi balik bertanya
"Kemarin si dedek itu, minta nya air urine A'a bukan punya Nana"
Jawab Afnan.
"Apppaa...??!!!! Umi kyai Merasa terkejut.
" Deddeeeeeeekkkk...."
Teriak umi kyai..
Umi kyai Yang biasa nya lembut Dan kalem kali ini umi berteriak Dan menggegerkan seusi rumah..
" Uhuuk ukkhh.. "
Ubay yng mendengar namanya Di teriaki terbatuk batuk.
Dan pak kyai yang sedang minum.. "Mbuurhhgh.. Astagfirullah..."
__ADS_1
Air yang sedang ia minum menyembur..
"Astagfirullah... Ada apa tuh Bi.." Tanya Ubaydillah pada pak kyai
"Kurang tahu.." Jawab pak kyai
"Naaah loooh dedek, kamu buat salah apa, sampai umi berteriak gitu"
ledek pk kyai
"Yaaahh Abi, jangan nakutin dedek dong.."
Ucap Ubaydillah
"Ya sudah.. mari kita lihat dek" ajak pak kyai..
"Iya Bi ayo."
Ucap Ubaydillah
Lalu mereka pun menghampiri umi nya di kamar Afnan, Ubaydillah bersembunyi di balik bahu pak kyai ,dengan sesekali mengintai kea arah umi nya.
"Ada apa sih Umi, koq teriak teriak gitu.."
Tanya pak kyaib.
"Ini Bi ..kelakuan si utun nya Abi ... Pantas saja ada yang janggal, masa suruh tespek buat orang hamil yang dia pinta urine nya A'a, bukan urin nya Nana.."
Tutur umi
"Keterlaluan kamu ya dek.. Sini... Biar umi jewer kamu, kriting... kriting deh tuh telingamu"
ucap Umi kyai sembari mengejar Ubaydillah Di balik bahu pak kyai Dan kini ia menjadikan pak kyai sebagai tameng nya
"Dedek jangan ngumpet kamu, sini..
Abi permisi Bi , jangan lagi belain si utun ini yaa"
Ucap Umi.
"Umi maaf mi..dedek tidak mengerti . ."
Ucap Ubaydillah.
"Dasar kamu ya, kamu juga A mau saja mengikuti kesesatan dedek mu"
Ucap Umi.
"Yaahh koq A'a di bawa bawa mi, mana A'a ngerti.."
Sanggah Afnan
"Gaya saja perlente, bisnis Di mana mana cuma hal begini saja tidak faham.
Sini kau dedek... Umi gemesss sama kamu.."
Ucap Umi kembali.
"Aha ahhaa..."
Afnan tertawa lepas ketika melihat Ubaydillah Di kejar umi nya
dan ia tertawa Karena baru tahu bahwa air urin itu harus nya air urin Hasna bukan urin milik nya.
"Rasain kamu dek, iya jewer saja telinga nya umi.." Ahahah
Hasna ikut tereawa
Dan pak kyai hanya mengekeh...
"Umi maaf mi,, ini miss understanding mii.."
Bela Ubaydillah
"Sudah.. sudah.." Ucap pak kyai
.
"Umi bilang kemarin tolong batu A'a mu Ambil air urine... Kan gitu mi"
Ucap Ubaydillah
"Astagfirullah... Umi yang salah de, ya Allah berarti kamu salah ambil air urine..
Di fikir kamu langsung faham.. Maksud umi, Tolong bantu A'a mu ambil air urin punya Nana, harus nya pembicaraan umi ke situ dek, Di fikir umi, kamu mengerti.."
Ucap umi
"Hehe maafkan dedek umi,"
Ubaydillah merangkul umi yang saat ini telah duduk Di sofa menstabilkan nafas nya.
"Iya sudah dedek Juga Tak sepenuh nya salah"
ucap Umi kyai lembut seraya mengacak rambut Ubaydillah.
Afnan yang melihat itu, ia menghampiri umi nya dan ikut merangkul umi nya,
"maafkan A'a juga ya mi, sudah menurut saja Sama si dedek,"
Ucap Afnan
Hasna ikut merangkul umi dari samping tubuh Afnan..
Pak kyai hanya berdiri dengan cool nya sembari tersenyum Menyaksikan keindahan itu.
Dan tiba tiba... Uuwwheek.. Uhheeekk ouuu..ouuuu...
A'a..... byyyy...
************
😏👌🙏😆😆😇😇😍💐
__ADS_1