Istrinya Ustadz?

Istrinya Ustadz?
Eps 80. Mandi Kucing


__ADS_3

Ba'da maghrib..


mereka baru saja pulang men jenguk pegawai Afnan di rumah sakit, dan Afnan memutuskan pulang ke rumah kecil, Karena Hasna sudah merengek ingin mandi, Dan rumah kecil tempat terdekat dari rumah sakit, ketimbang ponpes .


"Byy..., Nana pingin mandi... Ini sudah tidak nyaman rasa nya..


" Sana byby Tak usah dekat Nana duduk nya, Nana bau.."


ucap nya manja


Dan ia beringsut duduk menjauh dari Afnan.


"Ya sabar dong sayang..iya nanti mandi begitu sampai Di rumah , gak mungkin kan mandi Di sini, atau memang kamu mau mandi Kucing?" ledek Afnan sembari bergeser duduk nya mendekati Hasna.


"Byby... Jauh jauh, aku gak nyaman Byy.. Badan Nana tidak enak untuk Di sentuh sentuh .. Iihh sanaa..." Ucap nya.


Afnan terkekeh geli, kelakuan istrinya itu koq aneh aneh saja.


"O Ya maksud byby.. Mandi kucing itu apa?"


Tanya Hasna


"Ya seperti kucing, mandi nya di jilati, Aku rela deh jadi kucing nya, yang jilati kulit mu sayang, buat mandi Di Mobil" ,


bisik Afnan.


Hihi... Afnan makin gencar meledek Hasna.


"Iihhh shiii... Geliii....Hasna bergidik jiji..


byby jorok iiihh... Sana sana sana ... Aahh sana byyy..." Usir Hasna pada Afnan.


Lalu Afnan pun bergeser menjauh dari Hasna, sambil tetap terkekeh.


"Malam ini Nana gak mau Bobo Sama byby.. Iihh.." Ucap Hasna..


"Loh kenapa??" Tanya Afnan ...


"Takkuuut... Nanti Di mandiin byby, pakai Cara mandi Kuciiing, Di jilat jilat gitu, ii..iihh iisshh.. .." terdengar Suara polos Hasna mirip bergumam, sambil memajukan Bibir nya.


Ubaydillah Di balik kemudi mendengar itu, akhir nya Tak dapat lagi menahan tawa..


"Ahahahaha.. Mandi kucing. Ekhmm Di jilat jilat ekkeiikkkikk..."


Ubaydillah terus saja cekikikan...


"Kak ubaayy... Stop deh ikut ikut ustadz ngeledek Nana.." teriak Hasna.


"Nanti kak ubay sama Ustadz Nana suruh bobo di teras luar.." acam nya..

__ADS_1


"Yakiinn??.." Tanya Afnan


"Memang kamu berani bobo sendiri Di dalam rumah, kalau malam... rumah kecil suka hilang Di telan gelap nya malam looh.." goda Afnan


"By.. Jangan nakut2 tin Nana deehh" ..


candan Afnan Di tanggapi serius oleh Hasna .


Lalu tanpa Hasna sadari ia mengangkat kedua kaki nya ke Atas kursi Mobil dan menekuk lutut nya merapat kan tubuh nya pada Afnan, ia membayangkan jika malam rumah itu hilang di telan gelap malam.. Ia bergidik ngerii..


Afnan berusaha cuek.. Dalam hati ingin ia tertawa, menertawai ketakutan istri nya yang kini telah menyusupkan wajah nya pada bahu nya


"By peluk Nana doong , byby gak liat apa Nana sedang takut by" pinta Hasna..


"Gak gak lihat, tidak mau peluk kamu , malas bauu ..terus tadi Katanya gak boleh dekat dekat.. Ya sudah kenapa juga kamu deket deket byby , nempel nempel lagi . ledek Afnan lagi"


"Euumm Byy... Tolong peluk Nana.." Rengek Hasna sembari menarik narik lengan Afnan.


"Nanti peluk nya kalau kamu sudah mandi," ucap Afnan Tak menghiraukan rengekan hasna,.


"Sekarang by..." rayu hasna


"Nanti..." ucap Afnan


"Sekarang......"


"Nanti .... "


Hasna merajuk Dan duduk mem belakangi Afnan bersender pada lengan Afnan, dengan posisi kaki masih menekuk Dan Di peluk kedua tangan nya..


Tak ada suara lagi dari Hasna.. Satu menit, Lima menit, sepuluh menit...


Lalu Afnan menarik lengan nya ke arah belakang Dan tubuh Hasna sudah jatuh di pangkuan nya, ternyata ia tertidur ..


Heemm.. Bisa tertidur gini, katanya gak nyaman belum mandi.. Dasar bidadari labil, hehe.. Afnan tersenyum


Sembari mengelus lembut kepala Hasna yang kini tertidur pulas Di pangkuan nya .


"Ke rumah kecil aja dek deketan, kalau ke ponpes masih jauh.." ucap Afnan


"Iya A'a bro ." Ucap Ubaydillah..


___________


Kini mereka tiba Di rumah kecil...


Ubaydillah telah lebih dulu masuk ke kamar nya untuk mandi Dan sholat isya.


Hasna Tak juga bangun, Afnan memutuskan menggendong nya ke kamar, lalu Ia meletakan Hasna Di Atas kasur, Dan ia bergegas mandi sembari menyiapakan air hangat Dan aroma therapy untuk Hasna Mndi jika ia terbangun nanti..

__ADS_1


Setelah mandi Afnan berwudhu dan menunaikan sholat isya, serta Tak lupa membaca Al qur'an...


Setelah semua selsai, ia lihat Hasna masih tertidur pulas.


"Na.. Nana sa yaang .. Bangun dong .. Mandi dulu..."


"Na... Mandi dulu sayang..."


Namun hanya geliatan tubuh Hasna, lalu ia tertidur lagi.


"MasyaAllah... Kok lelap sekali siih sayaang ...


Oohh mungkin memang harus mandi Kucing yaa.."


Suara Afan biacara sendiri.


"Okke.. Let's mandi Kucing.. Hihi.."


Ucap Afnan bergumam sendiri..


Lalu ia ke kamar mandi, dan tak lama ia membawa ember kecil berisi air hangat lengkap dengan wash lap Dan handuk , rupanya ia mau me ngelap tubuh Hasna.


"Maaf ya sayang, malam ini kamu mandi Kucing dulu, hehe" ucap Afnan tersenyum.


Lalu Afnan melepaskan pakaian Hasna, namun tubuh Hasna ia tutup menggunakan handuk, jadi tidak terlihat polos, ia me ngelap


Tubuh Hasna dari balik handuk hanya ia Raba perlahan.


Hasna betul betul Tak bergeming dari tidur nya.. Hanya terdengar bergumam kecil sekali sekali ..


Setelah selsai, Tubuh Hasna ia tutup dengan selimut Dan kemudian Afnan mengenakan kembali pakain Hasna Di balik selimut..


"Alhamdulillah selsai juga... MasyaAllah sayang kamu tuh betul betul Tak bangun." "ucap Afnan.


Sebelum ia meninggal kan hasna ke luar kamar, ia merapikan dahulu posisi tidur Hasna, agar Hasna merasa nyaman. Dan tak lupa mencium kening Hasna.


Lalu bergegas keluar kamar untuk mencuci baju seragam Hasna, Karena ia ingat untuk Hasna sekolah besok tidak Ada seragam lagi.


Dan setelah memasukan seragam Hasna ke dalam mesin, ia bercengkrama bersama Ubaydillah di ruang TV sembari menunggu baju Hasna selsai di cuci.


Setelah selsai di cuci, ia menggantungkan baju Hasna untuk ia setrika esok


.


********


Vote


Like

__ADS_1


Komen


__ADS_2