
Warning!! mohon bijak dalam memilih bacaan. Bab ini mengandung konten Adult romantis dan aktivitas suami Istri! khusus untuk yang sudah menikah. Baca skip hingga tengah saja untuk under 18.
"Byyyy! maksud nya?" tanya Hasna.
Continued__
"Iya sayang! pernikahan kita, sebetul nya bukan Karena perjodohan!" pengakuan Afnan.
"Lalu?" tanya Hasna, masih belum mengerti arah pembicaraan Afnan.
"Aku yang menginginkan nya, sayang!" jawab tegas Afnan.
"Sungguh?" tanya Hasna kembali tidak percaya.
"Sungguh! awal nya memang kakek mu yang menyarankan pada Abi agar kita menikah. Namun setelah mendengar cerita mengenai dirimu dari Ninen. Justru Aku malah tertarik akan dirimu. Aku ingin mengenal mu, Aku ingin bersamamu, Aku ingin membahagiakan mu, Aku ingin menjadi bagian dari dirimu, sayang." Tutur Afnan
"Seperti itu By?" tanya Hasna dengan nada haru.
"Iya sayang! Byby sungguh sungguh menginginkan mu, dengan hanya mendengar cerita Ninen. Aku penasaran akan sosok mu! jujur, di antara kekacauan yang kamu buat, hanya satu kali aku merasa kecewa padamu." Ucap Afnan
"Hal Apa itu By?" tanya Hasna.
"Waktu gelang khitbah mu ada di dalam tas yang tertinggal Di saung Ambu dan aku sendiri yang menemukan nya, Ubaydillah yang mengembalikan tas mu ke sekolah." Akhirnya Afnan menceritakan kebenaran tentang tertinggal nya gelang itu.
"What?" Hasna merasa terkejut.
"Sungguh By? jadi Byby yang menemukan nya?" tanya Hasna tidak yakin.
"Iya sayang, niat awal nya mau mencari tahu si pemilik tas itu. Ternyata malah gelang kamu ketarik buku dan jatuh ke lantai. Ketika Byby amati! Aku tahu itu gelang khitbah dari ku. Aku merasa hancur dan kecewa Saat itu. Aku sempat berlari ke luar berharap kamu masih ada di sana! namun kamu seperti nya sudah pergi. Bukan masalah nominal, ma'af! tapi itu masalah Harga diri sayang." Ungkap Afnan.
Hasna hanya diam. Perasaan nya sedang berkecamuk tidak nyaman. Hingga Afnan berkata kembali.
"Namun aku lega, ketika malam itu aku menemui mu, ku lihat kamu habis menangis dan Aku simpulkan, kamu menangis Karena gelang itu. Terlebih kamu menanyakan tentang hukuman yang harus kamu dapat jika kamu menghilang kan gelang itu."
"Ya ampuun Byby. Maaf kan Nana, Nana ceroboh. Ia By, Nana menangis karena merasa bersalah kepada Byby serta keluarga Abi, karena Nana merasa telah menyia nyiakan kepercayaan dan niat baik keluarga Byby! Nana takut dan merasa bersalah waktu itu.
Hukuman apapun akan Nana terima By, untuk menebus kesalahan Nana. Hiks .... hiks!" Hasna terisak.
"Ssstt! sudah! semua nya sudah berlalu. Yakin?" Afnan menenangkan Hasna lalu Afnan bertanya sembari mengelus pipi Hasna dan menyeka air mata Hasna serta menatap Hasna tajam.
"I-Iiyaa By! Aku siap menerima hukuman dari Byby." Tangis Hasna reda.
"Masya Allah. Tanpa kita sadari, Kita pernah bertemu sebelum nya sayang, saat kamu SMP. Ketika kamu menabrak mobil ku,
namun kita tidak bertatap muka.
Andai saja waktu itu, aku turun dari mobil, mungkin kita akan bertemu muka." Ucap Afnan lagi.
"Iya By! Nana pun terkejut mendengar nya. Koq waktu itu Byby, tidak turun untuk menemui si penabrak?" tanya Hasna
"Karena waktu itu Byby mau berangkat ke Turki sayang! kalau Byby turun, pasti harus berurusan dulu dan akan memakan waktu, sedangkan pesawat yang hendak Byby tumpangi akan berangkat pukul lima sore." Afnan menjelaskan kepada Hasna.
"Ooh begitu By! dalam rangka apa ke turki?" tanya Hasna kembali.
"Melanjutkan Psca sarjana tingkat akhir sayang. Kala itu sedang merampungkan thesis, jadi satu tahun kemudian Byby sudah dapat stay di Indonesia."
Jawab Afnan
"Terus kemarin kak Ubaydillah, menyinggung tentang meeting video conference dari Turki, maksud nya apa By?" tanya Hasna penuh selidik.
"Oh itu! hmmm..Byby mempunyai beberapa bisnis di sana sayang. Nanti kapan kapan Byby ajak kamu kesana biar tahu." ucap Afnan
"Sungguh By?" Tanya Hasna dengan sumringah. "Tentu sayang!"Jawab Afnan
"By!" Hasna memanggil Afnan dengan lirih.
"Yaaahh!" jawab Afnan dengan lirih pula.
"Kita juga pernah bertemu kan di Jakarta By." Ucap Hasna.
"Waktu.... senggolan di restoran!" Ucap kedua nya serempak.
"Iya! hihi .... si dada beton." Hasna tiba tiba terkekeh..
"Maksud mu, sayang?" tanya Afnan.
"Jadi Waktu hampir jatuh itu, terus kan Byby reflek menarik tangan ku! dan tanpa sengaja juga tubuh ku, mendarat di pelukan Byby, kening ku kepentok dada Byby waktu itu, lumayan sakit By , maka nya aku berfikir itu dada atau beton gitu. Hihi!" tutur Hasna
"Hehe bisa saja kamu. Dada ku juga sakit kena kepala kamu sayang! tiga hari baru hilang rasa sakit nya." ucap pengakuan Afnan.
"Ya ampuunn By!" pekik Hasna sedikit terkejut.
__ADS_1
"Kamu, mengenali aku tidak, waktu pertama kali bertemu di rumah Kakek mu?" tanya Afnan.
"Mmm .... awal nya tidak! aku baru sadar kalau Byby itu si dada beton, waktu Byby mengajak ku bicara di luar itu." jawab Hasna.
"Yang kamu pakai baju sexy itu kan?" tanya Afnan.
"Hihi.... ia By!" jawab Hasna merasa lucu ingat kejadian itu.
"Nana sengaja pakai baju itu, agar Byby membatalkan lamaran nya." sambung Hasna kembali.
"Nakal kamu yah. Kamu tahu tidak, gara gara baju sexy mu itu, aku tersiksa semalaman Nahan sesuatu...hihi." Ucap Afnan malu.
"Ma'afkan Nana By!Hehe." seru Hasna
"MasyaAllah ... SubhanAllah ....
ternyata jodoh Byby sebetul nya kamu, yang memang pernah di takdirkan bertemu sebelum nya!
Ya Allah sungguh indah tekateki takdir Mu ya Rabb." ucap Afnan
"By." Hasna memanggil Afnan Kembali dengan pelan. "Euumm." gumam Afnan.
"Byby waktu di Jakarta itu sedang apa?" tanya Hasna
"Sedang ada pertemuan antar pemegang saham gabungan sayang, Karena waktu kami terbatas dan pertemuan mendadak, jadi kita cari tempat alternatif terdekat yaitu restoran yang kami rintis, maksud nya Byby serta Ubaydillah." Tutur Afnan
"Waahh berarti itu restoran milik Byby?" tanya Hasna antusias
"Ya bisa di bilang begitu." Jawab Afnan.
"Oumm! tahu gitu, Aku minta gratis deh! buat ganti rugi Karena sudah tersenggol Byby. Hehe," Ucap Hasna sembari nyengir.
"Eh tapi gak pa pa deh, yang nyenggol cowok ganteng. Hihi!
malah aku berharap sering seringlah ke senggol cowok ganteng ahahaha." celoteh Hasna kembali.
"Emmm mau nya! Dasar Genit."
Afnan mencubit ujung hidung Hasna.
"Nah kamu sendiri sedang apa di restoran itu?" Afnan balik bertanya.
"Aku sedang memodifikasi motor ku. Karena masih lama, maka Aku makan siang dulu di restoran itu. Karena tempat nya paling dekat dengan bengkel motor Aji.
"Oh Iya Byby tahu! sempat ngecek kondisi ban mobil Byby di bengkel depan! namun Byby tidak tahu yang mana Aji! balapan Mobil, sayang?" tanya afnan
"Bukan! tapi motor. Balapan liar By! sssstttt." Bisik Hasna Jujur.
"Ya ampuun sayang!"Afnan sedikit terkejut. "Ternyata hobby mu tidak hanya balapan mobil dan pergi clubbing. Nakal kamu yah. Sejak kapan kamu balapan liar dan pergi clubbing ?" tanya Afnan pada Akhirnya.
"Ya begitulah By! Nana merasa sendiri setelah tinggal berjauhan dengan Papa dan Mama. Jadi pelampiasan nya seru-seruan di luar! Nana mulai balapan pokok nya setelah SMA. Setelah aku punya kartu tanda pengenal dan memiliki SIM" penjelasan Hasna.
"Kasihan kamu sayang! harus kehilangan kasih sayang orang tua, saat usia belia yang rentan dengan pergaulan bebas! Insya Allah, Byby akan mencurahkan kasih sayang untuk mu." Ucap Afnan dengan perasaan sedih, sembari mengelus pipi Hasan.
"Sudahlah By! ini takdir hidup Nana! terima kasih By!" balas Hasna dengan tersenyum.
Afnan mengangguk dengan juga tersenyum. "By..." panggil Hasna lembut.
"Iya sayang!" ucap Afnan tak kalah lembut.
"Mmm .... Byby tahu Kristine hamil kan?" tanya Hasna
"Tahu!" jawab Afnan datar.
"Iiikhhh! kenapa, Byby enggak memberitahu Nana? Padahal Nana bertanya, sebab nya Nana bebas tak bersyarat." protes Hasna
"Sayaang. Byby tidak mau membuka aib orang lain. Lalu kamu tahu dari siapa?" tanya Afnan balik.
"Dari Kristine nya langsung!
Kemarin Kristin dan orang tua nya datang ke sekolah. Mereka datang untuk meminta ma'af kepada Nana!" jawab Hasna.
"Oh syukurlah kalau begitu! kan lebih baik tahu dari orang nya langsung." ucap Afnan lembut.
"By!" panggil Hasna kembali dengan lembut nya.
"Ya sayang! Byby bersama mu!" balas Afnan dengan juga bernada lembut.
"Tadi Byby yang tausiyah yah?" tanya Hasna. "Iya sayang. Itu Byby" jawab Afnan.
"Hebat deh tausiyah nya." puji Hasna. "Terima kasih sayang." Balas Afnan.
__ADS_1
"Sama sama Byby sayang! By .... Sebagai penyesalan, Karena Nana sudah teledor dan tidak sengaja meninggalkan gelang khitbah dan menyepelekan kebaikan serta harga diri Byby. Sebagai ungkapan terima kasih juga, karena Byby telah sabar menghadapi kelakuan Nana dan Byby juga telah menyayangi Nana dengan tulus. Maka .... Nana mengizinkan untuk Byby membuka SEGEL nya Aku." Ucap Hasna dengan tersipu malu.
"Akhm .... Uhuk .... uhuk..."
Afnan merasa tersedak Karena terkejut. Padahal ia sedang tidak minum. "Kamu yakin? kamu ikhlas?" tanya Afnan karena ragu. dan takut salah.
"Aku yakin! Aku ikhlas By. Ingin memberikan hak kepada Byby, sebagai hak dan kewajiban suami Istri." jawab Hasna penuh keyakinan.
"Alhamdulillah! baiklah. Nanti malam siap siap akan ku buka SEGEL mu.." ucap Afnan.
"Tidak. Nana mau nya sekarang!" ucap Hasna malu. Hasna menyembunyikan wajah nya di dada Afnan Karena malu.
"Hooo! Afnan terkejut sekaligus senang. "Eeemmm malu malu. Yakiiin sekarang? " Tanya Afnan meyakinkan.
"Hu'uh! Nana sudah siap By!" jawab manjanya Hasna.
"Baiklah. Kamu pernah bertanya kan, sebuas apa Aku? Maka siap siaplah Hasna Aulia Zahrani merasakan taraf kebuasanku." ucap Afnan sambil tersenyum nakal.
"Aaahh Byby. Nana kan malu plus takuuut!!" Pekik Hasna malu.
"Tidak Sayaang! Byby janji akan melakukan nya secara lembut dan perlahan." bisik Afnan meyakinkan.
Lalu mereka pun masuk ke dalam selimut. Di dalam selimut mereka mulai ber aktifitas.
"Aaww By! tunggu! nanti... nanti.. tahan By." Pekik Hasna.
"Ada apa sih! buka sayang." Pinta Afnan dengan berbisik.
"Uumm bukain." Ujar Hasna terdengar rengekan manja.
Afnan pun mengikuti kemauan Hasna dengan penuh sabar.
"Sebentar By!" ucap Hasna kembali. Membuat rasa sabar Afnan sedikit terkikis.
"Apalagi sih sayaaang?" tanya Afnan sudah sedikit kurang sabar.
"Nana maluu." ucap Hasna menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangan.
"Emm.... tadi menggebu tidak mau tunda sampai malam. Sekarang malu!" ledek Afnan.
"Nana takut By!" seru Hasna
"Tidak perlu takut sayang. Insya Allah ini akan sangat mengasyikan." Bujuk Afnan.
Akhir nya tiada batas antara mereka berdua. Afnan melafalkan doa bersenggama terlebih dahulu
"Bismillah, Allahumma jannibnaassyyaithaana wa jannibi syaithoona maarazaqtanaa."
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari (gangguan) setan dan jauhkanlah setan dari rezeki yang Engkau anugerahkan kepada kami." Gumam Afnan melafalkan doa berhubungan intim Suami Istri.
Akhirnya SEGEL nya Hasna sedang berusaha di buka oleh Afnan.
"Sedikit lagi sayang!" ucap Afnan dengan suara parau.
"Awww!" teriak Hasna, mungkin terbentur sesuatu.
"Belum sayang!" ucap Afnan pelan dengan nada lembut.
"Oh belum By?" tanya Hasna pelan setengah berbisik dengan nada polos.
"Belum!" seringai aneh Afnan. "Pertahankan posisi ini, Sayang," ucap Afnan dengan berbisik.
"By! masih lama?" rengek Hasna manja.
"Sebentar lagi, Sayang." Jawab afnan dengan suara berat lebih mirip bergumam.
"Sudah By?" tanya Hasna kembali dengan berbisik.
"Belum! sayang ...."jawab Afnan masih tetap saling berbisik.
"Sebentar sayang. Tahan yah sedikit lagi, segel nya terlalu kuat!" ucap Afnan dengan suara yang semakin parau.
"Uggghhh ...." suara pelan Afnan tepat di telinga Hasna, tedengar penuh kemenangan.
"Aaaa.... Astagfirullah! Sakit By!" pekik Hasna. " Ya Allah. Ini sakiiiitt sekali By! Sakit sekali."
Hikkss.. hiksss....Hasna berucap lirih sambil menangis.
"Sudah jangan menangis, sabar ya! Insya Allah nanti juga rasa sakit nya akan hilang." Rayu Afnan menenangkan Hasna, sembari memeluk nya untuk beberapa detik setelah perjuangan nya membuka segel Hasna.
Lalu .... mereka pun melanjutkan aktifitas suami istri itu, terdengar sesekali desahan, teriakan, rengekan Hasna dan suara suara manja Hasna yang mampu membuat Afnan mengebu gebu di buat nya. Hingga mereka mencapai rasa cukup dan tuntas.
__ADS_1
Akhir nya Afnan berhasil membuka SEGEL nya Hasna. dan kini mereka sudah seutuh nya menjadi Suami Istri.
Bersambung ....