Jodoh Karna Allah

Jodoh Karna Allah
13


__ADS_3

 


Saat ini saya hanya bisa duduk sambil menunduk dalam , Ummi Aisyah kini ketawa kenapa tidak mengatakan apapun sejak tadi . Orang tuaku bahkan tak mengabari apapun kepadaku . Setelah mengabaikan selama 2 pekan kini tiba tiba membawa rombongan anggota keluarga .


 


"Nak Putri emang sedikit pemalu" Ucap mamah ku membuat ku semakin menutup wajah . kenapa harus itu yang dikatakan . saya melirik Ustad Firman rasanya sangat tidak sopan sekali saya .


" Maaf Ustad" Ucapku sambil memberanikan menatap Ustad Firman dan istrinya . Lupakan sisi kiri dimana anaknya berada, saya tak sanggup melihatnya yang kini memang mungkin menertawai ku dalam hatinya .


"Jadi Nak Farhan ini Putri Salsabila perempuan yang mau Ummi kenalkan " Ummi Aisyah memperkenalkan ku dan saya hanya membalas dengan angukkan kecil . Canggung sekali rasanya .


"Iya Ummi, tadi pagi sempat ketemu " Ucapnya mataku terbelalak mendengar nya, saya melihat dengan sengit , apa itu penting mengatakan nya untuk saat ini , tapi kenapa senyumnya itu begitu ramah , dan kenapa dia begitu tenang . Saya menghela nafas mencoba untuk tidak tegang . Tapi bagaimana dia mengingat ku disaat pertemuan itu hanya sekilas .


"Jadi tanya pagi udah ketemu ?" , Ummi Aisyah memastikan itu kepadaku dan kubalas hanya angukkan kecil .

__ADS_1


"Tadi jam istirahat , A Farhan lewat terus teman Putri menyapa mi " . Jawabku gugup , saya melihat Ummi Aisyah 'Saya tak mendapatkan poin kan ' batinku merasa sesak .


"Panggil A'nya udah lancar " kini suara ayahku . Ayah . kenapa ayah berkata seperti itu . Wajahku sudah pasti menjadi merah sekarang . saya menunduk dalam penutup wajahku .


"Iya, udah lancar banget ini mah " kini Ustad Firman yang terdengar .


'Tunggu kenapa seperti ini responnya? ' Saya menatap seluruh orang di ruangan , kenapa semuanya tersenyum seperti itu. Bukan itu point yang ingin kuucapkan .


"Jadi ini anak kami Putri Salsabila Firdaus , mungkin ada nak Farhan atau ustad, ustadz yang ingin ditanyakan dipertemuan ini ? " Ucap ayahku sembari merangkul pundak ku , kenapa harus saya yang menjawab pertanyaan. Kuis dadakan apa ini . Harusnya saya yang bertanya karena tawaran menikah pertama darinya .


"Jadi bagaimana Putri? " Tanya Ummi Aisyah membuatku menata majahnya ragu .


"Umi" Saya bingung harus mengatakan dari mana , saya memegang kedua pipik sambil berfikir sejenak . Saya belum siap jika harus ditanya tanya .


'bismillahrohmanirahmanirrahim' Ucapku dalam hati menguatkan kepercayaan dariku , berharap saya bisa mengutarakan apa yang saya rasakan .

__ADS_1


"Jadi , pertama tama saya berterima kasih dengan kejutan kecilnya , putri nggak tahu ada pertemuan hari ini , jadi putri belum nyiapin apa apa sebelumnya .


"Jika Ada yang bertanya mengenai sifat putri selama ini , Mamah, bapak, dan Umi paling tahu sifat putri seperti apa " Ucapku menjeda menghela nafas pendek, melirik mamahku yang tersenyum ... Bangga kepadaku begitu pula dengan Ayah dan Ummi Aisyah tanpa menyimak ucapanku .


"Tapi pertanyaan mengenai keluarga rumah tangga , rasanya putri belum bisa menjawab nya untuk saat ini . Tapi kalo A Farhan ingin membimbing ku yang masih kekanak-kanakan, insyaallah Putri bersedia" . Kukira setelah mengatakan nya hatiku menjadi lega , tapi kenyataan masih ada ketakutan saat ini .


.


.


.


.


Makasih udah mau mengikuti cerita Jodoh Karena Allah , Saya merasa berterima kasih Udah mau meluangkan waktunya membaca novelku .. Maaf kalo masih ada kesalahan karna saya juga masih belajar untuk bisa disukai semua orang .. heheh jangan lupa like, komen dan vote sebanyak banyaknya .. Makasihh

__ADS_1


__ADS_2