Jodoh Karna Allah

Jodoh Karna Allah
03


__ADS_3

fajar disapa dengan lantunan doa pagi dari pesantren Arrahman , dengan sedikit rasa terkantuk saya mempertahankan mata ku untuk tetap terjaga , atau saya akan mendapatkan hukumana berdiri didepan lira ratus santri putri sampai doa terakhir , saya mengedarkan penglihatan ku , saat melihat


Vania sudah berdiri. pasti ia ketahuan oleh pengurus pondok . Saya semakin ketat untuk menjaga mataku untuk tidak terpemjam.


" shadaqallahul adzim". Ucapku dengan semangat namun berbeda dengan tubuhku yang kini roboh di hamparan sajadah ku, semakin saya memejamkan mata, saya akan tidur sampai jam 6 pagi disini , seperti biasanya . saya tersenyum bangga banyak sekeliling ku juga berbaring diatas juga , ada juga berlarian berebutan kamar mandi , saya tidak sendiri.


Beruntung saya bangun jam setengah empat pagi untuk mandi , dan bergegas ke mushola , jam empat kurang bahkan sudah banyak orang yang menulaikan ibadah sholat malam . alasan kuat saat terkantuk dzikir diwaktu pagi .


 


bunyi jam tanganku menandakan sekarang jam enam pagi , saya merapikan mukena yang masih terpakai , dan bergegas untuk sarapan pagi ditempat ruang makan yang telah disediakan , yang biasa disebut mat'am .


 

__ADS_1


alih-alih saya sarapan terlebih dulu, lalu bergegas ke asrama untuk mengganti pakaian dengan seragam , tak lupa Bros bunga yang terpajang di kerudung panjang ku . kerudung panjang satu jengkal diatas bahu wajib , atau guntik akan mengoyak kudung ku , selalu ada saat inpeksi dadakan.


dengan kotak makan, saya memilih membawah bekal di kelas , antriannya cukup panjang masih ada antrian sepuluh orang di depanku , padahal aku mengantri sejak delapan menit yang lalu . antrianku selalu terputus oleh orang-orang Orang yang terlalu lapar atau tidak tahan berdiri . dibelakanku masih ada puluhan berdiri mengantri


Lauk makanan hari ini sayur kacang panjang dan orek tempe, dan kerupuk. "Put , berangkat barang ya." ucap Sinta teman kelasku .


"Saya tunggu di depan ya" Sambil melambaikan tangan . Saya mengisi botol kosong di air galon yang terletak didepan dapur . didepan Asrama memakai kaos putih dengan sepatu wajib yaitu sepatu pantofel.


" Tumbeng berangkat pagi " tanyaku tak biasa, biasanya ia akan berangkat sepuluh menit sebelum masuk , dan kini masih ada tiga puluh menit saat masuk . " Mau beli bubur ayam di kan Husni , gak Godang kacang panjang". Ucapnya sambil terkekeh menampakkan eyesmile yang begitu ramah , siapa yang tak kenal bubur ayam kan Husni , dua puluh ribu udah bisa kenyam . bayar tiga puluh ribu bodus ayam suwir lebih dan lima puluh ribu udah lengkap dengan telur puyuh pindang , kami berangkat bersama , jarak diasrawa ke sekolah tidak jauh , hanya sebatas tangga yang terhubung di dua bangunan itu .


kuletakkan tasku hanya satu buah buku tulis dan tempat pensil, alasan kenapa sedikit karena semua bukuku ada di laci meja . Diam diam aku sudah terjebol dua meja dalam 1 tahun .


Saya membuka bekalku, menikmati sarapanku . Waktu bergulir hingga kini jam bel sudah berbunyi , siswapun sudah mendapatkan duduknya, begitupun bekal makananku yang sudah habis kulahap

__ADS_1


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu " Sapa guru yang mengajar yang sudah datang . Ummi shofia akan mengajarkan fikih Islam dijam pelajaran pertama , semua santri putri menjawab salam dengan semangat.


" Wa'alaikum salam warahmatullahi wabarakatu"


" Sebelum memulai pelajaran hari ini, kita akan mulai pagi hari dengan mengucapkan basmalah " . Ucap Ummi Shofia memandu doa , selalu menjadi kegiatan rutin jika memulai dengan doa .


.


.


.


.

__ADS_1


Selamat datang di karyaku , semoga betah dan mohon untuk saran dan kritik nya dan jangan lupa like komen dan vote nya


Makasih


__ADS_2