
>>>> Dek Putri Yang pertama <<<<
"Kenapa pura-pura tidur eum ? " Jantungku terpacu cepat saat bisik suaranya menyapa telingaku dengan lembut , rasanya memalukan sekali . Aku membuka mataku perlahan , berguling cepat ke sisi kanan saat ku lihat wajahnya tepat di depanku .
Aku langsung duduk , entah mengapa aku sangat takut jika harus berbaring di sampingnya . A Farhan duduk di sampingku , menyelonjorkan kakinya, di balik selimut tebal . 'Golongan darah A Farhan apa? " Tanyaku mulai mencari topik memecah keheningan dan kegugupan .
"A" Jawabnya singkat , membuatku memberangut kesal mendengarnya . Setidaknya ia harus menanyakan golongan darah ku juga . "Pantas rapi" Topik pembicaraan yang ku anggap bisa panjang justru berhenti begitu saja . Aku meremas tanganku dan pakaianku agar bisa berfikir dengan cepat . Aku butuh bahan pembicaraan , ku edarkan pandanganku pada sekeliling kamar , mencari sesuatu yang menarik untuk di bahas .
"*Belajar Fikihnya udah sampai mana?"
"Bab nikah"
"Bagian*" Deg!! ku lirik wajahnya yang kini begitu bahagia melihat wajah merah ku . Aku hanya menyingir tak bisa berbicara lebih jauh lagi . "A kan ini libur , jangan bahas materi sekolah yah " Bujuk ku tawanya lepas.
"*Grogi ya "
__ADS_1
"Jangan bahas gitu* ... " Jariku menutup mataku , aku merasa sangat malu , ada satu bahasan khusus tentang hubungan suami istri dan dia sedang memancing ku "Putri ... Putri ingin tahu semua tentang Aa Farhan ?" Ucapku menghadap suamiku dengan berani , aku harus cepat bisa mengalihkan perhatiannya .
"Putri mau tanya apa, Biar saya jawab " Farhan merebahkan tubuhnya tengkurap , kedua tangannya menopang kepalanya dan matanya menatap aku yang masih duduk di depannya .
"A Farhan kuliah jauh-jauh ke Kairo , emang nggak dapat cewek ya?"
Mendengus itu yang di lakukannya saat aku melontarkan pertanyaan untuknya, ia menggeleng cepat , enggan menjawab " *Tapi memang putri beneran penasaran A" .
"Putri sayang ... Aa ke Kairo buat nyari ilmu* " Kenapa nadanya lembut sekali kalau sedang gregetan gitu sih , aku kan jadi deg deg kan . "A Farhan pernah pacaran ya? , Manggil sayangnya lancar banget " Godaku yang dibalas anggukan olehnya " Cakep sih jadi banyak uang mau " Jawabnya dengan teramat percaya diri walau tak bisa di sangkal .
"Putri nggak perna ya , di pesantren terus sih " Ucapannya lagi membuat ku mengdumal kesal , aku uang bertanya tapi aku yang menyesal mendengar jawabannya . Udah lama kok , masih jaman bandel " Ucapnya lagi tak melunturkan kekesalan ku sama sekali .
"*Kan A Farhan bisa bilang nggak pernah punya pacar "
"Bohong dong , nanti kalau kapan-kapan ketemu mantan Aa bisa di sapa"
__ADS_1
"Ku bilang Abi "
"Udah pernah di pukul kok* "
Ku remas tanganku , rasanya aku ingin sekali mengepruk kepalanya namun itu sangat tidak sopan . 'Padahal dia orang pertama di hatiku ' Aku menunduk lama . "Sayang" Panggilnya lagi namun kini ia sudah berada dalam pangkuan ku . Aku mengabaikannya , menahan geli saat kepalanya menggeleng kan ke pangkuan ku .
"Kalau ngambek cantik yah" Rayunya lagi namun aku tak bisa melunturkan rasa kesal ku . "Putri yang pertama kok " Ucapnya lagi membuatku terus menatapnya , senyumnya tersungging dengan mata yang saling yang saling berpandangan dengan ku .
-
-
-
Makasih udah mampir ke sini 😊😊😊 Saya cuma mau mengatakan kalau nanti kedepannya saya gak bisa upload karna ada sedikit pekerjaan dan insyaallah saya akan secepatnya upload kalau udah gak ada urusan .🤗🤗😊😊
__ADS_1
Jadi sekiranya kalau mau Ki menunggu baca Ki lagi karya yang satu berjudul The Ex's Betrayal . Ini menceritakan sama-sama di kianati oleh pasangan masing-masing lalu memutuskan untuk menikah tanpa adanya rasa cinta , kasih sayang dan **** ,😱🙏🙏 Semoga anda suka 😍😍😍
Makasih