Jodoh Karna Allah

Jodoh Karna Allah
15


__ADS_3

"Tes Satu, dua , tiga , Kepada seluruh santri Wati pesantren Arrahman diharapkan berkumpul di lapangan , untuk bersenam pagi" .


"Sekali lagi Untuk kepada seluruh santri Wati pesantren Arrahman diharapkan berkumpul di lapangan , untuk menjalankan senam pagi . diberikan waktu 5 menit untuk bersiap siap.


"kegaduhan terjadi di asrama putri , selepas subuh sebagian santri memilih untuk tidur kembali hingga membuat Kelabakan sendiri .


Putri sendiri masih begitu tenang diatas ranjang sambil mengayunkan kakinya, menyimak kegaduhan yang ada .


"Kaos kaki ku hilang "


"Nih kupinjam kan"


"pinjam jilbab ya"


"Bawa uang ga ?"

__ADS_1


Sampai waktu terhitung tinggal satu menit lagi , para santri sudah berkumpul di teras asrama , berjejer memakai sepatunya , dibelakangnya berjubel antri dan langsung berlari saat hitungan sudah dimulai , atau akan push up 10 kali kita terlambat .


"Waktu tinggal 10 detik lagi"


"Sepuluh" Beberapa santri berlari hanya memakai kaos kaki menuju gelombolan kedisplinan yang tengah terjaga , jika sudah melewati kedisplinan berarti sudah dianggap aman , bahkan masih ada di dalam kamar yang baru bangun .


"Sembilang" hitungan terus berjalan , para santri berdusal untuk keluar ,


"Delapan" Tak ada sepatu , sendal pun jadi menjadi alternatif santri yang tak ingin berlama , lagi pula tidak ada kewajiban untuk memakai sepatu .


"Enam" divisi kedisplinan yang dibantu OSIS yang lain mulai berpencar untuk berkeliling kamar untuk beroperasi , selalu ada santri yang pandai bersembunyi .


"Lima" Beberapa santri mulai baru saja keluar kamar dengan santai , santri kelas dua belas tidak ada melawan , setegas apapun OSIS bertugas , Meraka takkan mempan dengan point ancaman . " Ayo semuanya kelapangan " Teriak OSIS dilorong sembari membuka satu persatu pintu kamar santri .


"Wajah wajah malas kakak kelasnya dengan sepatu dijinjing nya keluar dengan santai , mereka tak takut hukuman dan OSIS takut pada mereka .

__ADS_1


"Tiga" Kamar mandi sudah dipastikan kosong karena sudah dicek satu persatu .


"Dua.... Satu " beberapa santri yang terlambat terkena hukuman push up , anak kelas dua belas memilih untuk scouthjump karena engga berkotoran . Pintu asrama dikuci dengan seluruh lampu dimatikan . menyisakan ruang gelap diseluruh lorong . Tak banyak yang berani terdiam diasrama sepi yang memiliki banyak kisah mistis didalamnya .


Senam pagi dilaksanakan dengan ceria , gerakannya ditata dimulai dengan gerakan jalan ditempat , untuk menriles kan menjalar ke gerakan ringan tangan dan gerakan kepala toleh kanan dan kiri , lima lagu diputar menemani senam pagi hari . kantuk yang mendera santri hilang dengan keceriaan lagu pagi hari ini , tiga puluh menit tak terasa dengan gerakan ringan hingga lagu berakhir diputar dan salam ditutup . Para santri berlari dengan cepat bak meraton menuju mat'am (tempat makan ) .


Hari Minggu , harinya nasi goreng dengan penuh harta karum didalamnya , sosis goreng yang bersembunyi dalam lima bakul untuk santri dan 5 toples kecil yang dengan cepat berkurang . Putri termasuk yang kini mencari harta Karun bersama iffah disampingnya , mengabaikan antrian dibelakangnya . Sistem balas dendam memang ada , keduanya dibuat lelah mengantri karena antrian sebelumnya . Dua genggam kerupuk di taburka. di atas nasi goreng .


"Itu Adik kelas membaca bancabe , minta gih" Ujar putri membuat iffah mengangguk . Mereka memang penyuka pedas .


"Boleh minta bancabe?" tanya iffah pada adik kelas yang tak perna gagal ditolak . Mereka terlalu penurut . Ya tentu saja .


....


Jangan kemana-mana masih ada lanjutannya ..

__ADS_1


__ADS_2