Jodoh Karna Allah

Jodoh Karna Allah
08


__ADS_3

Divisi Bahasa Arab sudah mengelompokkan kami , untuk belajar mufrodat ( kata) . Dalam bahasa Arab kami harus menghafalnya . karena keseharian kami menggunakan bahasa Arab dan bahasa Inggris tiap dua pekan . Kali ini kami subjek untuk satu orang , dua orang dan jamak , saya juga bersemangat untuk belajar .


" Huwa , Humaa , Hum " suara nyaring ku ikut memenuhi suara di musholla .


"Hiya , Huma , Hunna "


" Anta , Antumaa , Antum"


"Anti , Antumaa, Antunna"


"Anna , Nahnu" .


Saya sangat suka nada yang diajarkan ukthi Nadia . Kakak Kelasku . Pelajaran bahasa berlangsung riang, Saya sudah menghafalnya dan disetorkan dan bebas melakukan kegiatan lainnya .


 


Seperti saya uang kini mulai sibuk dengan mushaf ditanganku. Hingga suara adzan kembali berkumandang, Kegiatan telah usai. Saatnya untuk shalat isya berjamaah dan dilanjut dengan membaca surat Al Mulk .


 


Serah ini sudah menjadi surah wajib yang harus dihafal santri pesantren Arrahman , karena keutamaan yang ada didalamnya , terlebih surah ini juga tidak terlalu panjang .


Saya mulai melipat mukenah ku dan meletakkannya di atas rak buku yang sudah tertumpuk dengan mukenah santri lainnya .


Sekarang waktunya makan! Saya mengandeng tangan Vania yang kini ada di sampingku .

__ADS_1


" Mau barengan atau sendiri sendiri ? " Tanya Vania kepadaku , Kami memang sering berbagi makanan dalam 1 piring. Saya nampak berfikir sejenak memandang lauk yang ada . Jika ada makanan yang saya suka , saya akan memakan sendiri .


"Wah, saya mau makan sendiri sambil menunjuk makanan sayur Sop dengan ayam goreng , Jabwal makana ayam di pesantren ada 2 kali seminggu , Senin dan Kamis .


Kami makan malam dengan tenang , sesekali ada yang berteriak " Siapa yang piket air galon, air galonnya mau diisi" . teriak salah satu santri yang membuat ku tersenyum , saya sudah mengisi botolku sebelum mengantri untuk mengambil makanan.


"Alhamdulillah sudah kenyang" Ucapku sambil mengelus perut rata ku. "Nikmat paling enak ya Senin Kamis " Sahut Vania yang kubalas dengan angukkan. Kami kembali ke kamar, untuk mengistirahatkan tubuh sejenak , Jam 8 malam akan ada divisi wajib belajar yang akan berkeliling meminta kami untuk keluar dari kamar, masih ada sepuluh menit , saya memejamkan mataku sejenak.


'Padahal tadi tidak kepikiran sama A Farhan karena ada kegiatan pesantren , dikasih jeda sedikit udah kepikiran Ya Allah ' Batinku yang tak bisa menghilangkan tawaran dari Ummi Aisyah .


 


Seluruh Santri akan keluar kamar dalam hitungan sepuluh , Satu ...


 


" Tiga ..." Saya masih bersantai namun menggerakkan kakiku untuk pemanasan .


" Empat... " Suara Bergemuruh di luar sudah bersahutan .


"Lima ..." Pada Hitungan Ini, anak baru yang mulai masuk pada ajaran baru pasti sudah kumpul " .


"Enam..."


"Ayo Put , udah dihitung " tarik Vania membuatku bangkit dari tempat tidur , sedikit tidak rela karna masih ada 3 angka lagi yang bisa ku gunakan untuk tiduran .

__ADS_1


"Ga ada tugas padahal , saya pengen tidur " Ujarku kesal , tidak hanya saya , semua santri seangkatanku tidak membawa buku , hanya bersandar di tembok dan kepala dimiringkan dan kupejamkan mata .


" Saya juga Tidur Ah" saya bersandar di box buku yang dikeluarkan oleh Nafa , adik kelas yang sekamar denganku.


Kamarku ada 4 orang yang di huni .


Saya , Iffah , Nafa , dan Safira . Vania sering bermain dikamarku , dia satu kamar dengan Widya .


Jam tangan ku sedah menunjukkan jam pukul Sembilang , dengan berani s GGC.aya mengacungkan tanganku .


" udah jam Sembilang kak " mereka yang kupanggil kak sebenarnya teman se angkatan ku , seangkatanku memang menjadi petugas asrama , tapi aku ... Sekretaris divisi organisasi di pesantren Arrahman .


"Mari kita Akhiri belajar malam pada hari ini , Alhamdulillahirabbil 'alamin " Pandu Risma yang di bertugas di divisi wajib bersama para rekannya di kanan kirinya .


"Kemudian doa sebelum tidur, Bismillahirrahmanirrahim "


Santriwati berdoa dengan nada mengantuk ,mereka menunduk dan mengencangkan doanya di akhir-akhir bacaan. Dan setelah ditutup dengan kafaratul majris , lorong yang awalnya dipenuhi santri dalam hitungan 10 sudah bersih .


Seperti aku yang kini sudah damai dalam pelukan guling kesayanganku . santriwati dilarang berkeliaran di atas jam 10 . itu juga peraturan pesantren kami yang meminta agar santrinya bisa tidur dibawah jam sepuluh .


 


" Selamat Malam Iffah , Safira , Safa " Ucapku sembari memejamkan mata.


 

__ADS_1


Jangan luka like, vote dan komentar jangan lupa juga kasi 5 bintang. 😘😘 makasih


__ADS_2