
>>>> Sekarang tidur <<<<
"Beneran?" Pertanyaan ku lolos begitu saja dari mulut ku . Seneng . Ada perasaan saat mendengar penuturannya . Dia mengangguk kecil . "Jangan ngambek ya , Aa ga tahu kudu ngapain kalau Putri ngambek " Jelasnya . Mungkinkah ini yang dirasakan orang berpacaran?
Hatiku berdebar senang tanpa karuan . Aku menahan diri untuk tidak mengelus Surai rambutnya . Romance novel yang ku baca , agenda yang ku baca seperti itu selalu berhasil membuatku berdebar .
"A ... Waktu ngomong sama orang tua putri , perasaannya gimana? " Tanyaku perasaan , aku belum banyak bicara dengan orang tuanya , karena rasa Maluku .
"*Perkenalkan , Ibu , Bapak , Nama saya Farhan Dhiaurrahman , Anak dari ustad Firman . Izinkan saya untuk bisa mengenal Ananda Putri Salsabila Firdaus , Kaku banget pokoknya . Terus diketawain "
" Ngapain bawah Abi* ?" Tanyaku lagi .
"Orang dalam , biar diizinin " Aku tak bisa membayangkan seperti apa moment itu terjadi .
"Kenapa Aa mau sih , Padahal CV Putri nggak ada bagus-bagusnya " Tanyaku lagi yang dibalas anggukan olehnya , tapi entah mengapa aku justru semakin kesal melihatnya mengangguk .
"*Soalnya Putri pemalu , Pas pertama ketemu pas dari kantin , Aa udah ngenalin ah ... Dia pemalu "
"Tapi pas ketemuan selanjutnya , lihat Putri senang bangat , ketemu orang tua putri , respon putri , Aku juga ingin disambut kaya gitu kalau ketemu "
"Udah , gitu doang? "
"Pilihan Umi Aisyah yang ke tiga , terus kayaknya sekarang emang udah pilihan yang tepat* " Aku tak bisa menahan diri untuk memainkan rambutnya , kulitnya bersih sekali , warna kulitnya tidak beda jauh denganku .
__ADS_1
"*Kalau bukan cerita Abi , mungkin putri nggak akan tertarik "
"Emang Abi cerita apa aja?"
"Ehem*!" Aku berdehem sejenak sebelum memuai untuk bercerita . "Berbicara soal di mesir , Ustad jadi keinget soal anak ustad yang lagi kuliah di Kairo , dia rajin banget siang dan malam belajar untuk kuliah disana , Ada yang tertarik mengikuti jejaknya?" Ucapku mencoba menirukan ucapan Abi , namun Farhan justru terkekeh .
"Orang tua memang suka melebih-lebihkan. ceritakan ? Padahal Aa cuma main game seharian " Orang tua selalu melebihkan anaknya , bangga terhadap prestasi sekecil apapun yang dimiliki anaknya . Ku habiskan malam ku bercerita dengannya , kesukaanku , hobinya .
"Udah ah, mau tidur besok mau sekolah " Aku berebah kan tubuhku disampingnya . Berhadapan saling memandang dengan tangan yang saling menggenggam . "Udah nih ,mau tidur aja ?" Tanyanya ambigu membuatku kesulitan meneguk ludah .
"Putri takut A " Jujur ku yang memang tidak berani , aku tak bisa membayangkan jika aku mengandung sedang aku dalam pesantren .
"*Ga usah kalau gitu "
"Jangan!"
Deg! Siapapun prianya pasti akan kecewa jika mendapati penolakan , aku benar-benar tidak menolaknya , sungguh .
"Tidur aja yuk, sini peluk " Aku menggeleng , bayanganku terlintas teman-teman ku , aku memejamkan mata pelan .
"*Putri udah hitung tadi , putri ga lagi masa subur sih... Tapi Putri"
"Kenapa dipikirin banget sih, serius Aa nggak minta apapun dari Putri , Putri juga masih kecil di mata Aa* " Dia maju merengkuhku dalam dekapannya .
__ADS_1
"Putri masih pelajar " Elusan lembut tangannya menyentuh pipiku , "Kayak gini aja mas udah bahagia banget " Lagi-lagi dia mengarahkan tanganku pada detak jantungnya yang berdebar kencang , apa dia memang menyukaiku sebanyak itu .
"Putri beruntung punya suami yang se pengertihan A Farhan " Aku mendongak , mencium kedua pipi dan bibirnya .
"*Sayang Aa"
"Iya , sayang putri juga , sekarang tidur ya" .
-
-
-
Bonus visual hehe
Farhan Dhiaurrahman*
Putri Salsabila Firdaus
__ADS_1
*Maaf ya kalau visualnya gak seperti bayangan kita tapi bisa kok kita bayangkan seperti apa menurut yang bagus . 🤗🤗🤗
Jangan lupa tinggalkan jejak like , vote , dan rate 5 bintang .. Hehehe*