Jodoh Karna Allah

Jodoh Karna Allah
38


__ADS_3

>>>> Ingin tahu part 2 <<<<


Bayangan pernikahan yang terlihat menakutkan baginya, bisa di awali dengan usia yang begitu dini . Kini usianya baru menginjak delapan belas tahun . Putri memainkan pensilnya, hingga sebuah wajah yang terukir , wajah pria tampan yang mengalihkan seluruh perhatiannya .


"Siang ini ku Traktir" Ucap Putri dengan nada yang rendah berbisik pada Iffah yang dibalas acungan jempol Setuju . Guru mengajar memulai pelajarannya. Hening, saat ini suasana kelas begitu hening , saat guru menjelaskan materi pembelajaran , nada suara yang pelan Mendayu membuat kelas menjadi sangat hening , bukan karena memperhatikan namun karena kantuk yang mendera bak yang di ceritakan seperti dongeng .


----------------


Jam istirahat berdering , Vania selaku teman terklop Putri berdiri memimpin di depan ruangan " Hello everybody , siang ini kita akan di Traktir oleh Putri Salsabila , budget satu orang sepuluh ribu " Vania mengakhiri pengumuman yang di balas osrakan senang .


"Selamat yaaa" Puji teman-temannya yang kini mengapresiasikan keberaniannya.


"Suamimu bakal sering ke sini gak ?" Tanya Iffah yang dibalas anggukan kecil oleh Putri "Katanya Iyah, tapi Aa Farhan sekarang sedang pergi ke Jakarta " Jawab putri yang membuat teman di sisi kanan kirinya tercengang . Pernikahannya belum terhitung dua hari namun Putri sedang di tinggalkan oleh suaminya.


"Ngapain?" Tanya Iffah sedikit melongo , Salsabila tersenyum tipis . "Kata Aa Farhan dia lagi buat yayasan gitu , yayasan Qur'an, dan dia sedang berguru di sana " Papar Salsabila membuat kedua temannya mengangguk paham .

__ADS_1


" Tapi kok bisa sih di ta'arufan oleh Ummi Aisyah , emang sebelumnya kamu minta di Carikan ya?" Putri menggeleng tebakannya meleset .


"Ummi Aisyah tanya ke Putri , Putri mau nggak nikah muda , terus ku jawab boleh , tapi aku asal aja ngisinya , eh siapa sangka ..aku benar-benar menikah' dengannya " Putri mengulum senyum , kantong sekolah sangat ramai sekarang sesekali adik kelasnya , kakak kelas, guru pengajar ia merasa semua mata meliriknya , menatap ingin tahu .


"*Sudah sejauh mana hubungan kalian?"


"Udah dong, kita kudu istirahat keburu bel selesai*" Putri mencoba mengalihkan perhatiannya . Namun sia-sia karena seorang menyebut namaku keras .


" Pengantin baru udah datang, Nak Putri mau apa? hari ini ibu gratiskan buat pengantin baru di pesantren ini" . Putri hanya tersenyum tipis maraih makanan yang di dapatnya .


"Hubungi aja kali nemuh yang cocok" Jawabku malas namun tak lama sebuah lesan dari Ridwan Kamil "Sungguh pengantin baru itu sangat indah dan banyak seri di wajahnya " .


Bukan satu dua porsi Putri menerima jajanan gratis , Ibu kantin memang sangat royal pada murid yang berprestasi.


"Makasih Sabil" Ucap temannya lagi , suatu traktiran yang di gemborkan lagi tadi . Setiap orang mendapatkan porsi yang sama , hanya saja ikutan lauk yang berbeda.

__ADS_1


"Doain gue semoga cepat nikah ya " Pinta teman-temannya kini namun selalu ada keburukan yang datang saat kebahagiaan berjalan dengan lancar .


Layaknya hati Putri saat ini yang di penuhi keinginan untuk bertemu , rasa rindu yang menderanya . senyumnya sudah menjadi candu baginya . Naman ia harus sabar menunggu waktu yang tak pernah seolah untuk berputar .


"Salsabila di panggil Ummi Aisyah tuh " Cetakan cie terdengar dari teman satu kelasnya . Umi Aisyah udah menunggu di depan pintu .


"Titipan dari Aa Farhan " Ucap Ummi Aisyah .


-


-


-


Mau menyampaikan sesuatu Putri sebenarnya banyak nama panggilnya oleh teman-temannya kadang di panggil putri , Salsabila , kadang juga di panggil Sabil jadi nanti kalau ada panggilan kayak gitu mohon di maklumi ya 😘😘🙏🙏

__ADS_1


Makasih jangan lupa tinggalkan jejak


__ADS_2