
JKA. Libur Akhir Semester .
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Teman-temannya kini mendiamkan Putri karena ulahnya yang membuat temannya iri . Hanya karena ia mengatakan sangat menyukai wangi suaminya. "Udah dong, Masa aku di diamkan terus" Putri sejak tadi mengajak keduanya berbicara namun tak dapat balasan . "Aku ada novel bagus nih, mau ga" Tawar putri namun temannya hanya diam tak membalas.
Ia memilih untuk naik di ranjangnya yang berada di atasnya, menatap kagum novel yang berasil di selundupkannya di bawah ranjangnya . Putri sangat tidak menyukai novel , karena setiap hari ia membukanya ia tak bisa berhenti sampai akhir kecuali pengumuman menyeramkan dari divisi kedisiplinan dan ketika putri mulai membuka novelnya, tidak ada orang yang mengganggunya atau sekedar mengajaknya berbicara ,karena akan membuyarkan fokusnya .
Ia mulai terhanyut dengan novel yang di bacanya sedangkan teman yang di bawahnya sudah masuk alam mimpinya , tidur siang selalu menyenangkan saat sudah selesai mengerjakan ujian dan makan cemilan. Ekspresinya mengikuti alur yang di baca , menjadi sedih melihat tokoh utama yang begitu lemah , namun tak lama ia menyusul temannya ke alam mimpi. Dia tertidur tanpa menyelesaikan novelnya . Cerita dengan tokoh utama yang lemah, ia tak menyukainya . Rasanya seperti ia berkaca diri terlalu jelas .
****
__ADS_1
Sorak kegembiraan dirasakan oleh seluruh santri Arrahman Ummah . Libur panjang pasca ujian , mereka bersemangat untuk itu . Setiap kamar pintunya sudar terbuka lebar dengan tas yang berjejer untuk dibawah pulang . Para wali murid yang menjemputnya kini telah berkumpul untuk mengambil raport untuk putra dan putrinya . Namun diantara wali murid yang berkumpul seorang pemuda , datang . Untuk mengambil raport istrinya . Farhan Dhiaurrahman .
"Adek yang nikah sama santri sini kan?" Tanya seorang wali murid membuat Farhan tidak bisa menahan senyumnya yang mulai mengembang , Pertanyaan yang di dengarnya begitu polos . "Iya Pak" Jawab Farhan dengan senyum ramahnya , "Umur Berapa Dek?" Tanyanya lagi ,"22 Pak" Farhan menjawabnya dengan begitu tenang , meskipun mendapatkan tatapan yang begitu mengejutkan dari pria di depannya .
"Masih kuliah?"
"Udah lulus Pak, akhir tahun kemarin"
"Wah, cepat Yah , Kuliah dimana kalau boleh tahu? Lagi cari referensi buat anak soalnya"
Farhan melambaikan tangan ke arah Putri yang kini sedang menunggu di aula , para santri memang sedang berkumpul di aula sampai jemputannya datang . "Put, dijemput tuh" Ucap Risma sambil menunjuk ke arah Farhan berada sekarang . Senyum Putri melebar saat melihat suaminya menjemputnya , senyumnya yang begitu riang . "Aku pulang duluan yah" Putri pamit pada teman-temannya , adik kelasnya lebih ke mencieciekan , tatapan iri sangat jelas saat putri berdampingan dengan suaminya .
__ADS_1
"Motornya mana?" Tanya Putri mengedarkan pandangannya , tak menemukan motor suaminya . "Kirain bakal bawa banyak barang, jadi aku pinjem mobil teman" Ucap Farhan sambil mengangkat kunci mobil yang ada di tangannya . Putri membekap mulut dengan tubuhnya yang sedikit berputar membelakangi suaminya . Ia tak bisa menahan diri untuk tidak tertawa , tubuhnya sedikit bergetar dan Farhan menyadari itu .
"Jangan di ketawain" Lirih Farhan yang merasa canggung sendiri . "Ya udah, Yuk pulang" Ajak Farhan namun Putri tak bisa berhenti ketawa secepat itu , raut suaminya begitu melas. "Pasti mahal ya?"
"Nggak, Kan pinjam sama teman, ambil kunci terus bawa lari" Farhan terkekeh sendiri dengan cerita karangannya . Farhan mengiring istrinya dengan kursi penumpang dan membukakan pintu untuk istrinya . "Hati-hati tuan putri" Ledek A Farhan membuat Putri Mendelik kesal ."Aku bukan tuan putri" Elak Putri cepat setelah duduk di kursi penumpang.
-
-
-
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak 😊😊😊 Makasih
Jangan lupa baca karya lainnya author 😉😉 Okey👍👍👍