Jurus Pembelah Langit

Jurus Pembelah Langit
PENGUASA BARU HUTAN SUNYI


__ADS_3

Sementara itu perjalanan mawar kencana, Lasmi dan Damar Wungu ke benua timur tidak menemukan halangan apa pun sehingga dalam waktu yang singkat saja mereka bertiga sudah sampai di hutan sunyi.


Mawar kencana yang berjalan paling depan langsung menghentikan langkahnya di pinggir hutan itu kemudian duduk dengan posisi seperti orang bersemedi.


Lasmi dan Damar Wungu merasa heran melihat sikap mawar kencana yang langsung duduk bersemedi itu.


"Apa yang kamu lakukan mawar, memang ada apa dengan hutan ini, bukankah kita tinggal masuk saja"ucap Lasmi.


"Kalau kau mau masuk silahkan saja Lasmi "ucap mawar merasa tidak suka karena konsentrasinya terganggu.


"Baik ,Damar Wungu ayo kita masuk"ajak Lasmi kepada Damar Wungu.


"Baiklah mari kita masuk "


Lasmi dan Damar Wungu pun langsung melangkah masuk kehutan sunyi itu, namun ketika baru beberapa langkah saja kedua orang itu langsung terpental,karena terdorong oleh pagar penghalang yang tidak mereka lihat.


"Akh.... gedebuuuk.... gedebuuuk....!! terdengar suara mengaduh kesakitan dari mereka berdua setelah terbanting cukup keras.


"Ah.. sialan, sebenarnya ada apa dengan hutan ini"ucap Lasmi.


Lasmi dan Damar Wungu kemudian berdiri dan menghampiri mawar kencana yang sedang bersemedi.


"Kalian sudah tahukan,ada kekuatan tersembunyi yang menutupi sepanjang hutan ini, sekarang kalian cepat salurkan tenaga kalian pada tubuh ku untuk membuka segel yang menutupi hutan ini "perintah Mawar Kencana.


Mereka berdua tidak banyak tanya lagi dan langsung duduk di belakang mawar kencana.


Kemudian Lasmi dan Damar Wungu langsung mengerahkan kekuatannya dan menyalurkan tenaga dalamnya ke tubuh mawar kencana.


Setelah merasakan adanya kekuatan yang masuk ke dalam tubuhnya, mawar kencana langsung melepaskan pukulan kearah hutan itu wuuuuus...... duuuaaarrr..... duuuaaarrr..... kekuatan yang memagari hutan itu langsung lenyap seketika.


Mawar kencana mengambil nafas panjang setelah melepaskan pukulan tadi.


"Sekarang ayo kita masuk "ajak mawar kencana.


Lasmi dan Damar Wungu segera mengikuti di belakang mawar kencana, mereka heran kekuatan siapa yang telah memagari hutan itu.


"Mawar, siapa yang telah memagari hutan ini dan apa tujuannya"tanya Lasmi.


"Aku juga merasa heran, padahal hutan ini terlihat biasa-biasa saja, kenapa harus di pagari dengan tenaga dalam segala"sahut Damar Wungu.


"Dengar kalian berdua,hutan ini adalah hutan larangan yang cukup berbahaya, karena di dalam hutan ini terdapat berbagai jenis mahluk yang berbahaya.


Mahluk atau hewan hewan disini mempunyai kekuatan yang tidak bisa di anggap remeh, sudah banyak orang orang yang menjadi korban akibat keganasan mahluk di hutan ini.


Jadi aku peringatkan kepada kalian berdua , untuk jangan bertindak macam macam dan tetap di belakang ku"ucap Mawar Kencana memperingatkan.


"Mengenai siapa yang memagari hutan ini, tentu saja para tetua sekte tujuan mereka melakukan itu supaya para hewan di hutan ini tidak bisa sembarangan keluar"lanjut mawar.


Lasmi dan Damar Wungu sangat terkejut mendengar perkataan dari mawar kencana itu, mereka tidak mengira kalau hutan yang kelihatan sepi dan sunyi ini ternyata menyimpan begitu banyak misteri yang begitu mengerikan.


Setelah mendengar penjelasan seperti itu, mereka berdua pun menuruti apa yang mawar kencana katakan tadi demi keselamatan mereka sendiri.


Mereka bertiga kemudian melesat cepat menyusuri sekitar hutan sunyi itu untuk sesegera mungkin menemukan tumbuhan api ungu sesuai permintaan dari simata iblis.


Lasmi dan Damar Wungu merasa tercengang begitu melihat banyaknya tengkorak manusia yang berserakan di sepanjang jalan yang mereka lewati, jika melihat bekas tulang belulang itu sudah pasti kejadian itu sudah berlangsung lama sekali.


Karena Mawar Kencana sudah hafal dengan situasi hutan itu, segala bahaya pun dapat dihindarinya hingga akhirnya mereka pun menemukan tumbuhan api ungu yang di carinya.


Walaupun mereka sudah menemukan tumbuhan itu tidak serta merta mereka dapat mengambilnya begitu saja,karena di samping tumbuhan itu ada ular besar yang menjaganya, melihat hal itu mawar kencana segera memerintahkan Lasmi dan Damar Wungu untuk segera mundur menjauhi ular itu.


"Apa yang harus kita lakukan mawar"tanya Lasmi.


"Pelan kan suara mu Lasmi jangan sampai membuat ular besar itu terbangun"bisik Mawar Kencana dengan kesal sambil menatap tajam kearahnya.


"maaf mawar aku tadi kelepasan "bisik Lasmi.


"Damar Wungu ,aku akan pancing ular itu, setelah ular itu jauh dari tumbuhan itu kau bergegas mengambilnya"ucap mawar kencana mengatur rencana.


"Dan tugasmu Lasmi ,kau bokong ular itu selagi ular itu sibuk menyerang ku"ucap mawar kencana.


"Baiklah aku mengerti "ucap Lasmi sambil menganggukkan kepalanya.


"Kalau begitu cepat kalian bersembunyi, sementara aku akan segera membangunkan ular besar itu"ucap mawar kencana.


Mawar kencana langsung bergerak mendekati ular itu dengan hati hati, namun baru beberapa tindak saja ia melangkah,ular itu langsung terbangun begitu mendengar langkah kakinya.


Mawar kencana langsung terkejut begitu melihat kepala ular itu memakai tiga mahkota di atas kepalanya.


"Celaka ,Raja ular Baruna"desis Mawar Kencana.


Ular itu memandang tajam ke arah mawar kencana dengan lidahnya menjulur julur keluar, mawar kencana mencoba melangkah mundur dengan pelan pelan, tapi tindakan mawar itu malah membuatnya menjadi marah, karena menganggap mawar kencana mau menyerangnya.


Tiba-tiba... blaaaar..... blaaaar... Lasmi melepaskan pukulannya dan berhasil mengenainya.Raja ular Baruna pun langsung marah dan menyerang ke arah mawar.


Mawar kencana langsung melesat dengan ilmu ringan tubuhnya, sehingga serangan ular tadi tidak jadi mengenainya.


"Lasmi serang dia terus"teriak mawar kencana.


Lasmi pun kembali mengirimkan pukulannya wuuuuus.... wuuuuus... duuuaaarrr.. duuuaaarrr..... ular itu hanya menggeliat beberapa kali seakan tidak merasakan sakit pada pukulan yang di lepaskan oleh Lasmi.


Ular itu kemudian meluncur deras ke arah Lasmi weees.... Lasmi bergerak cepat menghindar dengan ilmu ringan tubuhnya, kemudian ular itu menyemburkan api wuuuuus.... tidak mau terbakar Lasmi langsung menangkis semburan api itu dengan pukulannya wuuuuus... duuuaaarrr Lasmi terpental gedebuuuk....!!!.


Melihat Lasmi terjatuh ular itu langsung menerjangnya weees....mengetahui Lasmi dalam bahaya mawar kencana langsung melepaskan selendangnya wuuuuus....traaaap....traaap... selendang itu berhasil melilit di tubuh ular itu, setelah selendang berhasil melilit di tubuh ular besar itu,mawar kencana langsung menyalurkan tenaga dalamnya ke selendangnya duuuaaarrr..... duuuaaarrr...ular besar itu langsung jatuh ke tanah.


"Damar Wungu saatnya, cepat kau ambil tumbuhan itu"teriak mawar kencana.


Damar Wungu langsung bergerak cepat menuju ke arah tumbuhan api ungu, kemudian ia langsung mencabut tumbuhan itu dan memasukkan ke dalam balik bajunya.


Raja ular Baruna merasa sangat marah ketika mengetahui tumbuhan api ungu itu telah di ambil.Raja ular Baruna mengerahkan kekuatannya dan bret...bret selendang mawar kencana yang melilitnya itu langsung putus berhamburan menjadi berkeping-keping.


"Kita cepat mundur dari sini "teriak mawar kencana dengan rasa panik.


Lasmi dan Damar Wungu langsung bergegas berlari ke arah mawar, namun tiba-tiba wuuuuus..... sebuah semburan api menerjang mereka berdua.Lasmi dan Damar Wungu menjatuhkan dirinya ketanah menghindari semburan api itu.


"Celaka...!!!"ucap mawar kencana tampak gusar.

__ADS_1


Ia kemudian melesat ke arah Lasmi dan Damar Wungu sambil melepaskan pukulannya wuuuuus..... wuuuuus.... duuuaaarrr... duuuaaarrr.... Raja ular Baruna langsung terpelanting,begitu salah satu serangan dari mawar kencana tadi mengenai atas kepalanya.


"Kalian berdua tidak apa apa"tanya mawar kencana.


"Aku baik baik saja mawar"jawab Lasmi.


"Aku juga tidak apa apa"ucap Damar Wungu.


"Apa kalian lihat serangan ku tadi"tanya mawar.


"Ya, rupanya kelemahan ular itu berada di atas kepalanya "ucap Lasmi.


"Kalau begitu tunggu apalagi mari kita habisi dia"ucap Damar Wungu


"Baiklah lalu kita ambil mahkota itu "ucap mawar kencana.


Baru saja mereka berkata seperti itu , sebuah semburan api langsung menerjang ke arah mereka, wuuuuus..... wuuuuus.... mereka bertiga langsung melesat ke udara sehingga semburan api itu hanya mengenai pepohonan.


Raja ular Baruna menatap tajam pada Damar Wungu dengan tatapan tajam sepertinya ia tahu bahwa Damar Wungu yang menyimpan tumbuhan api ungu.


"Sialan ular itu sepertinya mengincar ku"gumam Damar Wungu sambil meningkatkan kewaspadaannya.


Dan benar saja ular itu langsung meluncur ke arahnya.Damar Wungu langsung melepaskan pukulannya yang telah ia siapkan dari tadi wuuuuus.... duuuaaarrr..... namun pukulannya itu tidak berpengaruh apa apa padanya.


Mawar Kencana dan Lasmi tidak tinggal diam mereka berdua langsung berkelebat cepat ke arah Damar Wungu sambil mengirimkan pukulannya wuuuuus.... wuuuuus..wuuuuus..,duuuaaarrr duuuaaarrr pukulan itu tepat mengenai kepalanya hingga membuat ular besar itu terjatuh kembali karena merasakan kesakitan yang luar biasa.


Mawar kencana langsung bergerak cepat dengan jurus seribu selendangnya wuuuuus.... traaaap... traaaap tubuh ular itu langsung terbungkus oleh selendang itu ,lalu Lasmi dan Damar Wungu bergerak cepat menusuk kepala ular yang sudah terbungkus rapat oleh selendang mawar.


kreees..... kreees...... kressss...... tusukan demi tusukan pun mereka berikan pada ular besar itu.


"Matilah kau ular sialan"maki Damar Wungu dengan geram


"Mawar kencana cepat kau akhiri ular sialan ini"teriak Lasmi.


Lasmi dan Damar Wungu segera menjauh dari tubuh ular itu dan kemudian wuuuuus...... duuuaaarrr..... kepala ular itu pecah setelah terkena pukulan dahsyat yang dilepaskan oleh mawar Kencana.


Mereka bertiga menatap ke arah ular yang sudah menggelempar tidak bernyawa itu.


"Akhirnya kita dapat mengalahkannya mawar"ucap Lasmi sambil menjatuhkan dirinya karena kelelahan.


"Aku tidak menyangka akan mendapatkan lawan yang begitu tangguh di hutan ini"sahut Mawar Kencana dengan nafas naik turun.


"Lihat apa itu"seru Damar Wungu ketika melihat tiga cahaya melayang layang di depan mereka.


Lasmi langsung berdiri kembali begitu melihat tiga cahaya melayang layang itu.


"Bukankah itu adalah tiga mahkota ular tadi"ucap Mawar Kencana.


"Kau benar mawar dan sepertinya mahkota itu sedang melayang menuju kemari "ucap Lasmi.


"Kau benar Lasmi "ucap mawar Kencana penuh dengan keheranan.


Lalu mahkota itu meluncur cepat wuuuuus....dan slaaaap..... slaaaap.. langsung masuk kedalam kepala mereka bertiga masing masing.


"Kemana perginya mahkota mahkota itu dan kenapa di telinga ku terdengar berisik sekali"ucap Damar Wungu,ia tidak tahu kalau mahkota itu sudah masuk ke dalam kepalanya.


"Aneh ,aku juga merasakan adanya tenaga dalam yang meluap luap dalam tubuh ku"ucap mawar kencana.


"Apa yang terjadi sebenarnya pada kita"tanya Damar Wungu.


"Jangan jangan mahkota tadi telah bersatu dengan tubuh kita"ucap Mawar Kencana.


"Masuk ke dalam tubuh kita,apa maksud mu mawar"tanya Lasmi.


"Kalian berdua perhatikan aku baik baik "


Mawar Kencana langsung mengerahkan kekuatannya.Lalu ia melepaskan pukulannya ke arah pohon yang sangat besar yang berjarak sepuluh tombak di depannya wuuuuus..... duuuaaarrr.... pohon besar itu langsung tumbang dengan menjadi abu pada bagian yang terkena pukulan itu.


Lasmi dan Damar Wungu terbelalak Mawar Kencana mempunyai kemampuan seperti itu.


"Luar biasa sekali mawar"ucap Damar Wungu dengan berdecak kagum.


"Sekarang cepat kalian berdua lakukan seperti yang aku lakukan tadi"perintah mawar.


Lasmi dan Damar Wungu pun segera melakukan yang Mawar Kencana perintahkan, mereka berdua langsung memilih pohon yang paling besar lalu mereka langsung melepaskan pukulannya wuusss.... duuuaaarrr....!!!!,, ternyata hasilnya persis seperti yang mawar peragakan tadi.


Lasmi dan Damar Wungu sangat terkejut ,ternyata mereka berdua juga mempunyai kemampuan yang sama dengan Mawar Kencana.


"Apakah ini berkat mahkota ular itu Mawar"tanya Damar Wungu.


"Benar ,berkat mahkota raja ular Baruna tadi kita bisa mendapatkan kekuatan sebesar ini"jawab Mawar Kencana.


"Jadi tadi itu raja ular Baruna "ucap Lasmi.


"Iya , aku tidak menyangka kalau kita bertiga mendapatkan kekuatan besar dari ular itu "ucap Mawar Kencana.


"Kalau begitu mari kita memberikan hormat kepada raja ular Baruna" ucap Damar Wungu.


"Baiklah,mari kita berikan hormat padanya "jawab Mawar kencana.


Lalu mereka bertiga menghampiri tempat raja ular Baruna tadi tergeletak, tapi mereka tidak mendapatkan apa apa di tempat itu, bahkan bekas darah yang semula membasahi tempat itu pun hilang seketika.


Mereka bertiga saling melempar pandang penuh dengan keheranan dengan kejadian itu.


"Haaa.... haaaa.... haaa.... dengarkan oleh kalian bertiga, mulai saat ini kalian lah pewaris hutan sunyi ini, seluruh penghuni hutan ini akan patuh pada kalian bertiga, karena kalian telah mewarisi mahkota itu"ucap seseorang yang tiba-tiba berdiri di depan mereka.


Mereka bertiga terperanjat melihat ada seorang kakek kakek yang berdiri ndi hadapan mereka.


"Siapakah kakek ini"tanya Mawar Kencana.


"Aku adalah raja ular Baruna tadi, kalian bertiga telah berhasil mengalahkan aku dengan kerjasama kalian,maka aku hadiah kan tiga mahkota itu pada kalian masing masing dan sekarang aku serahkan kerajaan ku pada kalian bertiga "ucap Kakek itu.


Mereka bertiga saling pandang satu sama lain mendengar pengakuan kakek itu.


Mawar Kencana, Lasmi dan Damar Wungu langsung menjatuhkan diri dihadapan kakek tua yang mengaku bernama raja Baruna itu,kemudian memberikan hormat kepadanya.

__ADS_1


"Kami bertiga mengucapkan terima kasih kepada raja Baruna yang telah bermurah hati memberikan kekuatannya kepada kami"ucap Mawar Kencana mewakili Lasmi dan Damar Wungu.


Raja Baruna mengangguk angguk sambil tersenyum mendengar perkataan Mawar Kencana itu.


"Tadi raja Baruna mengatakan akan menyerahkan kerajaan pada kami bertiga, lalu siapa raja atau ratu di kerajaan itu"tanya Lasmi.


Mendengar pertanyaan Lasmi itu, kemudian raja Baruna mengeluarkan sebuah mutiara sebesar telur puyuh dari telapak tangannya.


"Siapa pun yang dipilih oleh mutiara ini dialah penguasa hutan ini"ucap raja Baruna.


Raja Baruna melepaskan mutiara di tangannya, mutiara itu lalu melayang layang melewati mereka bertiga beberapa kali dan kemudian hilang di atas kepala Mawar Kencana.


Lasmi dan Damar Wungu tercekat begitu melihat mutiara itu menyatu dengan tubuh Mawar Kencana.


"Hormat kami Gusti Ratu"ucap Lasmi dan Damar Wungu tiba tiba langsung memberikan hormat kepada Mawar Kencana yang ada di sampingnya.


Mawar kencana merasa heran dengan sikap yang di tunjukkan oleh Lasmi dan Damar Wungu itu,ia lalu menatap ke arah raja Baruna seakan minta penjelasan.


"Kau tidak perlu heran Mawar, mereka berdua akan senantiasa patuh dan setia pada mu ,karena mahkota yang mereka kenakan itu adalah mahkota kepatuhan dan pengabdian"ucap raja Baruna menjelaskan.


Mawar kencana pun akhirnya mengerti dengan sikap Lasmi dan Damar Wungu itu.


"Kalau saya memang seorang Ratu lalu di manakah kerajaan saya ,raja Baruna"tanya Mawar Kencana.


"Haaa.....haaaa..... haaaa... Lihat di belakang mu mawar"ucap raja Baruna.


Mawar kencana merasa takjub ketika melihat sebuah istana yang begitu megah berdiri di belakangnya,di depan istana itu terlihat para Senopati dan para prajurit yang sudah siap menyambut kedatangannya.


"Dengan mahkota dan mutiara di tubuh mu, kekuatan mu saat ini sudah semakin tinggi dan sekarang kau bisa sejajar dengan Gandaroma raja dari kerajaan bukit tengkorak iblis"ucap raja Baruna memberi tahu.


Mawar kencana merasa beruntung dalam waktu yang begitu singkat dapat memiliki kekuatan yang begitu besar.


"Seluruh hewan yang ada di benua timur ini akan tunduk pada perintah mu mawar ,selama mahkota dan mutiara itu ada di tubuh mu"ucap raja Baruna kemudian menghilang dari hadapan Mawar Kencana.


Mawar kencana lalu mengajak Lasmi dan Damar Wungu masuk kedalam istana, Para senopati dan seluruh prajurit langsung memberikan hormat kepada mereka bertiga.


"Selamat datang di kerajaan Api ungu Gusti ratu"ucap seorang Senopati.


"Siapa nama mu Senopati "tanya mawar kencana sambil berjalan menuju ke singgasananya.


"Nama saya wisanggrana Gusti ratu"ucap Senopati itu.


"Wirosaketi aku ingin tahu berapa banyak pasukan yang di miliki oleh kerajaan ini"tanya Mawar Kencana.


"Banyak Gusti Ratu sekitar dua puluh ribu pasukan"jawab Senopati wisanggrana.


"Baiklah,sekarang kau boleh pergi"ucap Mawar Kencana.


"Baik Gusti Ratu "ucap Wisanggrana lalu pergi dari hadapan Mawar Kencana.


"Aku tidak menyangka kalau di hutan sunyi ini terdapat istana yang sangat megah begini"ucap Damar Wungu.


"Dan nama kerajaan ini adalah kerajaan Api ungu, berarti nama itu di ambil dari tumbuhan yang kita cari itu Gusti Ratu"ucap Lasmi.


"Benar, aku rasa memang seperti itu asal mulanya"sahut Mawar Kencana.


"Lalu bagaimana dengan tumbuhan ini apakah kita akan mengantarkannya ke bukit tengkorak iblis Gusti Ratu "tanya Damar Wungu.


"Tentu saja ,kita masih harus bekerjasama dengan kerajaan tengkorak iblis, karena aku ingin menuntut balas pada sekte langit atas kematian ibu ku Nyai Konde Mas "ucap Mawar Kencana.


"lalu kapan kita akan berangkat kesana Gusti "tanya Damar Wungu.


"Besok pagi kita bertiga berangkat ke bukit tengkorak iblis "ucap mawar kencana.


Dendam di hati mawar kencana kepada Jaka semakin berkobar setelah dirinya mendapatkan kekuatan dan memiliki banyak pasukan.


Keesokan paginya mawar kencana langsung kembali ke kerajaan tengkorak iblis, dengan kekuatannya yang sekarang ia dapat dengan mudah sampai di sana.


...----------------...


Setelah tiba di kerajaan tengkorak iblis Mawar Kencana langsung memberikan tumbuhan api ungu yang di bawanya kepada Blaraktaji.Karena saat itu simata iblis sedang sibuk berlatih,selama simata iblis sibuk berlatih,saat ini Blaraktaji guru nya lah yang merawat dan mengobati Karadurga.


Setelah beberapa hari menjalani latihan yang cukup berat dan sangat menyiksa si mata iblis dan Barakasura akhirnya berhasil mencapai tingkat tertinggi dari ilmu yang dipelajarinya.


Mereka berdua merasa sangat puas dengan hasil yang di capai nya, Blaraktaji sang guru pun merasa senang melihat kedua muridnya sudah mencapai tingkat tertingginya, karena tidak sia sia dirinya menjaga dan mengawasi mereka siang dan malam .


simata iblis dan Barakasura segera menghampiri Blaraktaji yang saat itu sedang duduk bersemedi dengan mata terpejam.


"Kami berdua telah berhasil guru"ucap simata iblis sambil memberikan hormat kepada Blaraktaji gurunya.


"Saya ucapkan terima kasih atas bimbingan dan penjagaan guru pada kami berdua"ucap Barakasura yang juga memberi hormat pada gurunya itu.


Blaraktaji kemudian membuka matanya pelan pelan setelah mendengar perkataan dari dua muridnya itu.


"Aku sudah tahu bahwa kalian mampu menyempurnakan ilmu itu, saya harap kalian berdua mampu menjadi benteng tangguh kerajaan tengkorak iblis ini"ucap Blaraktaji.


"Pasti guru,kami akan memberikan yang terbaik untuk kerajaan ini, bukan begitu Barakasura "ucap simata iblis.


"Benar guru,kami akan membantu Gusti prabu Gandaroma untuk meraih cita-citanya "sahut Barakasura.


"Bagus...bagus aku cukup senang mendengarnya "ucap Blaraktaji.


"Maaf guru,aku ingin tahu bagaimana keadaan Karadurga saat ini"tanya simata iblis.


"Dia baik baik saja saat ini,kamu tidak perlu mengkhawatirkan dia"jawab Blaraktaji.


"Apa sekarang dia sudah sembuh guru "tanya si mata iblis ingin tahu.


"Benar dia telah sembuh setelah mawar kencana berhasil menemukan tumbuhan api ungu"sahut Blaraktaji.


"Syukurlah kalau begitu "ucap Barakasura merasa senang.


"Sekarang dia ada di mana guru,aku ingin bertemu dengannya "ucap simata iblis dengan tidak sabar.


" untuk saat ini kau tidak boleh ganggu dia karena, sekarang ini dia sedang semedi untuk meningkatkan kembali tenaga dalamnya "jawab Blaraktaji.

__ADS_1


"Mata iblis tenangkan dirimu tunggu sampai dia menyelesaikan semedi "ucap Barakasura.


"Baiklah akan aku tunggu sampai dia menyelesaikan semedinya "sahut si mata iblis.


__ADS_2