Kaisar Bisnis

Kaisar Bisnis
Blue Moon


__ADS_3

Lance Cade berhasil di rekrut, di bawah perintahnya, dan Bastian berhasil membangkitkan inisiatif dan antusias Lance untuk bekerja.


Kini, Bastian semakin percaya diri dalam keberhasilan misinya.


"Eh?"


Ponselnya berdering, terlihat nama Brian di layarnya.


"Halo."


[Halo, tuan Sharga, Queen Sharmell telah setuju dan menandatangani kontraknya. Dia bisa mulai bekerja kapan saja.]


Suara hormat Brian datang dari sisi jauh ponsel.


"Oke, aku mengerti."


Segala sesuatunya di selesaikan dengan cukup cepat.


Bastian menutup telpon dan menikmati kopi dengan santai.


"Akuisisi atau masalah sepele terkait perusahaan akan ku serahkan kepada Lance untuk di urus, aku hanya perlu menandatangani kontrak resmi saat perusahaan selesai di ambil alih."


"Sangat mudah menjadi seorang pengawas, tapi aku masih harus mengendalikan kondisi secara menyeluruh. Bagaimanapun misi ini sangat penting."


Bastian menundukkan kepada dan merenung setelah meletakkan cangkir kopinya.


"Sekarang ini tidak ada misi sampingan dan mendesak, sementara ini juga aku menganggur, berarti sekarang saatnya membeli rumah."


Bastian belakang ini sibuk dengan misi setelah mendapatkan sistem dan tidak punya waktu untuk membeli rumah. Meskipun Kings Park Hotel adalah hotel bintang lima yang sangat mewah, nyaman dan layanannya sangat baik, dia tidak bisa tinggal di hotel selamanya.


Eh?


Memikirkan sebuah rumah, mata Bastian berkedip kedip, mengingat nama seseorang.


Yoko Zuna!


Real estate adalah salah satu dari dua industri yang di pegang Zuna Group. Mereka telah mengembangkan banyak bangunan dan villa.


Jika Bastian ingin membeli rumah, dia bisa meminta saran yang baik dari mereka.


Tanpa berpikir panjang, Bastian tidak ragu langsung menghubungi ponsel Yoko.


[Hahaha, Bastian! Bagaimana? Cepat sekali kamu merindukanku?]


Suara renyah datang dari ponsel dengan candaan Yoko.


Bastian tidak bisa menahan tawanya, dan setelah berbasa basi, dia langsung menjelaskan tujuannya.


[Kamu bertanya kepada orang yang tepat! Aku tahu semuanya tentang properti di Sidni.]

__ADS_1


Yoko berkata dengan sedikit puas di dirinya.


[Dan kamu bertanya pada waktu yang tepat. Zuna Group bekerja sama dengan perusahaan lain untuk membangun area villa bernama Blue Moon, dan tiga hari lagi, kami berencana mengadakan upacara pembukaan.]


[Tadinya aku akan mengundangmu, tapi aku tidak menyangka, kamu akan menanyakan hal ini.]


"Oh? Blue Moon?"


Bastian tiba tiba tertarik.


[Ya, Blue Moon yang kami bangun bersama kali ini, semuanya di bangun oleh desainer terkenal, dan levelnya benar benar kelas tinggi di negara ini. Ini adalah proyek pembangunan mewah yang kami luncurkan dengan cermat.]


Yoko berkata dengan bangga.


[Pada upacara pembukaan, kami juga berencana untuk melelang Villa Nomor satu, yang merupakan villa termewah dan indah di antara semua villa di Blue Moon yang lain. Ini adalah villa paling eksklusif di seluruh negara Kangaro.]


[Aku bisa mengirimkan beberapa informasi tentang Blue Moon, kau bisa lihat lihat dulu.]


[Bagaimana dengan itu? Ada pertanyaan?]


Villa nomor satu?


Bastian mendengarkan dengan perasaan campur aduk, lalu berkata dengan bercanda.


"Karena kita berteman, dapatkah kau memberikan diskon saat pergi ke pelelangan?"


Yoko diam beberapa saat dan berkata.


Karena mereka sudah berteman, hal ini sudah cukup untuk memberikan diskon sebanyak itu.


Tapi walaupun tahu bahwa Bastian orang yang tidak biasa, nada suara Yoko tidak terlalu optimis bahwa Bastian dapat memenangkan villa nomor satu dari persaingan ketat banyak orang orang kaya.


Kali ini, mereka yang tertarik untuk bersaing memperebutkan villa nomor satu, semuanya adalah orang kaya papan atas. Bahkan jika Bastian memiliki latar belakang yang besar, berapa banyak uang tunai yang bisa dia gunakan?


Bastian mengabaikan nasehat lembut dari nada suara temannya itu.


"Terima kasih, aku akan menghadiri upacara pembukaan Villa Blue Moon."


Setelah menutup telepon, Yoko segera mengirimkan beberapa gambar Villa Blue Moon, termasuk yang nomor satu.


"Bagus juga."


Melihat villa yang indah dan elegan dalam gambar, sudut bibir Bastian secara perlahan terangkat.


"Blue Moon, benar benar membuatku sedikit tertarik."


***


Tiga hari kemudian, di Hotel Vanguard.

__ADS_1


Di malam hari, hotel itu terlihat terang benderang dan megah.


Sebagai hotel di dekat pinggiran kota, Hotel Vanguard tidak di untungkan dalam hal arus pengunjung karena lokasi geografisnya.


Tapi, karena strategi pengembangan yang maju, secara pribadi ataupun manajemennya, serta menyediakan layanan berkualitas terbaik, telah menarik banyak orang kaya pergi ke hotel ini untuk makan malam atau mengadakan pertemuan dan telah mencapai kesuksesan besar.


Lagipula, sebagai kota metropolis internasional kelas atas, kota Sidni tidak pernah kekurangan orang kaya yang selalu menghabiskan banyak uang mereka.


Tapi malam ini, seluruh Hotel Vanguard, tertutup untuk umum.


Karena di sini, area villa bermutu tinggi yang di bangun oleh Zuna Group dan mitranya dengan uang dalam jumlah besar, acara pembukaan Blue Moon dan lelang villa nomor satu di Blue Moon akan segera di gelar.


Acara pembukaan ini lebih mirip dengan jamuan makan mewah dan megah untuk para selebriti dan orang orang kaya, sangat berbeda dengan acara pembukaan dengan banyak spanduk, potong pita, apalagi tumpengan. Tidak ada seperti itu.


Mobil mewah yang tak terhitung jumlahnya terus mengalir. Sekilas terlihat, Mercedes Benz dan BMW bisa dilihat di mana mana, dan mobil terkenal yang lebih mewah juga berceceran di sana.


Karena kemacetan di sana, bahkan beberapa mobil hanya bisa terpaksa parkir di sekitar hotel.


Diiringi suara raungan mesin, sebuah kilatan perak melesat dan langsung menuju ke tempat parkir khusus.


"Rolls-Royce Silver Shadow!"


"Siapa orang kaya itu?"


Banyak orang terlihat kampungan berteriak keras keras.


Bahkan di antara banyak mobil mewah, Rolls-Royce Silver Shadow milik Bastian paling menonjol di keramaian dan sangat mempesona.


Dalam sekejap, mobil milik Bastian menghilang dari pandangan orang orang, tetapi banyak yang masih membicarakan identitas pemiliknya.


"Yoko benar benar menyelamatkan ku, memberiku tempat parkir khusus yang sangat menarik."


"Silahkan, tuan Sharga."


Queen Sharmell, asisten baru Bastian, membukakan pintu penumpang dan berkata dengan hormat.


Dia memiliki citra standar seorang wanita karir, dengan penampilan yang bermartabat dan sopan santun. Dia bersih dan bersemangat dengan kemeja dan rok ketat.


"Terima kasih."


Bastian mengangguk sedikit.


Setelah keluar dari mobil, Bastian berjalan ke dalam hotel.


Di sekitarnya, orang orang elit kelas atas berjas dan setelan mahal berlalu lalang tak ada habisnya, juga berderet mobil mewah yang terus menerus lewat.


"Jadi seperti ini pesta kelas atas? Sungguh menakjubkan!"


Bastian memandang dengan penuh kekaguman, walau sedikit gugup karena ini baru pertama kalinya, tapi karena ketampanannya memiliki poin pesona hingga 90, di tambah dengan setelan formal bermerek berwarna hitam yang halus dan layak, serta aura kepribadiannya sendiri, Bastian terlihat seperti benar benar anak keluarga besar yang telah dimanjakan sejak kecil.

__ADS_1


"Aku harus membiasakan diri perlahan lahan. Aku akan menjadi salah satu dari mereka di masa mendatang dan mungkin ada banyak hal seperti ini."


__ADS_2