Kaisar Bisnis

Kaisar Bisnis
Iklan


__ADS_3

Bastian sedang duduk di sofa di aula pertemuan saat ini, dia menunggu dengan santai, mendengar suara Queen, muncul senyuman di wajahnya.


'Akhirnya.'


Pintu di buka, Queen mengajak Wesley masuk dan kemudian berdiri dengan hormat di sisi Bastian.


"Tuan Blake, silahkan duduk."


Bastian tersenyum dan berkata pelan.


"Terima kasih tuan Sharga."


Wesley dengan hati hati duduk di seberang Bastian.


Dia tidak bisa menahan diri untuk tidak ceroboh, karena sejak pertama kali dia melihat Bastian barusan, dia merasa takut.


Bukan hanya karena tatapan Bastian, tetapi juga karena aura aneh yang ada pada Bastian yang di tunjukkannya.


Meski ada senyum hangat di bibirnya dan sikap yang sangat lembut, di dalam penampilannya yang tenang seperti ada gunung api aktif yang bisa meletus kapan saja dan melahap segalanya.


Sebagai bintang populer di negara ini, dia telah bertemu banyak selebriti dan tokoh kelas atas.


Beberapa adalah konglomerat yang tidak bisa di rendahkan dan memamerkan kekayaan mereka sepanjang waktu, dan beberapa adalah orang paruh baya yang selalu menahan diri dalam temperamen, bermartabat dan kaku.


Tapi, dia tahu bahwa hal yang paling mengerikan sebenarnya adalah mereka yang terlihat malas dan lembut dalam kekuasaan. Mereka akan berunding dengan siapa pun dengan sopan, tetapi saat lawannya tidak menghargai dan menyinggung perasaan mereka, siapa pun itu akan menjadi segenggam abu dan menguburnya di tanah ke esokan harinya.


Tapi kini, Bastian ini terlihat berusia hanya lebih tua beberapa tahun dari Wesley. Dan dia mampu memberikan tekanan yang mengerikan.


Wesley dalam hati ketakutan, postur tubuhnya merendah turun dalam beberapa detik.


"Kami akan mengundang anda untuk membintangi beberapa iklan untuk mendukung produk kami. Anda dapat melihat naskah iklannya terlebih dahulu."


Bastian melambaikan tangannya dan Queen langsung menyerahkan sebuah naskah kepada Wesley.


Wesley melihatnya sekilas, dan dia sedikit mengerutkan keningnya.


Dia merasa naskah iklan ini terlalu berlebihan, di naskah itu terlihat jelas hal hal yang terlalu memuja produk dari Moleque. Ini juga mempertaruhkan reputasinya secara penuh. Jika dia berbicara hal berlebihan tentang produk Moleque dan tidak sesuai dengan kualitas produk itu, bisa di bilang reputasinya akan hancur.


"Tidak perlu ragu tentang kualitas produk kami. Selain itu, jika anda mau membintangi iklan ini, kami akan memberikan upah sebesar 150 juta dollar untuk biayanya. Dan jika volume penjualan meningkat, anda juga akan mendapatkan bonus dari kami."


'150 juta dollar!'


Alis Wesley langsung terangkat.


Dia masih dalam periode ketenaran dan penggemar yang meningkat pesat, dengan potensi yang tidak terbatas. Dia tidak harus membintangi semua iklan dengan upah yang sedikit seperti bintang bintang lainnya. Saat ini, dia sangat menyayangi reputasinya itu.

__ADS_1


Tapi. 150 juta dollar ini baginya bahkan harga yang sangat tinggi. Pada umumnya, dia tidak mungkin memperoleh upah setinggi itu hanya untuk satu proyek iklan.


Wesley menjadi sedikit ragu dan Bastian tidak terburu buru mendesaknya.


"Apa anda sudah dengar, bahwa baru baru ini, Moleque sedang dalam pertarungan besar dengan Coral Group untuk bersaing memperebutkan pasar kosmetik, jadi kami sangat ingin menemukan seseorang untuk di ajak bicara dan menggunakan ketenaran calon bintang kami untuk merayu konsumen."


'Hmm, mungkin aku bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk meminta lebih banyak uang.'


Ide ini tiba tiba muncul di hati Wesley. Dia tidak bisa menahan diri untuk menatap Bastian.


Bastian hanya tersenyum kepadanya.


Tapi entah kenapa, senyuman itu membuat hati Wesley terasa sangat dingin tanpa alasan. Dia merasa semua pikirannya telah terbaca. Seolah olah Bastian seperti membaca pikirannya.


'Ini mengerikan.'


Apalagi sebelumnya dia sendiri sudah menolak Moleque, jika sekarang dia ingin menyebutkan lebih banyak persyaratan, ini bisa menjadi bumerang.


Wesley memliki firasat bahwa jika dia mempraktekkan ide itu, dia khawatir sesuatu yang sangat buruk akan terjadi.


Selain itu. walaupun Bastian tidak mengucapkan sepatah kata pun, di lihat dari sikap sutradaranya tadi, dia jelas tidak akan ragu untuk mencabut posisinya sebagai aktor utama.


Terlebih lagi, mungkin karir industri hiburannya akan langsung terkena pukulan fatal, dan tidak akan ada yang peduli dengan dirinya.


Memikirkan hal ini, hatinya bergetar, tidak berani memiliki pikiran yang aneh aneh, dan buru buru berkata.


"Tuan Sharga, saya bersedia. Kita bisa menandatangani kontraknya sekarang."


"Bagus sekali! Anda membuat pilihan yang tepat."


Bastian meminum teh di cangkirnya dan dengan santai berkata.


"Jika tidak ada masalah, saya harap anda bisa segera mulai bekerja. Semakin cepat iklan itu tayang, semakin baik."


"Jika memungkinkan, kita akan melakukan kerjasama jangka panjang di masa mendatang. Saya berharap kerja sama kita ini berjalan dengan baik."


Tentu saja, tidak masalah, tuan Sharga." Wesley terus mengangguk.


Kontrak itu segera di tanda tangani dan di selesaikan. Queen memimpin Wesley langsung ke lokasi syuting iklan. Peralatan dan personelnya sudah di siapkan.


Begitu dia meninggalkan ruangan itu, Wesley baru menyadari bahwa punggungnya benar benar basah, dia tidak tahu kapan dia mulai berkeringat.


Mungkin musim panas terlalu memberikan dia banyak tekanan.


***

__ADS_1


Melihat Wesley pergi, Bastian mengambil cangkir di atas meja dan meminum tehnya.


"Aku kira dia akan mengambil kesempatan untuk meminta lebih banyak uang."


Wajah Bastian tersenyum. Entah darimana dia bisa tahu Wesley berpikiran seperti itu.


Sebenarnya, walaupun Wesley mengajukan beberapa persyaratan yang berlebihan pun, pasti akan di setujui oleh Bastian.


Karena setelah menganalisa penggemar Wesley sebagai bintang terpopuler saat ini dengan menggunakan domain otak bantuan sistem, dia mengetahui bahwa efek Wesley menjadi bintang iklan Moleque adalah yang paling memberikan hasil signifikan kepada produknya.


Pada saat perang produk dengan Coral Group, setiap detik dan setiap menit sangatlah penting.


Dan saat ini terjadi, maka setelah Coral Group di kalahkan dan Bastian membebaskan Wesley, dia pasti akan tetap memenuhi janjinya.


Berapa banyak yang dia raup, Bastian akan memberikan bagian kepada Wesley.


"Orang ini memang menarik dan dia menyelamatkanku dari beberapa masalah."


Bastian meregangkan tubuhnya dan matanya memancarkan cahaya yang halus. "Selanjutnya, ini adalah momen yang menentukan untuk mengalahkan Coral Group dalam satu gerakan."


***


Beberapa hari kemudian, iklan yang di perankan oleh Wesley Blake di publikasikan secara luas di stasiun tv dan berbagai posisi iklan yang menarik.


Dalam iklan tersebut, Wesley mengungkapkan pujian tanpa akhir untuk krim bekas luka dan obat kecantikan cair dari merek Moleque tersebut.


Segala macam kata kata yang berlebihan bergiliran meniup Moleque naik ke atas langit menembus surga.


[Jika anda membeli produk dari Moleque, anda juga akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan kartu member bertanda tangan Wesley Blake!]


Tiba tiba, internet langsung meledak.


[Wow! Wesley Blake telah mendukung produk Moleque itu, tentu saja aku akan membelinya!]


[Moleque? Aku belum pernah mendengarnya. Sepertinya ini bukan merek terkenal. Apakah benar sangat bagus? Wesley pujaanku tidak mungkin membuat iklan palsu, bukan?]


[Aku bahkan tidak tahu Moleque, apakah kalian bodoh? Produk Moleque tidak sebagus merek terkenal. Dengarkan aku, beli dan cobalah dan kalian pasti akan menyesal!]


[Ketika aku mencobanya, ibuku bertanya mengapa aku berlutut sambil mengirim komentar, itu karena Moleque benar benar manjur!]


[Ya, ini tidak bohong! Produk Moleque benar benar luar biasa!]


Begitu kabar itu keluar, volume penjualan produk produk Moleque langsung naik.


Bahkan para hater pun membeli produknya dengan niat untuk memberi review buruk, tapi saat mencobanya, mereka bingung apa yang harus di buat terlihat buruk.

__ADS_1


__ADS_2