Kaisar Bisnis

Kaisar Bisnis
Pesta


__ADS_3

"Aku datang! Aku datang!"


Sesosok wanita turun dari helikopter di kejauhan dan berlari dengan terengah engah.


Sosok montok dengan poni miring yang bagus, mengenakan skinny jeans sporty dan atasan hitam.


"Kamu lambat sekali! Nona Williams ada di sini, oh, ngomong ngomong, ini pacar nona Williams, tuan Sharga."


"Halo nona Williams." Aliyah berkata dengan antusias, lalu menatap Bastian di sampingnya. "Bagaimana kabar anda, tuan Sharga---,,,eh? Apa!!"


Dia menatap Bastian, ekspresinya membeku, dan kemudian terdiam beberapa saat, tidak bisa berkata kata.


Sebaliknya, Bastian langsung tersenyum hangat kepadanya. "Halo, nona Aliyah, aku telah mendengar banyak tentangmu, dan juga aku adalah penggemarmu."


Seleb lain tidak bisa menahan rasa iri dan sedikit kecemburuan di wajah mereka. Mengapa Aliyah satu satunya yang di sukai Bastian.


Yang mereka tidak ketahui.


Kebenarannya membuat wajah Aliyah merah membara.


Penggemar apanya.


Jika dia tidak bertemu dengannya di bandara waktu itu, dia tidak akan tahu ada orang seperti itu di dunia ini.


***


Tak lama kemudian, Camra dan yang lainnya dengan beberapa helikopter juga sampai di Blossom Island.


Pesta ini telah resmi di mulai.


Payung peneduh dan kursi malas, semuanya telah di atur, pemanggang barbeque, bir dan semua jenis makanan laut juga siap untuk di masak di malam hari.


Saat ini, mereka bermain main menghabiskan waktu.


Para pria berganti pakaian renang dan tanpa atasan, sementara para gadis juga berganti pakaian renang.


Secara khusus, kelompok seleb dan model muda yang di undang oleh Camra, semuanya berganti pakaian renang seksi dan bahkan dengan berani mengenakan bikini secara langsung.


Mereka telah melampaui nilai rata rata orang biasa dan menunjukkannya dengan lebih jelas. Saat ini, mereka berpose dalam berbagai gaya yang menggoda dan berdiri berjajar, seperti tentara yang menunggu jendral yang akan meninjau.


Selah satu yang paling mempesona adalah Aliyah Areebi.


Dia mengenakan bikini, dengan paha putih dan halus serta puncak super di dadanya yang membuat para pemuda kaya ini menelan air liur dan memanjakan mata mereka.

__ADS_1


Camra dengan menunjukkan mata rakus menatap mereka satu persatu. "Bagus sekali! Bagus!"


Bahkan Bastian menarik nafas dalam dalam dan jantungnya masih gelisah.


Dia pria normal. Bagaimana mungkin tidak ada reaksi terhadap begitu banyak seleb cantik yang memperlihatkan pakaian seksi di depan matanya.


'Ah, sungguh enak di pandang, aku hanya mengagumi, sama sekali tidak ada pikiran kotor.'


"Bastian!"


Suara Amy yang sedikit malu, datang dari samping.


"Bantu aku menilai baju renang ini, apakah kelihatan cocok?"


Bastian tanpa sadar berbalik untuk melihat, tapi tidak bisa menahan nafasnya.


'Sial!'


Amy mengenakan pakaian renang ungu muda dengan tali tipis di punggungnya dan di ikat di lehernya. Pinggang baju renang itu di ikat dengan pita ungu.


Rambut keriting bergelombang keemasan itu bahkan telah menjadi kuncir kuda kecil, dan ini tidak hanya bertentangan dengan temperamennya yang dewasa tetapi juga memiliki keindahan yang unik, dan pahanya yang ramping bahkan lebih terlihat menarik sekarang.


'Benar benar wanita yang menawan.'


"Yah, lumayan, itu cocok untukmu. Menenangkan suasana hati." kata Bastian sambil tersenyum.


"Ah benarkah? Terima kasih, Bastian, aku sangat senang!"


Mendengar penilaian Bastian tentang pakaian renangnya, wajah Amy tiba tiba berkilau dan tersenyum bahagia. Dengan memakai pakaian renang itu, dia memang terlihat sangat cantik.


Di sisi Camra, bola matanya hampir melompat keluar, dia mengeluarkan air liur pada Amy yang cantik.


"Betapa indahnya."


Amy memperhatikan tatapan panas dan ekspresi jijik melintas di matanya. Dia berkata kepada Bastian. "Ayo pergi ke sana dan bermain, sebaiknya kita mencari tempat yang terpencil, oke?"


"Tentu saja. Tidak masalah."


Ekspresi Bastian bergerak, rupanya dia juga memahami jalan pikiran Amy dan berkata untuk bekerja sama.


Setelah itu, mereka berdua mengambil tenda, meja dan kursi kecil lalu menuju tempat yang tidak ada orang di sana.


Awalnya, ketika Camra melihat bahwa Amy hanya mencari Bastian untuk menunjukkan pakaian renangnya dan mereka tidak memperdulikannya, api kecemburuan yang kental di hatinya mulai keluar.

__ADS_1


Sekarang, Bastian dan Amy benar benar pergi berduaan, kemarahan di hati Camra tidak bisa lagi di tekan.


'Apa yang kalian berdua lakukan? Pria dan wanita di tempat sepi? Hanya berdua!'


Sedikit imajinasi dari adegan itu, membuat wajah Camra menggelap sampai hitam seperti sepotong arang.


Dia melirik seleb wanita yang genit dan model muda di depannya, dia tidak lagi tertarik atau bahkan tidak ada yang bisa menarik perhatiannya.


Di bandingkan dengan Amy yang tinggi dan ramping, mempesona, cantik dan luar biasa seperti bidadari di langit, para wanita yang berpose di depannya kini bagaikan wanita penghibur yang melambai mengundang tamu di pinggir jalan yang membuat dia merasa jijik.


"Pergi kalian."


Camra tiba tiba berkata dengan tidak sabaran, dan melambaikan tangannya.


Para wanita saling memandang, tidak tahu mengapa Camra tiba tiba menjadi kesal.


Tapi, mereka tidak berani bertanya, sehingga mereka membubarkan diri dengan patuh. Mereka pergi untuk menyambut tamu tamu kaya yang di undang dengan senyum yang paling menawan.


Wajah Camra suram, untuk beberapa saat, matanya dalam kilatan cahaya yang dingin, dia memanggil seorang pemuda berambut pirang.


"Ada apa?"


"Panggil Aliyah." Camra memerintahkan dengan kesal.


Pemuda berambut porang itu di perintahkan untuk pergi dan segera mencari Aliyah.


"Tuan Kidd ingin bertemu denganku?"


Hati Aliyah merasakan sensasi, sekarang dia di panggil oleh Camra, dia berpikir bahwa tuan muda keluarga Kidd itu ingin mendekatinya.


Camra itu adalah tuan muda dari keluarga besar utama Kidd. Bagi Aliyah, itu adalah posisi yang tidak terjangkau.


Jika dia bisa terlibat dengan level setinggi itu, maka itu adalah keberuntungan baginya.


Dia baru saja menempati peringkat di antara seleb nomor satu di negara ini sekarang, tetapi dengan bantuan sumber daya keluarga Kidd, dia pasti akan bisa meraih puncak dengan menaiki tangga kepopuleran dan bahkan memenangkan posisi seleb besar teratas.


Jika dia bisa memanfaatkan kesempatan ini, mungkin dia bisa menikah dengan keluarga kaya dan berkuasa di masa mendatang dan benar benar memasuki masyarakat kelas elit. Dia tidak perlu mengurusi orang orang yang terobsesi dengan **** dan tunduk pada mereka lagi.


Berpikir seperti itu, Aliyah bersemangat dan gemetar, dia berjalan, memperbaiki rambutnya, mencoba menunjukkan yang terbaik di depan Camra.


Mengingat adegan di hina dan di permalukan oleh Bastian di bandara sebelumnya, dia merasa harus lebih agresif saat ini.


Dia sendiri berencana untuk mendapatkan dukungan dari keluarga Kidd dan bisa menikah dengan keluarga kaya yang berkuasa. Bastian tidak mungkin sekuat keluarga Kidd di ibu kota ini.

__ADS_1


Dia pikir kekuatan keluarga Kidd, lebih tinggi dari Feel Group.


__ADS_2