
Dan 250 juta dollar menjadi 1 milyar dollar?
Seluruh ruangan auditorium benar benar hening, suara semua orang tiba tiba menghilang, dan bahkan suara jarum jatuh pun kini bisa terdengar.
Entah itu juru lelang, orang kaya yang ikut dalam pelelangan, atau para reporter yang diundang, mereka semua sangat terkejut.
Banyak platform live streaming juga meledak seketika.
[Gila!]
[Satu milyar dollar! Bohong!]
[Orang ini gila. Mengapa dia tiba tiba menaikkan harga menjadi satu milyar dollar?]
[Apakah orang kaya itu bodoh? Apa dia ingin buat masalah?]
[Apakah ini dunia orang orang kaya? Ayo pergi! Aku tidak sanggup!]
[Siapa pria itu? Aku mencintaimu!]
[Benar benar tidak manusiawi!]
[Ibuku bertanya kenapa aku berlutut sambil melihat ponsel? Aku jawab kakiku jadi jelly!]
Dan di ruangan lelang itu sendiri,
Detik berikutnya, semua orang yang hadir melakukan hal yang sama yaitu menoleh ke arah suara.
Mereka ingin melihat suara siapa itu, pada kenyataannya memberikan harga satu milyar dollar adalah harga penawaran yang setinggi langit.
Di kursinya, Bastian bersandar di kursi dengan santai sambil memegang tanda di tangannya dan menerima tatapan semua orang dengan tenang.
'Bukankah aku hanya melakukan hal yang biasa saja.'
Semua orang melihat ke tanda nomornya, nomor 56, Bastian Sharga.
"Ternyata dia masih muda! Sepertinya dia berusia dua puluhan."
"Tuan muda dari keluarga mana ini? Sangat santai sekali."
"Aku belum pernah melihatnya. Dari keluarga mana dia? Aku tidak bisa membuang uang sebanyak satu milyar dollar dengan wajah datar seperti itu!"
"Haish, satu milyar dollar untuk membeli vila? Dia anggap apa uangnya itu? Dan aku belum pernah melihat orang ikut lelang seperti ini, melompat dari 250 juta dollar menjadi satu milyar dollar? Gila!"
"Siapa yang berani bersaing dengannya! Ini tidak bisa dibandingkan!"
Wajah pria paruh baya yang gemuk itu membeku, senyum kemenangan dan kebanggannya langsung menguap dari wajahnya.
'Satu milyar?'
'Apa apaan?'
__ADS_1
Apalagi saat melihat wanita di pelukannya kini menatap Bastian sampai tidak berkedip. Dia menyadarinya dan semakin geram, wajahnya serasa terbakar.
"****** sialan!"
Pria itu menampar wajah wanita itu dengan raut wajah yang ganas. Dia menghabiskan uang untuk membelikan wanita itu sebuah vila, tetapi wanita itu malah menatap pria lain dengan kagum sampai tidak berkedip. Gold digger mana yang kuat mendengar satu milyar dollar.
Tapi tidak ada yang memperhatikan pasangan itu sekarang.
"Ehem, satu milyar dollar."
Bastian mengulangi ucapannya, menatap juru lelang yang mungkin meragukan masalah pendengarannya sendiri.
Ada juga banyak wanita kelas atas yang datang untuk ikut bersenang senang dalam jamuan ini. Kini mata mereka panas dan penuh nafsu saat melihat Bastian.
Tidak hanya sangat tampan, tetapi dia juga sangat kaya. Dia santai, cuek dan mendominasi saat menawarkan harga. Sangat mempesona seperti seorang kaisar.
Betapa bahagianya jika bisa menikahi orang sepertinya.
"No-nomor 56 menawar satu milyar dollar! Apakah ada tawaran yang lebih tinggi?"
Sebenarnya pertanyaan ini sangat konyol karena jawabannya sudah jelas, kenapa masih di tanyakan.
Juru lelang hampir berteriak sekeras mungkin karena saking gembiranya dan bahkan tubuhnya sedikit bergetar.
"Satu milyar dollar!... Satu!"
"Dua!"
"TERJUAL!!"
Juru lelang mengetuk palu kecil itu ke meja sambil mendengarkan informasi melalui headsetnya.
Ketukan palu itu bernilai satu milyar dollar.
"Selamat kepada tuan Sharga yang telah memenangkan vila nomor satu di area vila Blue Moon!"
Juru lelang merasa energinya sudah habis dan seluruh badannya akan ambruk karena lelah berteriak teriak, tetapi dia mengatur nafasnya buru buru dan akhirnya berkata.
"Pelelangan hari ini berakhir. Bagi yang tidak bisa mendapatkan vila nomor satu, tidak perlu berkecil hati. Vila vila selain nomor satu pastinya juga tidak akan mengecewakan anda."
Semua kamera reporter telah pergi dari pria paruh baya yang gemuk itu tanpa ragu ragu dan mulai berkumpul untuk mendekati Bastian.
Berita Besar, ini benar benar berita besar!
Orang kaya misterius itu membuang uang satu milyar dollar, mendominasi pelelangan, membungkam mulut juru lelang dan membawa pergi vila nomor satu di Blue Moon.
Vila seharga satu milyar dollar, membayangkannya saja sudah sangat luar biasa!
Semua orang merasa seperti kepanasan, sementara itu, Bastian, sosok utama yang memicu diskusi panas itu tampak santai, tenang dan duduk dengan wajah polos di kursinya.
'Padahal aku hanya melakukan hal yang sepele.'
__ADS_1
'Hanya ada dua kata di hatiku sekarang.'
'Aku keren!'
'Jadi ini rasanya jadi orang kaya!'
Tapi tiba tiba, kulit wajah Bastian menjadi dingin dan kaku, matanya menunjukkan ketajaman yang luar biasa.
Segera setelah itu, kepercayaan dirinya menjadi seperti candu.
Tubuhnya lemasnya menjadi tegak seperti terkena sengatan listrik.
Banyak reporter bergegas untuk melakukan wawancara, tetapi mata Bastian tetap memandang luru dan dia melambaikan tangan tergesa gesa, memberi isyarat agar para reporter tidak mengganggunya.
Para petinggi di lokasi lelang tentu berharap menggunakan kesempatan wawancara untuk mempublikasikan area vila Blue Moon, Vanguard Hotel dan bahkan Zuna Group. Tetapi Bastian yang sudah mengeluarkan satu milyar dollar untuk membeli vila nomor satu, sekarang adalah dewa bagi mereka.
Kehendak dewa harus di jalankan.
Meski sedikit kecewa, para petinggi itu tetap menyuruh penjaga untuk menghentikan para reporter gila itu sesuai isyarat Bastian.
Para reporter bingung ketika Bastian tidak mau di wawancara. Padahal ini berita besar dan bagus!
Jika mereka bisa mendapatkan wawancara pribadi walau sebentar, mereka mungkin juga memiliki kesempatan untuk menghasilkan uang yang banyak.
Tapi, Bastian sedang tidak berniat untuk mengurus hal hal ini sekarang, dia sepenuhnya fokus pada notifikasi sistem yang berbunyi di kepalanya.
[Misi : Bagaimana mungkin seseorang yang berkualitas tidak royal?]
[Selamat kepada anda tuan, karena telah menyelesaikan misi pencapaian. Menghamburkan uang dalam jumlah tertentu.]
[Selamat anda mendapatkan hadiah berupa satu buah Serum Fisik Instan kelas menengah dan 3 x uang yang di hamburkan.]
[Uang yang di hamburkan senilai 1 milyar dollar x 3. Uang sebesar 3 milyar telah di tambahkan ke rekening anda.]
Bastian tercengang dengan misi ini.
Tidak hanya menyelesaikan misi pencapaian tapi dia juga mendapatkan hadiah.
Setelah diam sejenak, kejutan itu datang dengan sebuah penyesalan yang mendalam.
Bastian sekarang sedikit kesal.
Jika saja tadi dia menghamburkan uang 10 milyar dollar, bukankah dia akan mendapatkan 30 milyar dollar dalam sekejap?
Tapi, situasi seperti ini akhirnya dia maklumi, bagaimanapun misi pencapaian adalah misi yang tidak tahu kapan munculnya, hanya tergantung pada keberuntungannya saja.
Misi seperti ini sama sekali tidak dapat di prediksi.
Setelah pelelangan selesai, para tamu lain akhirnya membubarkan diri, dan para reporter sedikit kecewa setelah mereka tidak bisa mendapatkan kesempatan untuk wawancara dengan Bastian.
"Tuan Sharga, mohon ikuti saya."
__ADS_1
Juru lelang mendekati Bastian dengan hormat dan meminta untuk menyelesaikan formalitas yang berlaku.