
Setelah menginterogasi Xyon, Bastian dengan sopan menolak permintaannya yang akan memberikan jamuan untuk berterima kasih karena mengampuni nyawanya. Setelah menangani masalah tersebut, Bastian langsung kembali ke vilanya.
Di gym lantai dua vilanya, Bastian duduk bersila sambil memikirkan informasi dari Xyon.
Dia belajar banyak dari mulut Xyon lewat interogasi singkat tadi. Meskipun tidak detail, tapi itu cukup untuk mendapatkan gambaran secara umum.
Di dunia ini, ada kekuatan di atas manusia biasa, yaitu prajurit petarung.
Meskipun secara bertahap telah menghilang dari pandangan dunia modern dan bahkan tidak adanya kekuatan super di dunia telah melekat di pikiran semua orang, nyatanya hal itu ada.
Berbeda seperti petarung atau praktisi beladiri yang di batasi oleh gerakan jurus jurus yang tidak berfungsi itu, prajurit petarung ini adalah orang orang yang mengejar kekuatan, kecepatan dan keterampilan alami.
Prajurit petarung ini memiliki warisan sejarah yang panjang. Menelusuri kembali ke sumbernya, hal ini di mulai sekitar 4.000 tahun yang lalu.
Legenda mengatakan bahwa ada seseorang yang mampu meluruskan besi bengkok, mematahkan tanduk dengan sekali pukul dan merobohkan tembok. Itu adalah perbuatan prajurit petarung paling awal yang ada pada catatan resmi.
Untuk masa masa yang lebih tua, sulit untuk di buktikan keasliannya. Seperti kebal dan sebagainya.
Pengembangan kemampuan ini tergantung dari kekuatan mental seseorang yang di wariskan turun temurun dan di latih oleh banyak orang. Kekuatan mental ini adalah pondasi kekuatannya. Semakin keras ujian mental semakin kuat untuk memunculkan kekuatan diri sendiri.
Energi raga, energi jiwa, dan energi Jiwa raga. Setiap tingkatan di bagi tiga tahap yaitu awal, tengah dan puncak.
Inilah klasifikasi kekuatan para prajurit petarung.
Energi raga berarti melatih otot, tulang, kulit dan daging mencapai puncaknya atau mencapai titik kritikal. Membuka semua batasan dan menghancurkannya. Walaupun ada puluhan orang yang menghadang, pasti akan mudah merobohkannya, bahkan mampu menghidari senjata api melalui antisipasi.
Seperti Xyon, dia telah memasuki batas pencapaian puncak energi raga.
Setelah itu, energi jiwa di buka, tenaga dalam mulai di latih, kekuatan meningkat pesat dan melonjak. Tapi karena tenaga dalam tidak dapat di lepaskan keluar, efeknya paling banyak hanya menopang kontak fisik saja.
__ADS_1
Dengan titik ini, seseorang sudah bisa di sebut master.
Dalam sejarah, banyak komandan militer yang mampu memenggal ribuan kepala musuh adalah prajurit petarung energi jiwa. Di era tanpa senjata api, mereka memang cukup kuat untuk melintasi medan perang. Contohnya seperti Leonidas dari Sparta, yang mampu menahan serangan persia dengan hanya dengan 300 orang.
Bahkan di zaman modern, senjata api biasa tidak akan ada artinya bagi prajurit petarung dengan energi jiwa yang kuat.
Mereka dapat dengan mudah menghindari peluru di bawah persepsi mereka yang tajam.
Meskipun terkena peluru, mereka tidak akan mati hanya dengan puluhan peluru, kecuali terkena pada organ yang fatal. Bahkan bisa membutuhkan ratusan peluru untuk memberondongnya sampai mati.
Dan jika energi jiwa ditempa hingga titik ekstrim, di situlah akan menemukan kekuatan yang sebenarnya, kemungkinan terbesarnya adalah memasuki ranah energi jiwa raga, di kenal sebagai granmaster agung, di atas status granmaster.
Dengan menguasai energi jiwa raga, tenaga dalam bisa di lepaskan keluar tubuh, melempar benda tanpa menyentuh, membunuh orang hanya dengan menatapnya dan bahkan kemampuan kemampuan di luar nalar yang lainnya dengan cara yang menakutkan.
Dalam tingkat ini, seseorang bisa tak terkalahkan, sulit di bunuh, dan bisa muncul di manapun sesuka hati.
Dan mereka semua orang besar.
Keberadaan status semacam itu telah terlepas dari status orang biasa, dan apapun yang mereka inginkan ada di ujung jarinya.
"Hmm, ternyata masih ada hal seperti ini di dunia ini. Jika tidak salah, ada banyak video di internet yang terlihat luar biasa tetapi tiba tiba videonya hilang atau di hapus, mungkin saja terkait dengan hal seperti ini."
Bastian menghela nafas dan sedikit berpikir.
"Aku sekarang bisa di bilang adalah ahli kekuatan raga, bisa juga aku di bilang master, tapi aku merasa punya tenaga dalam, ah, lupakan saja."
Bastian merenungi dirinya sendiri.
"Para prajurit petarung ini bersembunyi di balik layar, apakah mereka para elit global? Karena orang biasa dan bahkan tokoh besar belum tentu bisa mengetahui rahasia ini dan memahami kebenaran dunia selama sisa hidup mereka."
__ADS_1
"Jika aku tidak punya sistem, mana aku tahu ada hal seperti ini di dunia. Jika orang berbicara tentang ini, yang ada mereka mungkin mencibir dan semua hanya mitos belaka."
Bastian menggelengkan kepala dan tidak bisa menahan kekaguman atas kekuatan sistem.
Dia merasa tidak memiliki pondasi apa apa sejak kecil, dia juga merasa bukan keturunan seorang petarung. Mentalnya di tempa karena keadaan ekonomi dan kehidupan. Dan dia mendapat kekuatannya saat ini berdasarkan serum yang dia dapat dari sistem lalu meminumnya.
Sebagian besar orang biasa yang melatih fisiknya tidak dapat mencapai energi raga sepanjang hidup mereka. Mereka yang bisa melatih sampai memliki tenaga dalam, itu saja sudah sering di sebut orang sakti di negara ini. Bahkan mereka membutuhkan waktu puluhan tahun.
Dan Bastian kini menghitung dengan jari sejak pertama dia mendapatkan sistem.
Meskipun meminum serum dari sistem mendapatkan rasa sakit yang parah, bagi Bastian itu lebih baik daripada menghabiskan waktu puluhan tahun menjalani pelatihan sulit dan membosankan.
Jika situasi ini di ketahui oleh para prajurit petarung lainnya, mereka mungkin akan menjadi gila karena cemburu dan menghadap ke langit sambil berteriak meminta keadilan kepada Tuhan.
Tapi, kejadian ini membuat diri Bastian sedikit waspada, serum fisik instan yang menentang hukum alam semacam ini tidak boleh terekspos, setidaknya sampai dia memiliki kekuatan dan kekuasaan absolut.
Jika itu terjadi, jangankan prajurit petarung biasa, bahkan seorang granmaster agung mungkin saja memburunya.
Bastian tidak pernah tahu ada hal seperti ini dan sempat berpikir bahwa dia tidak terkalahkan di dunia, tapi sekarang dia tahu keberadaan orang orang besar yang tidak bisa di jawab dengan akal sehat dan mereka bisa di bilang penguasa dunia. Dan kekuatan Bastian mungkin bisa menjadi penghinaan terbesar untuk mereka yang berlatih puluhan bahkan ratusan tahun.
"Untuk sekarang ini aku bisa saja mati kalau bertemu orang seperti itu."
Wajah Bastian menjadi serius.
"Aku masih harus meningkatkan kekuatanku secepat mungkin, sehingga aku bisa memiliki kekuatan untuk melindungi diriku dan memiliki kemampuan untuk menjaga rahasia ini."
Selain itu, laju kekayaan dan kekuasaan juga tidak bisa berhenti.
Dunia ini ternyata lebih menakutkan dan berbahaya dari yang dia pikirkan.
__ADS_1