KAU CANDUKU

KAU CANDUKU
Draft


__ADS_3

Tak berapa lama Al sampai saat mau turun dari taksi , Al memicing kan matanya melihat mobil terparkir rapi di depan halaman rumahnya .


"Siapa yg pagi pagi begini bertamu " ucap Al dalam batin ia segera membayar ongkos taksi dan langsung turun menuju rumahnya .


Ia merasa terkejut karena laki laki yg sudah ia anggap sampah dg berani menampakkan diri di hadapan Al .


"Oh ternyata kamu bermuka tebal yaa, tidak tau malu" ucap Al dg penuh penekanan saking geram nya.


"Al aku bisa jelasin semuanya Al " ucap Daniel


"Heh" dg tersenyum smirk


"Menjelaskan apa? Bahwa kamu sangat menikmati saat bercinta dg wanita ****** itu?" tanya Al dg remeh


"Aku terpaksa Al "


"Terpaksa atas dasar apa kog sampai menikmati? Sudah lah Daniel kita sudah putus , aku sudah memaafkan mu dan silahkan pergi dari rumahku" ucap Al penekanan.


"Brarti kita balikan?"


"Aku hanya memaafkan bukan brarti aku akan kembali, aku bisa memaafkan tapi aku tidak bisa melupakan apa yg terjadi di depan mataku sendiri, pergilah dari rumahku ,berbahagialah dg wanita itu" ucap Al kemudian melangkah menuju rumahnya , saat hendak masuk langkah nya berhenti karena ada mobil yg terparkir di depan rumah nya dan seperti nya tak asing bagi Al. Ya dia adalah pria yg merupakan atasannya, menyempatkan diri bertemu Al.

__ADS_1


"Pak Ares , ada perlu apa BPK kemari? Apa ada yg bisa saya bantu?" tanya Al dg rasa sedikit gugup, pasalnya Daniel belum pergi dari rumah Al . Ares memicing kan matanya menyadari ada pria lain . Ia mendekati Al.


"Apa dia pacarmu?" tanya Ares dg berbisik di telinga Al . Al hanya balas dg menggeleng.


"Siapa dia Al? Apa dia pcr baru mu? " tanya Daniel.


"Aku bukan pacar nya aku calon suaminya " ucap Ares


"Hahahhah " kekehan Daniel.


"Heh ini kah alasanmu meninggalkan ku ? Agar bisa bersatu bersama pria itu?" tanya Daniel.


"Apa aku harus menjelaskan nya lagi Agar kamu ingat Daniel? Sudahlah Daniel jangan membalikkan fakta aku sudah capek, silahkan kamu pergi dan jangan pernah tampakkan wajahmu di depanku" ucap Al


"Awas kamu Al aku tidak akan pernah melepaskan muu" ucap Daniel sambil berjalan menuju mobil dan langsung melesat pergi meninggalkan rumah mantan kekasihnya.


"Ada perlu apa pak Ares datang kesin" tanya Al


"Aku hanya memastikan kalau kamu tidak kabur" ucapnya dg santai.


" Saya tidak akan kabur pak"

__ADS_1


"Kapan kamu akan bekerja?"


"mungkin setelah ibu saya pulih pak, apa boleh? Tanya Al dg ragu ragu.


"Baiklah jika besok ibumu pulang jadi kamu harus masuk kerja!"


"Baik pak, BPK mau saya bikin kan minuman?"


"Tidak perlu, saya hanya memberikan ini" ucap Ares


"ini apa pak?


"Itu kartu akses masuk apartemen saya, nanti kamu akan membutuhkan nya" ucap Ares.


"Baik pak terimakasih" ucap Al dan diangguki oleh Ares . Kemudian Ares langsung berjalan ke mobil menuju kantornya .


Al melihat kartu akses nya ia masih tidak menyangka bentar lagi akan menikah dg atasannya yg bahkan pernah sangat ia benci.


Al segera masuk rumah dan membersihkan tubuhnya yg terasa sangat lengket.


Bersambung. . .

__ADS_1


__ADS_2