KAU CANDUKU

KAU CANDUKU
BAB 65


__ADS_3

 Ibu Al hanya diam mendengar apa yg Alan bilang, ia mulai merenungi apa yg ia lakukan pada Al .


 "Bu ayolah biarkan kak Al bahagia Bu, kak Al sudah banyak berkorban untuk kita" bujuk Alan.


Ibu Al hanya diam dg menangis.


"Bu kenapa menangis ?" tanya Alan yg panik .


Sang ibu langsung menarik Al kedalam pelukannya.


"Maafkan ibu Al, maafkan ibu, ibu sudah jahat sama kamu, maaf ibu harus memberimu pilihan yg sulit, maaf kan ibu" ucap ibu dg derai air mata.


"Ibu restui kamu menikah dg Ares Al, bahagia lah kamu dg nya , maafkan ibu selama ini merepotkan mu, kamu harus mengorbankan semua demi ibuk, maafkan ibuk ya" ucap ibu Al yg tetap memeluk Al .


"Ibu serius restuin aku dg mas Ares ?" tanya Al dg derai air mata yg membasahi pipi.

__ADS_1


ibu Al hanya mengangguk sebagai jawabannya nya .


"Makasih Bu, sudah memberikan restu untuk hubungan aku sama mas Ares "


"Ibu juga berterima kasih, karena selama ini kamu rela berkorban hanya untuk ibu dan adik kamu, maaf atas semua sikap ibu kepada kamu ya Al "


"iya Bu aku sudah memaafkan nya "


"Terus aja maaf maafan nya dah kek lebaran aja" celetuk Alan mencoba mencairkan suasana.


"Dasar kamu yaaa" ucap sang ibu menarik telingat Alan.


"Gitu aja udah bilang sakit, tapi kalau bonyok aja bilang gak sakit" ucap Al yg meledek adik nya .


"Aku berantem kalau mereka menyenggol aku MB, kalau aku gak di senggol ya gak bakalan ribut"

__ADS_1


"Sudah sudah, Al telpon Ares tolong suruh kesini, ibu ingin meminta maaf juga dg nya "


"Iya Bu nanti Al telpon" ucap Al seraya masuk ke dalam kamar nya untuk bersiap istirahat, hari yg sangat melelahkan.


sebelum tidur Al mengambil ponsel nya di nakas, ia melihat notifikasi beberapa pesan. Saat ingin membuka pesan Ares ia malah kepencet tombol nomor tak di kenal.


085678xxxxx : Al aku ayahmu, besok datanglah ke kos Ayah penting!


Sharelokasi: jl bunga mawar 15 .


Al menyerngit , ia selama ini tidak tahu dan tidak ingin mengetahui tentang sang ayah, ada apa ini, apakah ini jebakan, ia merasa bingung, datang atau enggak, ia juga takut itu jebakan dan ia akan dijual atau bahkan jadi taruhan judinya . Al sampai lupa membalas pesan Ares hanya karena 1 pesan itu, ia meletakkan ponselnya di nakas dan bersiap untuk ke alam mimpi.


Disisi lain Ares merasa bingung, ia sudah mengirim beberapa pesan untuk Al dan dua centang abu, kenapa tidak ada balasan sama sekali, ia mulai bingung dan bertanya tanya apa Al benar benar ingin menjauh dari nya, dan tidak melanjutkan untuk menikah secara sah di agama dan negara , Ares merasakan baru kali ini ia berjuang untuk wanita, selama ini wanita lah dg sukarela memberikan apapun untuk nya, tapi Ares tidak pernah menyentuh wanita wanita itu.


"Sudah mendapatkan hati nya tinggal restu saja sesulit ini" Ares bermonolog.

__ADS_1


Ia harus ekstra sabar lagi, Ares bucin akut jika dg Al, ia akan menjadi garda terdepan jika sampai ada yg berani menyakiti nya, ia pun sudah bertekad tidak akan membuat nya bersedih dan ingin al selalu bahagia.


Bersambung. . .


__ADS_2