
Al merasa tercengang karena kali ini Ares lagi yg harus menolong nya dari keserakahan sang ayah.
"Tapi pak itu kebanyakan"
"Tidak apa apa Al, kamu tenang saja" ucap Ares
"Cepat pergi dari sini!!!" bentak Ares pada sang preman. Mereka segera lari terbirit-birit menuju mobil yg mereka bawa.
"Maaf pak saya terus saja merepotkan BPK" ucap Al merasa tidak enak.
"Tidak apa apa, selagi saya bisa menolong akan saya tolong" u
"Naak Ares maaf nak selalu melibatkan mu di masalah keluarga kami " ucap ibu Al .
"Gpp Bu saya bantunya ikhlas, ibu jangan fikirkan yaa " ucap Ares
"Ayo masuk nak, kebetulan ibu buat kue" ucap sang ibu.
"E mohon maaf sekali buk" ucap Ares
"Saya mau langsung ke kantor Bu, ada masalah sedikit, kebetulan tadi saya kesini mau mengambil berkas yg di bawa Al" imbuh Ares.
"Wah sayang sekali,Nanti Al biar bawakan saja ke kantor ya nak" ucap sang ibu
"Baik Bu nanti pasti akan saya makan" ucap ares.
"Al maaf berkas yg kemarin kamu bawakan?" ucap Ares .
__ADS_1
"Oh iya pak saya bawa, seharusnya bapak hubungi saya saja nanti pasti akan saya antar, dan tidak merepotkan BPK sampai harus datang kemari" ucap Al merasa tidak enak
"Tak apa apa Al, sekalian seperjalanan" ucap Ares seraya tersenyum.
"Duh dada gue " ucap batin Al, ia tak sanggup melihat senyum Ares karena akan menambah ketampanan nya.
"Bentar ya pak saya ambilkan, BPK silahkan masuk dulu" ucap Al dg sopan.
"Iya nak gpp masuk aja dulu" ucap sang ibu.
"Tidak apa apa Bu saya tunggu disini saja" ucap Ares .
"Makasih banyak ya nak, ibu bingung harus berterima kasih dg cara apa, kamu baik sekali, ternyata di jaman sekarang masih ada pemuda yg tampan dan baik hati sekali, semoga kebahagiaan dan keselamatan selalu berpihak kepadamu" ucap sang ibu dg tulus .
"Aamiin , terimakasih Bu atas doanya, kita sesama manusia sudah sepantasnya saling tolong menolong"
Ares mengecek berkas yg sudah di pegangnya.
"Iya Al ini sudah sesuai, saya bawa ya"
" iya pak silahkan "
"Maaf Bu dan Al, kalau begitu saya permisi dulu yaa, saya sedang buru buru banget, lain kali saya bakal sempatin mampir"
"Ah tidak apa apa pak kita memaklumi" ucap Al
"Iya nak gpp ibu tau kamu repot"
__ADS_1
"Mari Bu , Al " ucap Ares seraya berjalan menjauh dari Al dan menghampiri mobilnya .
Ares segera masuk ke mobil, dan melaju melesat dg cepat menjauh dari pekarangan rumah Al . Saat di mobil Ares berpikir miris sekali kisah hidup Al rumah nya begitu kecil untuk di tempati. Tetapi ia juga merasa iri karena Al mendapatkan kasih sayang sang ibu dg tulus , dan di rumah itu terdapat kehangatan yg luar biasa.
Tak terasa Ares sudah sampai di kantor nya , ia segera turun dan langsung menuju ke ruangan nya .
Disis lain
Al baru saja selesai mandi dan ia akan bersarapan bersama sang ibu dan adiknya .
"Kak tadi aku dengar ada ribut ribut ada apa ya?"
"Haa jadi kamu tadi masih tidur?" tanya Al yg terkejut.
"Hhe tadi malam aku begadang kak, setelah pulang aku tidak bisa tidur "
"Dasar ya kamu seharusnya kamu jaga ibu saat Kaka keluar malah masih molor"
"Emangnya ada apa kak?"
"Sudahlah kamu gak perlu tau, sudah lewat juga"
"ih kak aku kepo"
" makanya jangan molor aja kerjaan nya"
bersambung. . .
__ADS_1