KAU CANDUKU

KAU CANDUKU
BAB 29


__ADS_3

  Ares dan Al berjalan beriringan menemui tuan rumah untuk pamit pulang .


"Pa aku dan Al mau pulang dulu"


"Kenapa buru buru res?"


"Ini sudah malam dan aku mengajak anak gadis orang jadi seharusnya lah aku bertanggung jawab "


"Aliesha biarlah diantar supir pribadi papa, nanti kamu nginep disini saja"


"Tidak bisa pa, dia aku yg jemput berarti pulang juga harus bersama ku" kekeh ares


"Patuhi perintah papa dan jangan membantah, dasar keras kepala"


"Heh! aku keras kepala juga karena papa, maaf pa tapi aku tidak akan menuruti perintah papa, aku sudah besar ini jalan yg aku pilih, dan jangan ikut campur perihal pasangan hidupku nanti" bentak ares .


Ares menggandeng tangan Al dan berjalan menjauh dari papanya , kemudian mereka memutuskan pulang.


Saat dimobil .


"Pak apakah keputusan BPK ini benar?" tanya Al

__ADS_1


"Kita hanya berdua kenapa manggil BPK terus?" bentak Ares membuat Al tersentak.


"Aku mengambil keputusan ini sudah aku fikirkan matang matang, aku bukan robot tapi aku juga manusia, jika terus di kendalikan oleh papa, apa masa mudaku akan kembali lagi? Tidak kan, masa kecilku sudah hancur sekarang haruskah hancur lagi? Aku hanya ingin mengikuti kesenangan ku"


Al hanya diam tidak menanggapi, Al paham betul apa yg di rasakan Ares , Al hanya memberikan sentuhan kecil , mengelus pundak Ares, mangsut hati agar Ares lebih tenang, akan tetapi malah diluar prediksi BMKG


"Kamu mau memancingku Al? Kau menggodaku?"


Perkataan tersebut membuat Al cengo.


"Maksud Ku menenangkan mas bukan maksud lain"


Setelah sampai Ares langsung keluar berjalan membuka kan pintu untuk Al , mereka berjalan memasuki apartemen. Malam itu malam yg panjang bagi keduanya, entah berapa kali ia melakukan lagi dan lagi.


Matahari terbit dari ufuk timur cahaya masuk menembus lewat celah jendela, Al merasa terusik akan hal tersebut. Ia m3nggeliat merenggangkan otot nya, perlahan menyingkirkan tangan Ares yg berada di perutnya . Al merasa sangat kantuk, entah tadi malam tidur jam berapa tapi ia tidak lupa akan kewajiban nya sebelum berkerja, Al segera memasak, ia bingung masak apa, ia memutuskan memasak nasi goreng seafood.


"Mas sudah bangun?" tanya Al saat ada yg melingkar kan tangan di perut nya.


"Hmm"


"Tunggulah di meja makan mas sebentar lagi akan selesai"

__ADS_1


"Aku mau seperti ini"


"Tapi mas nanti malah akan lama Lo, aku gak bisa gerak bebas kalau mas seperti ini"


"hmm baiklah" Ares mengalah dan berjalan ke meja makan.dg mata yg masih agak tertutup.


Tak lama masakan Al matang ia menyajikan nya di meja makan.


"Mas cuci muka dulu ayo kita sarapan" tanpa menjawab Ares langsung berjalan begitu saja, tingkahnya membuat Al menggeleng geleng kan kepala.


Mereka menikmati sarapan pagi dg suasana hening, Ares merasa masakan Al enak dan sesuai dg lidah nya.


"Al jangan lupa siapkan berkas meeting pagi ini"


"Sudah saya siapkan di meja ruangan kamu mas" ucap Al dan membuat Ares memicingkan matanya, ia sampai lupa akan hal sepenting itu.


"Sini mas tak pasang kan dasinya" ucap Al dan Ares menurut saja.


Setelah dirasa sudah semua dan tidak ada yg ketinggalan mereka memutuskan untuk berangkat.


Bersambung. . .

__ADS_1


__ADS_2