KAU CANDUKU

KAU CANDUKU
BAB 75


__ADS_3

Tak berapa lama mobil yg di kendarai Ares sampai di rumah sakit. Ia segera turun dan membawa Al yg sudah tidak sadarkan diri.


"Suster dokter tolooong tunangan sayaaaa" teriak Ares yg memenuhi lorong rumah sakit.


"Tolong tunggu di luar dulu tuan "


"Tapi aku ingin berada di samping nya"


"Maaf tuan ini sudah prosedur rumah sakit, silahkan tunggu diluar" ucap suster dan segera menutup pintu.


Ares cemas di ruang tunggu, ia segera menghubungi Alan .


"Hall_"


"Datang ke rumah sakit, sudah aku kirim lokasinya" ucap Ares menyela ucapan Alan .


Tut


Ares mematikan panggilan tanpa menunggu jawaban Alan . Ia merasa frustasi ia tidak tau apa yg terjadi dg istri nya .


Sedangkan di dalam dokter sedang berusaha, memeriksa keadaan Al yg sebagai pasien nya .


Ares menghubungi orang kepercayaan nya untuk menghandle semua pekerjaan kantor nya . Disisi lain Ara yg melihat Ares dan Al tidak ada di kantor mengerut kan keningnya, ia merasa ada yg tidak beres.


Ara berjalan memasuki ruangan Ares dan Al , dan terlihat orang kepercayaan Ares di sana .


"Maaf permisi aku ingin ketemu Kak Ares"

__ADS_1


Pria di depan nya menatap wajah Ara dg datar .


"Pak Ares sedang ada kesibukan di luar, dia menugaskan saya untuk mengganti kan nya"


Ara yg tidak mendapatkan informasi mengepalkan tangan nya .


"Baiklah terimakasih" ucap Ara mencoba menahan amarahnya . Ia segera berjalan kembali keruang nya . Saat ia berjalan sayup sayup mendengar gosip , ia segera berjalan pelan dan agak mendekat.


"Kamu tadi lihat pak Ares gak?"


"Iya dia menerima telepon dan langsung terburu buru"


"Ada apa ya kira kira"


Ara mendengar itu semakin di buat penasaran. Sedari malam ia sudah tidak bisa tertidur nyenyak kala melihat Ares dan Al bertunangan .


"Halo"


"Cari tahu informasi Ares dan Al sekarang, lihat kondisi mereka dan kegiatan apa yg mereka lakukan aku tunggu satu jam dari sekarang"


Tut


Ara mematikan sambungan telponnya secara sepihak tanpa menunggu jawaban.


Ara segera menyelesaikan tugasnya sebelum ada laporan dari orang suruhan nya .


Beralih kerumah sakit. Dokter terlihat keluar dari ruang pemeriksaan Al . Ares melihat itu segera berdiri.

__ADS_1


"Dok gimana keadaan tunangan saya" tanya Ares yg kebetulan Alan baru datang .


Deg!


Alan berhenti melangkah kala mendengar kakak nya kembali kerumah sakit .


"Maaf tuan keadaan pasien saat ini masih kritis, apa sebelum nya pasien menderita penyakit ginjal?" tanya dokter memastikan .


Deg!


"Ginjal dok? Tidak Al tidak pernah punya penyakit semacam itu"


"Maaf ini masih pemeriksaan tahap awal, kita akan memeriksa lagi untuk memastikan dg beberapa dokter penyakit dalam, kalau gitu kita permisi dulu"


Ucapan dokter hanya mendapatkan anggukan lemah dari Ares , ia berdoa semoga diagnosa dokter salah, dan Al hanya sakit perut biasa .


"Kak" ucap Alan dan membuat Ares menoleh ke arahnya .


"Kak Al kenapa" tanya Alan dg pelan, ia tidak sanggup mendengar hal buruk jika menyakiti keluarga nya terutama kakak dan ibunya .


"Duduk dulu" ucap Ares menyuruh Alan duduk di sampinya .


"Maaf aku gagal menjaga kakakmu" ucap Ares dg menunduk


"Apa yg terjadi?"


Ares menceritakan semua kepada Alan, dari awal ia mendapat telpon dari Al sedang merintih sakit hingga berujung rumah sakit.

__ADS_1


Bersambung. .


__ADS_2