
Tanpa Ares dan Al sadari, ada sepasang mata melihat pemandangan mereka keluar dari apartemen yg sama sampai mereka meninggalkan apartemen tersebut.
"Halo bos"
"Saya melihat perempuan itu tadi malam pulang ke apartemen yg sama dg BPK Ares dan barusan juga mereka berangkat ke kantor bersama"
"Ck, sudah ku duga, dasar j4l4ng murahan, oke awasi terus mereka jangan lupa buktinya kirim ke saya"
"Siap bos"
"Dasar wanita Mur4h4n , apa itu yg membuat aresku bertekuk lutut dg mu, awas kau, aku akan merebut nya dari mu" ucap wanita itu dg senyum smirk setelah memutuskan telepon.
Disis lain
Ares dan Al baru saja sampai di gedung tempat mereka bekerja. Ares turun terlebih dahulu, ingin membuka kan pintu untuk Al , ternyata Al membuka nya sendiri. Membuat Ares sedikit kesal.
"Maaf pak BPK duluan saja, nanti gosip tentang kita semakin menjadi jadi karena pesta tadi malam" ucap Al yg merasa tidak enak.
Ares yg merasa kesal tanpa menjawab ucapan Al Langsung masuk begitu saja.
Semua karyawan melihat atasannya masuk langsung membungkukkan badan dan menyapa, tapi Ares hanya membalas dg anggukan saja.
Tak lama Al mau masuk ke dalam kantor tiba tiba tangan nya di cekal membuat nya terhenyak.
__ADS_1
"Astaga"
"Kau ya Riska membuat ku jantung an saja"
"Padahal baru gitu aja wajahmu seperti melihat hantu" ledek Riska
"Dasar ya kau"
"Aku sebenarnya kesal dg mu, sekarang kau semakin sibuk sampai kau tak ada waktu dg ku, makan siang pun kau tak pernah keluar"
"Kau tau sendiri ris tugas ku sekarang merangkap jadi 2, sekertaris Dan asisten pribadi, pulang aja aku selalu telat, kerjaan serasa gak pernah kelar" sanggah Al .
"Yaya aku tau itu, jangan lupa jaga kesehatan mu, oh ya apakah kamu sangat dekat dg pak Ares, sampai tadi malam kemana pak Ares pergi kau selalu mengikuti " ucap Riska agak pelan agar yg lain tidak mendengar.
"Baiklah aku percaya saja dg ucapanmu, kalau ada apa apa cerita jangan di pendam sendiri"
Mereka berjalan dan memasuki ruangan masing-masing.
Saat sampai ruangan Al kurang fokus ia memikirkan perkataan Riska.
"Aku harus menjaga jarak jika sedang bekerja , aku gak mau yg lain tau " gumam Al .
Al masuk ke ruangan atasannya .
__ADS_1
"Permisi pak"
"Iya ada apa Al"
"E e ini beberapa berkas untuk bapak tanda tangani, dan ini jadwal BPK hari ini"
"Bacakan saja jadwalnya "
Al membacakan jadwal Ares dg teliti.
"Brarti sebentar lagi kita akan meeting?"
"Iya pak dg perusahaan Louis company, di restoran x"
"Untuk berkas nya sudah kamu siapkan?"
"Untuk berkas yg ini pak, coba bapak cek dulu"
"Baiklah"
"Kalau begitu saya permisi dulu pak" dan Ares hanya mengangguk sebagai jawabannya .
Al merasa sangat lelah, dan melihat masih banyak tumpukan berkas di depan nya. Ia merasa badan nya tidak enak, tapi dia butuh uang untuk membiayai sekolah Alan dan kebutuhan ibunya, teringat akan hal itu membuat nya kembali bersemangat. Al meneruskan pekerjaan nya. Berkutat dg beberapa berkas.
__ADS_1
Bersambung. . .