KAU CANDUKU

KAU CANDUKU
BAB 71


__ADS_3

"Kak apa yg terjadi sama ayah?" tanya Alan dg hati hati.


"Kakak gatau, kemarin tiba tiba ada pesan masuk ke ponsel kakak, dan itu pesan dari ayah, kakak disuruh datang ke alamat itu sendiri setelah pulang kerja, saat kakak sampai dan masuk , kakak menemukan ayah dg keadaan seperti itu" ucap Al dg isakan nya .


"Sudah kak jangan menangis lagi, aku yakin ayah akan sembuh" ucap Alan mencoba menguatkan kakaknya .


Al masih menangis di pelukan sang adik, ia kembali menangis pilu, Alan tidak tega melihat kakak nya seperti ini. Walaupun bagaimana pun ayah tetap lah ayah tidak bisa menjadi mantan ayah .


Ares kembali dg membawa makanan.


"Sayang makan dulu ya, kamu dari tadi belum makan" ucap Ares dg lembut.


"Aku belum lapar mas" jawab Al " nanti kalau aku sudah lapar aku makan" lanjutnya .


"Ayolah kak makan, aku tau kakak belum makan dari pulang kerja, ini sudah malam" ucap Alan mencoba ikut membujuk sang kakak.


"Kalau ayah sudah siuman aku akan makan"


"Kak jangan gitu, kalau kakak tidak makan nanti sakit, siapa yg merawat ayah?" tanya Alan .


Al hanya diam saja .

__ADS_1


"Makan ya sayaang, aku suapin" ucap Ares dan Al mengangguk lesu. Ares dg telaten menyuapi Al dg pelan pelan .


"Aku sudah kenyang mas" ucap Al .


"satu kali lagi ya sayang" ucap Ares , pemandangan tersebut tak luput dari penglihatan Alan , Alan sangat bersyukur Al bisa mendapatkan laki laki seperti Ares , Alan yakin Ares sayang dg kakak nya dan akan bisa melindungi Al Dimana pun berada.


Selesai makan Ares segera membukakan botol minum untuk Al.


"Minum dulu sayang" ucapnya sambil menyodorkan botol minum.


"Terimakasih mas " ucap Al dg sedikit tersenyum, ia merasa senang ada Ares tempatnya berkeluh kesah .


"Terimakasih kak, terimakasih juga sudah menerima kakaku, dan selalu menemaninya" ucap Alan tulus .


"Itu sudah tugas ku lan" ucap Ares .


"Kakak pulang saja, tunggu di rumah dg ibu, biar Alan yg disini" ucap Alan kasian melihat sang kakak.


"Kamu saja yg pulang , kakak disini " kekeh Al.


"Tidak kak, kakak sudah capek seharian, istirahat di rumah saja dg ibu, kasian ibu di rumah sendiri" ucap Alan .

__ADS_1


Al menoleh ke arah Ares meminta persetujuan.


"Iya sayang yg di bilang Alan itu benar, kamu pulang saja, besok kesini lagi, lihatlah kamu masih pakai baju kantor" ucap Ares .


"Baiklah aku pulang, jaga ayah Alan, nanti kalau ada apa apa hubungi kakak" ucap Al .


"Iya kak pasti, hati hati dijalan" ucap Al .


"Aku ngantar kakak kamu dulu, nanti aku kesini lagi"


"Kalau kak Ares capek gpp aku sendiri kak" ucap Alan .


"Gapapa nanti Kakak temani" ucap Ares seraya berlalu pergi dari ruang tunggu .


Alan menghela nafas.


Ia mendekat ke arah ruangan sang ayah, hanya bisa mengintip dari jendela.


"Huuf lihatlah yah, anak perempuan yg ayah terlantar kan dia jadi wanita kuat, dan apakah ayah tau, walaupun ayah sudah jahat kak Al tidak pernah menaruh dendam dg ayah, ayah terbaring lemah begini saja kak Al masih saja memikirkan ayah" gumam Alan


Bersambung. .

__ADS_1


__ADS_2