
"Pulang sekarang?" tanya Ares
"Hmm kalau boleh jujur aku mau tetep di sini, tapi bagaimana lagi kamu mengajak aku pulang"
" Maaf ya lain kali kita kesini lagi"
"Iya , yaudah ayo pulang sekarang, hari semakin gelap" ucap Al
ares dan Al sudah masuk mobil dan Al segera menyalakan mesinnya , dan melesat menjauh dari alam yg menurut nya enak di pandang. Ares memandang Al tanpa berbicara sepatah katapun entah apa yg mereka fikirkan. Setelah menempuh perjalanan yg cukup panjang mereka sampai di rumah Al , Ares segera turun dan membuka kan pintu, saat pintu terbuka ia merasa tercengang karena Al ternyata tertidur dg pulas tanpa Ares ketahui. Ares ingin membangunkan Al tapi merasa tak enak, akhirnya ia menggendong Al hingga kamar .
"Nak Ares apa yg terjadi dg Al?" tanya Ratna yg merasa khawatir
"Al hanya ketiduran Bu tidak kenapa Napa"
"Ibu panik soalnya seperti Al sedang sakit saja di gendong seperti itu "
"Maaf Bu jika membuat ibu khawatir "
"tak apa nak, ayo duduk sini"
"Maaf Bu saya sedang buru buru, lain kali saya akan kesini lagi"
__ADS_1
"Baiklah kalau begitu tidak apa apa"
"Terimakasih Bu atas pengertiannya, saya pulang dulu ya" ucap Ares seraya mencium tangan ibunya Al
Ares keluar dari rumah Al segera masuk kemobil dan menyalakan mesin , Ares menjauh dari pekarangan rumah Al, ia tidak langsung pergi ke apartemen nya melainkan kembali ke kantor, karena pekerjaan nya sebenarnya menumpuk, demi menemani Al Iya meninggalkan semua pekerjaan. Sampai di kantor Ares segera membuka laptop dan mengecek email yg masuk, ia tak lupa menyelidiki kasus kasus dari laporan yg tidak sesuai, walaupun berat tapi ia tetap mengusut tuntas
"Capek banget ternyata hari ini" ucap Ares seraya merenggangkan otot otot nya yg kaku karena duduk di depan laptop saja.
"Duh ngantuk banget ini" ucap Ares ia langsung duduk di sofa yg berada di ruang annya , ia menyenderkan kepalanya tak terasa ia malah ketiduran dalam posisi duduk.
...****************...
...****************...
Hari ini Ares berada di kantor polisi, ternyata Daniel sudah di tangkap, dan akan melakukan proses sidang, Ares Segera membawa bukti bukti yg dimiliki di berikan kepada sang pengacaranya .
Saat dalam perjalanan Ares hampir saja mengalami kecelakaan dan ia berhasil menghindari nya, ia merasa jika itu di rekayasa tapi ia tidak mau menuduh sembarang an. Ares segera menjalan kan mobilnya dg sangat cepat agar segera sampai, ia yakin musuh masih berkeliaran untuk membunuh nya.
[Apa kamu sangat sibuk] pesan Al kepada Ares
Tanpa banyak kata Ares segera menelpon Al .
__ADS_1
"Halo sayang ada apa?" tanya Ares
"Aku suntuk banget " ucap Al
"Maaf akhir akhir ini aku jarang ada waktu untuk mu istriku" ucap Ares .
"Jangan menyebut ku seperti itu nanti jika ibu denger bisa syok"
"Maaf maaf habisnya aku gemes banget sama kamu"
"Kapan kesini?"
"Nanti ya jika urusanku sudah selesai aku akan menyempatkan waktu ke situ"
"Beneran ya"
"Iya , kamu ingin aku bawakan apa?"
"Aku ingin kamu"
Bersambung. . .
__ADS_1