
Al dan keluarga nya memasuki rumah yg di hadiahkan oleh Ares.
"Waah bagus sekali" ucap Al , walaupun rumah nya gak besar tetapi ini lebih dari cukup menurut Al.
"Terimakasih ya mas, untuk biaya pengobatan ku biarlah nanti ku ganti"
"Tak usah aku sudah ikhlas kan, maaf aku gak bisa lama lama, kamu segera istirahat ya aku ada urusan penting soalnya " ucap Ares
"iya gpp silahkan "
"Ibu ke mana?" tanya Ares
"Mungkin sedang melihat lihat"
"Yaudah nanti sampaikan ya salam ku kepada ibu, aku pergi dulu daaaa" ucap Ares yg terburu buru.
Ares melajukan mobilnya dg kecepatan tinggi menuju markas. Sudah di siksa beberapa kali tetapi tetap bungkam, dan Ares turun tangan sendiri. Tak lama Ares sampai di sebuah bangunan tua yg terlihat sudah lama sekali tidak terpakai. Ia segera memarkirkan mobilnya di tempat agak tersembunyi. Ia segera turun dan masuk.
"Bos anda sudah datang" ucap salah satu bawahan Ares.
"Dimana si tikus got itu" ucap Ares dg kilat amarah .
__ADS_1
"Mari saya antar bos" ucap bawahan Ares.
Ares berjalan dg orang kepercayaan nya.
sampai di tempat penyekapan ternyata di masih tidur.
"Bangunkan dia" teriak Ares . indra menyuruh yg lain untuk mengguyur dg air dingin. Dalam sekejap orang yg di sekap Ares langsung bangun.
"Enak ya malah tidur" ucap Ares yg tidak bisa menahan kekesalan mu
"Siapa yg menyuruh mu" tanya Ares .
"kamu tetap Diam ternyata, apa kamu tuli" teriak Ares dg senyum smirk.
"Aku tanya sekali lagi siapa yg menyuruh mu?" tanya Ares.
"Ma. . Maafkan saya, jika saya tahu itu ada kaitan dg anda saya tidak akan menerima tawaran tersebut " jelas orang barayan, bagaimana pun dulunya Ares adalah mafia sangat kejam, jika ada yg mencari masalah atau sampai merugikan Ares ia langsung saja membunuh nya dg kejam.
"Cepat katakan, dg berani kamu akan menyuntikkan obat itu agar kekasihku lumpuh selamanya" teriak Ares, wajah Ares memerah dg mata elang yg tajam menampakkan urat kemarahan.
"CEPAAAT KATAKAN ATAU AKU AKAN BUNUH ANAK DAN ISTRI MU" teriak Ares yg menggema seisi bangunan.
__ADS_1
"Jangaaan"
"Cepat katakan"
"Da. . Daniel yg menyuruh ku"
"Waah ternyata ada mainan baru, berani sekali dia" ucap Ares .
"Jangan bunuh dia dulu, siksa dia secara perlahan" ucap Ares seraya pergi meninggalkan rumah tua.
Aaarrrrghhhhh!!
"Aku gagal menjaga mu Al" ucap Ares yg merutuki dirinya sendiri. Entah sejak kpn rasa itu muncul. Sampai sekarang rasa itu semakin membesar. Ya Ares benar benar mencintai dan menyayangi Al.
Disisi lain.
"Kenapa perasaan ku tidak enak" ucap Daniel .
Danie berulang kali menghubungi orang suruhannya tetapi tidak berhasil. Ia yakin jika misi nya ini sudah gagal.
"Arrgghh gimana bisa gagal" ucap nya. ia sangat dendam karena penolakan cinta, ia ingin Al lumpuh dan bertekuk lutut dg Daniel , setelah itu ia akan segera membuang Al atau enggak menghabisi Al . sangat licik bukan.
__ADS_1
Daniel berfikir keras bagaimana dia bisa menghacurkan mantan kekasihnya, tetapi untuk sementara waktu ia ingin mencari orang suruhan nya agar tetap tutup mulut, tetapi terlambat sudah harapan nya .
Bersambung. . .