KAU CANDUKU

KAU CANDUKU
BAB 9


__ADS_3

Al menatap sang adik ketika makan merasa iba, dia melihat jika anak seumuran nya selalu keluar untuk main bersama teman nya atau nongkrong, akan tetapi Alan selalu siap siaga saat ibunya sakit, dia yg selalu membantu Al merawat sang ibu, Al merasa beruntung mempunyai adik seperti Alan walaupun terkadang mereka ribut seperti tom & jerry tapi hal itu yg akan mereka rindukan kelak.


Al menyenderkan bahunya di sofa tempat ruangan ibunya di rawat. Ia memejamkan mata karena hari ini begitu berat baginya , tiba tiba Al teringat kejadian saat di ruangan atasannya.


Deg!


Membuat jantung Al berdegup kencang kembali berdebar debar saat ia mengingat dirinya yg baru saja berciuman dg atasannya .


Ia meraba bibirnya . Al seakan masih bisa merasakan hangat di bibirnya saat pria itu mencium nya.


Drrt drrt drrt


Dering ponselnya membuat Al tersadar dari lamunan nya . ia langsung mengecek siapa yg menelpon nya.


"Dasar playboy cap jempol, sampah selamanya akan sampah" ucap Al dg kesal.


"siapa kak yg playboy dan sampah?" tanya Al yg mendengar kakak nya berbicara sendiri.


"aish kamu masih anak kecil, tak akan tau" ucap Al


"Ck aku bukan anak kecil lagi kak kau sudah beranjak dewasa, sebentar lagi aku akan SMA " ucap Alan membanggakan diri.


" Heleeh masih baru mau SMA itu masih kecil" ucap Al , Alan yg merasa kesal dg kakak nya langsung keluar dari ruangan sang ibu.

__ADS_1


Ting Ting Ting Ting (notif pesan)


"Siapa sih ini yg nyepam ?" ucap Al dg geram .ia segera menggeser layarnya dan membuka aplikasi chat .


[Sayang apakah kamu marah?]


[jangan marah ya, maaf tadi aku enggak tau saat kamu menelepon ku]


[jangan ngambek ya sayang]


[kebetulan tadi aku sedang bertemu clien]


[apa kamu sibuk ? Sampai gak membalas pesan ku]


"Dasar bajingaan, penghianat " ucap Al teringat kejadian yg dia lihat dg mata kepala nya sendiri.


Dan masih banyak lagi pesan dari Daniel dia benar -benar spam chat ke Al . Al merasa sangat geram . Dia langsung mengirim bukti yg ia ambil sebelum pergi tadi segera memblokir kontak Daniel dan tak lupa dia menghapus semua chat foto dan nomor nya .


Tiba tiba kondisi ibunya drop lagi, dokter dan para medis masuk keruang rawat inap ibunya Al . Tak lama kemudian sang dokter keluar.


"Al seperti nya sudah tak banyak waktu lagi, kita harus operasi ibu kamu malam ini, apakah kamu sudah melunasi nya?" tanya dokter memastikan.


"sudah dok" ucap Al yg tak kalah cemas .

__ADS_1


" Baik lah saya akan mempersiapkan operasi, saya permisi dulu" ucap sang dokter.


"Apa benar kak sudah kakak lunasi?" tanya Alan memastikan.


"Iya sudah kakak lunasi, kamu tenang saja tidak usah khawatir, ibu akan sembuh Alan" ucap Al menenangkan sang adik.


"Kakak dapat uang segitu banyak nya dari mana?" tanya Alan


"Eee.. Itu " Al bingung menjawabnya.


" Itu apa kak? Kakak pinjam kak Daniel?" tanya Alan lagi.


"Jangan sebut laki laki itu lagi Alan, kuping kakak panas mendengar nya " ucap Al .


" La trus kakak dapat uang dari mana?" tanya Alan.


"Kakak meminjam atasan kakak, yaa meminjam nya " ucap Al meyakinkan dirinya dan juga Alan .


"Wah baik sekali atasan kakak" ucap Alan


Al hanya tersenyum kecut menanggapi perkataan sang adik .


Bersambung. . .

__ADS_1


__ADS_2