
"Sebelum membahas itu aku ingin bertanya dulu padamu" ucap Ares
"Tanya apa? Tanyakan lah, aku akan menjawab nya"
"Jawab dg jujur ya jangan berbohong "
"He'em aku akan jawab dg jujur"
"Apa kamu ingat dg mantan kekasih mu bernama Daniel?"
"Ya aku masih ingat, aku juga ingat dimana dia berselingkuh di depan mata kepalaku sendiri " ucap Al dg mata yg amarah dan penuh kebencian itu yg Ares lihat dari mata Al .
"Apa kau masih ada perasaan untuk nya?" tanya ares memastikan
"Tidak sama sekali rasa bencilah yg mendominasi, tanpa ada rasa cinta secuil pun" ucap Al dg tegas, Saat Ares menatap mata Al untuk mencari jawaban dan itu benar, dari sorot mata tak ada kebohongan.
"Jika kau di beri kesempatan apa kau akan menerima nya kembali lagi ke sisi mu?"
"Bicara omng kosong apa kau? Mana mungkin aku kembali dg nya, sama saja aku terjun ke lubang yg sama yg membuat ku sakit hati untuk ke sekian kalinya, apapun kesalahan nya akan aku maafkan kecuali perselingkuhan " jawab Al dg mantap
"Kenapa kau terus membahas nya dan bertanya tentang semua itu" ucap Al
"Apa kecelakaan ku berhubungan dg nya" imbuh Al.
__ADS_1
"Tepat kau pintar sekali, sekarang ia sedang menjadi buronan, entah apa motifnya untuk mencelakai mu, atau mungkin karena sakit hati karena kamu tolak juga tidak tau" ucap Ares .
" Syukur lah kalau dalangnya sudah di ketahui"
"Tapi aku juga harus tetap hati hati, kita tidak tau dimana letak musuh kita, kau takut terjadi apa apa lagi dg mu"
"Kau tenang saja aku pasti akan bisa jaga diri"
"Kalau kau bisa jaga diri seharusnya kejadian seperti ini tidak akan terjadi, lihatlah tangan mu saja masih di perban"
"Kalau jadwal kecelakaan ada di kalender aku bakal menjaga diri ku, tetapi sayangnya itu tidak ada, makanya aku celaka, jika aku tahu ada yg mengincar keselamatan ku aku juga akan lebih hati hati" ucap Al dg kesal.
"Maaf bukan maksutku menyinggung mu"
"Hemn gpp emang yg kamu katakan selalu benar"
"Terus gimana?"
"Hmm kog kita jadi bertengkar, padahal aku ajak kamu kesini agar fikiran mu rileks tapi malah berakhir seperti ini"
"Oh berarti ini salahku?"
"Aku tidak menyalahkan mu sayang"
__ADS_1
"Terus tadi berkata seperti itu"
"Maafkan aku yaa jika perkataan ku membuatmu tersinggung, sudah jangan bertengkar lagi, mati menikmati pemandangan alam ini dg damai" ucap Ares seraya membawa Al kedalam pelukannya.
"Apa aku boleh melihat sunset?"
"Boleh , untuk mu apa yg tidak, tapi setelah itu kita pulang, lain kali kita akan camping disini"
"Kenapa kita tidak camping sekalian?"
"Hmm aku harus ke kantor besok, dan hari ini aku tidak membawa alat camp , nanti kalau tidak tidur di tenda aku takut akan kesehatan mu, kamu baru saja keluar dari rumah sakit"
"Aku kan di rawat karena kecelakaan bukan sakit karena penyakit "
"Iya tapikan sama saja kamu baru saja keluar dari rumah sakit, mana tega aku melakukan hal seperti itu, betapa jahatnya aku jika melakukan nya"
"Hmm terserah deh yg penting omongan kamu barusan harus di agendakan jangan hanya omng kosong doang, aku tidak suka itu"
"Iya nanti aku akan atur jadwal ku dan kita bisa camp sepuasnya bersama mu" ucap Ares dg senyum merekah
Bersambung. . .
...****************...
__ADS_1
...****************...
Terimakasih readers yg telah membaca dan mendukung karyaku, jangan lupa like dan vote ya, maaf jika banyak terjadi kesalahan dalam menulis semoga yg membaca, like dan vote semoga selalu dalam lindungan Tuhan dan di beri umur yg panjang.