
Tak lama mobil yg di kendarai Ares telah sampai di kantor. Dengan perasaan kacau ia segera masuk ke kantor dan menuju ke ruangan nya. Ia mulai berkutat dg berkas berkas di hadapannya namun tetap saja ia tidak bisa fokus dengan pekerjaan nya, melihat berkas menumpuk di depan nya membuat kepalanya tambah pening.
Drtt drtt drtt
"Haloo" ucap Ares dg ketus .
"Maaf bapak mengganggu waktunya sebentar, ini ada Bu aliesha katanya datang mencari bapak"
"Suruh masuk ke ruangan saya"
Tut Ares langsung mematikan telpon secara sepihak. Tak berapa lama pintu terbuka.
"Sayaang" ucap Ares seraya bangkit dari duduk nya dan langsung memeluk Al .
"Ada apa kamu mas, terlihat sangat kacau"
"Aku gpp hanya kangen kamu saja makanya tidak fokus "
"Gombal terusss, ini aku bawakan makan siang untukmu"
"Kamu sendiri yg masak?"
"Iyalah ini spesial untukmu"
"Jangan memaksakan untuk memasak sayang, tangan mu masih sakit"
"Mas tanganku yg sakit sebelah kiri, dan ini tinggal masa pemulihan lukanya juga tidak parah, jadi aku tidak memaksakan untuk memasak aku emang ingin memasakkan untuk mu"
"Walaupun begitu tetap berbahaya sayaang" ucap Ares
"Kenapa sih kamu hari ini manja banget"
"Manja sama istri sendiri gak boleh ya?"
"Hust jangan keras-keras, nanti kedengaran yg lain kan belum resmi mas"
"Tapi kamu istri sahku secara agama"
"Sudah mas jangan di perjelas pliis" ucap Al
__ADS_1
"Kenapa sih aku gak boleh bilang gitu?"
"Hubungan ini hanya segelintir orang yg tau, jika ada yg tidak senang dg mu trus mendengar apa yg kamu bilang gimana kalau di sebarkan? Dunia bisnis itu keras mas, kamu tahu sendiri kan"
"Iya iya sayaang, maaf kan aku yaa"
Cup
Cup
Cup
"Hih mass jangan gitu" ucap Al yg sudah bulshing.
"Kenapa cium istri sendiri, pahala tau"
"Mulaiii lagi"
"Mau pahala yg lebih lagi enggak"
"Mas kalau tetap bicara yg tidak tidak aku pulang ini"
"Jangan sayang jangan, aku ingin makan siang dg kamu, biar tambah semangat " ucap Ares dg wajah memelas
"Berarti kalau di rumah mau ?"
"Mass!!"
"Hhhe iya iya maaf sayang maaf" ucap Ares dg tersenyum jail .
"Es batu sekarang sudah mencair ternyata"
"Mana es batu nya?"
"Haaa.. Oh tadi diluar aku lihat "ucap Al dan Ares hanya menjawab dg beroria.
"Ayo kita makan siang mas nanti aku bantu mengerjakan pekerjaan mu"
"Tapi tangan ka. ."
__ADS_1
"Udahlah mas ini kemauan ku sendiri, jangan protes, aku suntuk kalau hanya diam saja"
"Baiklah sayang baiklah, makasih y"
"Sama sama"
"Waah ini kamu bikin sendiri?"
"Iya ini bikinanku"
"Aku coba ya"
"Silahkan "
Ares memasukkan 1 potong rendang.
"Hmm ini enak sekalii" ucapnya dg mata yg membinar.
"Bohong"
"Beneran sayaang, mana ada aku bohong"
"Sudahlah sedera dimakan ,kalau bisa di habiskan semua sekalian"
"Enggak lah, mana mungkin aku kuat dg makanan sebanyak ini, bisa bisa perutku buncit, sedang kan kamu suka roti sobekku"
"Kata siapa?"
"kataku barusan"
"Aku biasa saja dg roti sobekmu"
"Biasa kog selalu di pegang "
"Husst"
"Bulshing yaa hha" ucap Ares seraya dg gelak tawa
"Puas puasin aja ketawanya "
__ADS_1
"Enggak enggak sayang maaf yaaa"
Bersambung. .