KAU CANDUKU

KAU CANDUKU
BAB 35


__ADS_3

Sang ibu melerai perdebatan antara kakak dan adik, ibu menceritakan semua kejadian yg baru saja terjadi, membuat Alan tercengang dan merasa bersalah karena saat situasi sulit Alan tidak ada disana dan tidak membantu.


" Wah sayang sekali ya Kak, padahal aku ingin ketemu kak Ares lagi" ucap Alan


" Itukan kesalahan mu sendiri, makannya jangan molor saja kerjaan nya " ucap Al


"Hmm ibu , kakak, maaf kan aku ya tadi gak ada di saat kalian membutuhkan bantuan " ucap Alan dg wajah sedih yg tidak di buat buat .


"Eh jangan baper, kakak cuma bercanda doang kog" ucap Al menenangkan sang adik.


" Iya Al gpp kog, lihat ibu dan Kaka mu gpp"


" Sampaikan rasa terima kasih ku kepada kak Ares ya kak, aku gak enak padanya selalu merepotkan nya" ucap Alan dg tulus .


" iya nanti kakak sampaikan , Kaka berangkat dulu ya, Bu aku berangkat dulu ya"


"Bentar Al, ini kasih ke nak Ares dan ini Riska yg satu baru kamu"


"Baik Bu terimakasih " ucap Al seraya mencium pipi sang ibu tercinta.


Al berjalan keluar rumah ternyata taksi yg di pesan sudah datang dan ia langsung melesat menuju kantor tempat nya bekerja. Tak berapa lama taksi yg ia kendarai telah sampai, ia berjalan masuk ke dalam kantor saat di lobi ia bertemu dg bestie nya .

__ADS_1


"Riska"


"Hai Al" ucap Riska seraya memeluk sahabatnya.


"Kebetulan sekali aku bertemu dg mu, ini ada titipan dari ibu untukmu" ucap Al seraya menyodorkan salah satu bekal yg ia bawa.


"Waaah terimakasih, ibu selalu saja ingat dg ku, kebetulan aku belum sarapan, makin sayang sama ibu" ucap Riska . Ia menganggap ibu Al seperti ibunya sendiri, bagaimana pun Riska tidak mempunyai orang tua lagi dan hanya Al yg ia anggap seperti keluarga sendiri.


" Sama sama, iyalah ibu ingat kamu, kan kamu anak pungutnya " ucap Al dg candaan nya .


"Dasar kau yaaa" ucap Riska yg kesal.


"Sudah sudah kerja nanti atasanmu tau bisa gawat kita" ucap Al dan mereka menuju ruangan masing masing.


Tok tok tok. . .


"Masuuk"


"Maaf pak mengganggu waktunya sebentar, saya hanya ingin memberikan ini, kue titipan dari ibu" ucap Al penuh sopan .


"Taruhlah di meja, oh ya kenapa kamu selalu memanggilku dg sebutan bapak? Kita hanya sedang berdua Al" ucap Ares yg terlihat sangat kesal.

__ADS_1


"Maaf pak tapi anda atasannya saya"


"sudah saya peringatkan berapa kali Al, walaupun di kantor kalau kita hanya berdua jangan panggil aku dg sebutan bapak, atau sayang juga gpp" ucap Ares tanpa melihat wajah Al .


Al terkejut mendengar perkataan Ares barusan, pipinya langsung memerah seperti kepiting rebus.


"Ee kalau gitu saya permisi dulu" ucap Al langsung berlari keluar dari ruangan suaminya, tanpa disadari Ares tersenyum karena melihat tingkah Al .


Tak terasa waktu istirahat tiba, Al merenggangkan otot2 nya dan ia bersiap akan pergi makan bersama bestienya karena ia sudah janjian. Saat ia turun dari lift tak di sangka ia berpapasan dg Ares .


" Mau kemana ?" tanya Ares


" Makan "


"Sama siapa? Dan Dimana?"


" Sama riska, di restoran depan"


"Hati hati, nanti kamu handle dulu ya, saya mau keluar sebentar, kalau saya belum kembali, tetaplah handle dan jangan nakal" ucap Ares


" Siap pak eh mas" ucap Al .

__ADS_1


Bersambung. . .


__ADS_2