
Al berjalan dg pelan ke arah kamar yg di maksud Ares, ia merasa tercengang melihat kamar yg begitu luas dan bagus dg di dominasi warna silver sangat berkesan mewah.
"Ini kamar tapi luasnya seluas rumahku"gumam Al
Ia berjalan ke arah kamar mandi, dan dia mulai melucuti kebayanya dan memulai ritual mandinya.
"Hmm bau lavender kesukaan ku, ini kebetulan atau sengaja disiapkan"
"Ah bodoamat laah "
Al melanjutkan ritual mandinya tak lama ia sudah selesai mandi dan baru ingat kalau dia tidak membawa baju.
"Aduh aku lupa lagi kalau tidak membawa baju, gak mungkin aku meminta tolong pada mas Ares kan aku malu, duh gimana ini" Al bergumam sendiri, ia merutuki kebodohan nya sendiri.
ia melihat ada bathrobes di kamar mandi akhirnya ia menggunakan nya.
"Semoga mas Ares tidak dikamar" ia membuka handel pintu kamar mandi dg pelan dan berjalan dg berjinjit seperti maling, Al melihat Ares berada di atas kasur dan sudah berganti pakaian menggunakan piyama, Ares dilihatnya sedang fokus pada tablet nya ia segera mempercepat langkah nya, Al tidak sadar sebenarnya Ares mengetahui gerak gerik Al , saat Al hendak masuk lagi ke kamar mandi tangan nya di cekal oleh Ares .
"Sayang kamu sengaja mau menggoda ku?" tanya Ares
__ADS_1
"Tidak ,tii dak aku hanya lupa tidak membawa baju"
"Tapi kamu sudah membangun kan singa yg kelaparan, kamu harus tanggung jawab"
Greeepp!! Ares merengkuh pinggang ramping Al
"Aku meminta Hakku malam ini sayang" ucapnya berbisik tepat di telinga Al dg suara seraknya
Deg!
Jantung Al terasa mau copot, tiba tiba Al merasa melayang ternyata Ares menggendong Al ala bridal style dan dia langsung menaruh Al di kasur king size nya .
Al yg ditatap Ares seperti binatang buas yg mendapat mangsa bergidik ngeri. Tanpa aba aba.
Ares langsung ******* dg lembut bibir Al dan mengungkung Al di bawahnya. Ares merasa tak ada penolakan ia mulai menggigit kecil agar Al membuka mulutnya, Al mulai membuka mulutnya dan Ares langsung melancarkan aksinya ai langsung mengabsen rongga mulut Al. Al ingin menolak tetapi tubuh nya menerima
Ahhh!! Ares melepaskan pangutannya karena mereka kehabisan nafas.
Ares langsung turun ke leher jenjang Al ia menjilat menghisap dan meninggalkan jejak kepemilikan, Al yg mendapat perlakuan lembut ia merasa terbuai dan mengikuti permainan Ares tanpa sadar Al telah mengalungkan tangannya di leher Ares, Ares merasa mendapatkan lampu ijo langsung semakin bergairah.
__ADS_1
Tanpa Al sadari ia sudah polos tanpa sehelai benang pun, tangan Ares yg nakal langsung meremas dua buah dada yg menurut nya sangat menggoda, mulutnya langsung turun dan menyedot selayaknya bayi kecil yg kehausan. Al menahan agar tidak bersuara.
"Jangan di tahan" ucap Ares yg diliputi gairah.
Ares tak melewatkan ia mengecup setiap inci tubuh Al yg sangat molek bak gitar Spanyol itu. Jari Ares sudah berada di lubang surgawi ia merasa Al sudah basah. Ia segera memposisikan diri untuk menjebol pintu lubang surgawi nya itu.
"Sayang kamu tahan yaa, akan sedikit sakit " ucap Ares dg mengusap puncak kepala Al dan Al hanya mengangguk patuh karena ia juga sudah diliputi gairah.
Jleeeeeb!!
"Aah sakiiit mas" ucap Al mulai berkaca kaca.
"Sabar sayang" Ares mengecup dan ******* bibir Al, dia yg mulai terbuai dan Ares langsung menghentakkan nya lagi.
tiga kali hentakkan dan akhirnya bisa masuk dg sempurna
Aaaahh!! Punyamu sempit sekali sayang " racau Ares
Al menahan sakit dg berlinang air mata
__ADS_1
"Good job babe aaah huuuh punya mu sangat nikmat " Ares terus menghentakkan junior nya
Bersambung. . .