KAU CANDUKU

KAU CANDUKU
BAB 56


__ADS_3

Waktu memang lah berjalan begitu cepat, sudah genap satu Minggu Al masuk kerja dan menjalani rutinitas nya menjadi sekertaris dan kekasih Ares Ganendra Emerson. Disisi lain ia merasa sangat beruntung dicintai dan di sayang i Ares bahkan hal kecil mengenai Al pun selalu Ares perhatikan. Mengenai Tiara bekerja di perusahaan Emerson company sudah Al ketahui sehari sebelum ia kembali bekerja, awalnya ia merasa bingung plot twist apalagi ini, saat Al sudah masuk kembali apakah Ara tetap bekerja disana?


 That's Right ia masih bekerja di perusahaan yg Ares pimpin , Al tidak tahu menahu apa motif ia tetap bertahan bekerja disini.


Ares sudah beberapa kali mengatakan kepada papanya untuk menarik Ara ke perusahaan yg di pimpin sang papa tetapi selalu saja tak berhasil.


Al yg mengetahui itu hanya bisa pasrah dan semoga semua fikirkan negatif nya itu tidak akan pernah terjadi.


Pagi ini seperti biasa Ares selalu menyempatkan diri menjemput sang kekasih, bertambah hari hubungan nya dg Al bertambah membaik, Ares malah semakin bucin .


Tiiiiin tiiin


Al mendengar klakson mobil Ares segera berlari keluar. Ares di buat tercengang dg penampilan baru Al . Seperti yg ia lihat Al memakai turtleneck berwarna hitam dg rok span selutut berwarna sama di padukan blazer berwarna Milo dg rambut coklat gelombang nya yg di gerai menambah kesan cantik dan feminim di mata Ares .


Ares melihat Al tersenyum manisnya dg melihatkan kedua lesung pipi nya " Pagi sayaang" sapa Ares


"Pagi mas" balas Al dg tersenyum. Ares segera membuka kan pintu mobil untuk Al " Aku bisa sendiri Lo mas"


Ares mengusap puncak kepala Al " Apapun akan aku lakukan untukmu" ucapan Ares membuat Al terkekeh " Masih pagi sudah gombal" ia menggeleng kan kepala melihat tingkah kekasihnya itu.


Setelah memastikan Al masuk ke mobil dan duduk dg nyaman ia segera mengitari mobil dan masuk kedalam mobil, Ares langsung menyalakan mobil dan melesat menjauh dari rumah Al .


"Sayang aku mau tanya"

__ADS_1


"Tanya apa mas?"


"Kamu gak capek apa cantik terus" ucap Ares dg menggenggam tangan Al .


"Mas jangan bercanda fokus jalan dulu jangan pegang pegang"


" Bawel banget siiih"


Ares berhenti karena lampu lalulintas bewarna merah.


"Aku punya sesuatu untuk kamu" ucap Ares seraya mengambil paper bag di jok belakang.


"Apa ini mas?"


"Buka saja sayaang"


"Kamu suka?"


"Aku suka sekali" ucap Al dan Ares segera memakai kan nya .


"Cantik" ucap Ares dan membuat Al tersipu malu.


"Gemes bangeeeeeet sayangku ini" ucap Ares seraya mencubit gemas pipi Al .

__ADS_1


Tiiiiin tiiin tiiin


"Mas sudah hijau" ucap Al seraya Ares segera menjalankan mobilnya .


"Mulai sekarang aku panggil kamu sunshine ya"


"Terserah mas saja"


"Kamu harus bayar kalung tadi, itu tidak gratis sunshine "


"Hah? Ini mahal mas, aku mana sanggup"


"Aku gak butuh uang, aku mau ini" ucap Ares menunjuk pipinya .


"Mas apa apaan siih" ucapnya yg masih malu malu kucing.


"Mau sekarang atau nanti di kantor"


"Mas!!!" ucap Al seraya mencubit pinggang Ares .


"Duuh makin ganaass sajaa"


"Masss!!" rengek Al yg membuat Ares tertawa lepas.

__ADS_1


Al melihat Ares tertawa langsung mengalihkan pandangan nya ke jendela, ia merasa hawa nya panas dan menjalar sampai pipinya.


Bersambung. . .


__ADS_2