KAU CANDUKU

KAU CANDUKU
BAB 25


__ADS_3

Bukan Ares namanya kalau membiarkan Al keluar begitu saja.


"Makan lah dulu, ini sudah waktu makan siang"


"Tidak pak, maaf merepotkan nanti saya makan di kantin saja" tolak Al halus


"Tidak ada penolakan Al , kenapa kamu suka membuat saja marah?"


"Bukan maksud saya membuat marah pak" ucap Al seraya menundukkan pandangan nya


"Cepat makan setelah itu ada tugas untukmu"


"Baik pak"


"Mendekat lah, duduk disini" ucap Ares dan Al hanya mengikuti nya saja.


Ares merasa aneh, Al mudah membuat nya marah ,kesal , khawatir tapi dia juga yg hanya bisa menenangkan nya.


Al menikmati makanannya tanpa sepatah katapun yg keluar, ia takut membuat emosi Ares terpancing dan membuat keributan lagi. menurut Al diam lebih baik. Selesai makan Al membereskan meja Ares dari sisa makan dan membuang bungkus ke sampah.


"Emm maaf pak apa tugas yg bapak berikan ke saya?" tanya Al sedikit ragu takut Ares marah lagi.


"Aku hampir lupa untung kamu mengingat kan"

__ADS_1


"Hubungi semua divisi dan karyawan untuk datang ke pesta perayaan anniversary papa dan mama di mansion utama nanti malam" imbuhnya lagi .


"Baik pak nanti akan saya sampaikan, ada yg bisa saya bantu lagi?" tanya Al memastikan.


"Ada" ucap Al seraya berdiri dan mendekat kepada Al .


Greep!! Menarik Al kedalam pelukannya , Ares semakin mengikis jarak di antara mereka membuat jantung Al berdegup kencang seperti genderang.


Cup!!


"Itu hukuman untukmu yg berani menyebutku dg panggilan pak saat kita sedang berdua"


"Tapi kan kita sedang berada di kantor pak"


Cup! Itu melanggar lagi"


Ia melihat pipi Al merah merona seperti tomat ia tau jika istrinya sendang bulshing. Tanpa Ares sadari ia tersenyum samar melihat wajah Al seperti itu .


"Ba . . . Baik mas saya akan mengingat nya lagi" ucap Al dg gugup.


"Kalau gitu saya permisi" ucap Al dan mendapati anggukan dari Ares .


Saat keluar dari ruangan Ares dan menuju ke ruangan nya Al terkejut terdapat paper bag.

__ADS_1


"Apa mungkin ini dari mas Ares ?sebaiknya nanti aku tanyakan langsung, sekarang ada yg lebih penting" gumam Al .


Al dg cekatan melaksanakan perintah Ares , selesai melaksanakan perintah Ares Al segera kembali ke ruangan Ares dg membawakan beberapa berkas yg perlu di tandatangani atasannya tersebut.


Tok tok tok.


"Masuk"


"Permisi pak, ini beberapa berkas yg perlu BPK tandatangani. Dan tugas dari bapak tadi sudah saya laksanakan"


"Good girl " balas Ares


"Berkas-berkas nya taruh disitu saja, ada yg perlu di tanyakan lagi?" tanya Ares merasa jika Al ada sesuatu


"Ee itu mas di ruangan ku ada paper bag tapi belum saya lihat isinya, apakah itu dari kamu mas?"


"Emm memang benar dugaan mu Al, nanti kamu harus datang dan memakai gaun yg aku beri, dan nanti aku akan menjemputmu, ini tidak ada penolakan "


Al merasa di buat cengo atas ucapan Ares barusan. Ares melihat raut muka Al ingin sekali tertawa, ia menahan nya dg susah payah agar tidak tertawa, menurut nya wajah Al seperti itu sangatlah menggemaskan bagi Ares .


"Ada yg masih di tanyakan lagi?"


Pertanyaan tersebut membuat Al sadar.

__ADS_1


"Tidak pak, terimakasih untuk hadiahnya kalau begitu saya permisi"


Bersambung. .


__ADS_2