
Di satu sisi Al merasa senang akan hubungan nya dg Ares yg semakin hari semakin membaik, disisi lain berbeda dg Riska sahabat Al dan sudah di anggap temen sendiri, ia bukan tidak senang akan hubungan nya dg Ares akan tetapi hanya merasa kecewa saja.
Entah ia merasa bingung antara kecewa kesal dan senang bersatu menjadi satu, kecewa dan kesal karena ia tau hubungan Al dan Ares terjalin lumayan lama tetapi ia tidak tahu, disis lain ia senang dan bangga terkadang masih belum percaya.
Jika Ares atasannya menjadi kekasih dari sahabat ny sendiri, ia merasa Al hebat bisa meleleh kan es batu , itulah yg ada di pikiran Riska.
Selama ini atasannya terkenal dingin ,cuek, irit bicara, jarang tersenyum dan mempunyai tatapan yg tajam, akan tetapi itu semua bisa luntur jika di hadapan nya adalah Al, bisa di bilang Al adalah pawang nya Ares .
"Ih gue gemes bangeeet sama hubungan kalian, terutama Lo" ucap Riska
Al baru saja menceritakan awal mula kisah nya dg Ares kecuali tentang nikah siri karena semua orang tua nya jika Al hanya kekasih Ares dan Al juga menceritakan surprise kecil tadi pagi yg Ares berikan.
Itupun karena Riska yg memaksanya untuk bercerita karena melihat insta story nya tadi pagi.
"Kenapa terutama sama gue?" tanya Al yg tersenyum.
" Bisa bisa nya menjalin asmara dg atasan dan tidak memberitahu gue? Katanya gue ini sahabat Lo dan sudah Lo anggap saudara, kenapa cerita saja kagaak?" ucap nya yg kesal.
__ADS_1
"Maaf, gue akui gue salah,gue bingung harus cerita dari mana? Trus gue takut Lo ketawain dan Lo gak percaya, takut di bilang Ngada Ngada"
"Mungkin awalnya gue juga gak akan percaya tapi kalau Lo beri bukti gue pasti percaya, jangan di ulangi lagi ya, kita harus saling cerita jika ada apapun" ucap riska seraya memeluk Al .
"Ekhmm "
" Maaf mengganggu ini aku tadi disuruh pelayan kantin untuk memberikan pesanan Lo" ucap Ara dg membawa nampan yg berisi pesanan Al dan Riska .
"Tumben Lo baik" ucap Riska dan langsung di senggol oleh Al .
"Enggak apa apa kog, kebetulan aku sudah selesai tadi sekalian balik, minuman kamu bener jus mangga kan?" tanya nya
"Iya"
"Oh yaudah kalau gitu, aku masuk duluan " ucapnya seraya menjauh dari Al dan Riska .
"Al Lo jangan baik baik deh jadi orang"
__ADS_1
"Lo kenapa sih ris, gpp kali selagi gak ngerugiin kita"
" Dia pasti punya maksut terselubung deh"
"Hustt gak boleh berburuk sangka, dia baik kog dia sering bantu aku, kadang aku pusing juga di bikinin kopi sama dia " ucap Al terus terang.
"Tapi dia selalu natap gak suka saat Lo dg pak Ares "
"Mungkin perasaan kamu aja kali"
"Dahlah kalau ada apa apa dan ada sangkut pautnya dg Ara gue yg akan bejek bejek tu anak pertama kali" ucapnya dg kesal .
"Ayo makan sudah laper banget aku" ucap nya dan menyedokkan kuah bakso .
Al dan riska menikmati makan siang nya walaupun ada insiden tadi yg agak membuat Riska kesal tetapi rasa lapar mendominan , dan mereka menikmati makanan yg mereka pesan, setelah selesai mereka masuk dan kembali bekerja dg tenang.
Bersambung. . .
__ADS_1