KAU CANDUKU

KAU CANDUKU
BAB 7


__ADS_3

"jadi bicaralah, jika tidak memiliki kepentingan maka pergilah" ucap Ares lagi .


Al menghela nafas panjang , walaupun dia ragu dia harus mengambil keputusan ini, karena mengingat kondisi sang ibu yang makin parah, dia harus mengesampingkan egonya


Al memejamkan mata dia menarik nafas nya dalam dalam sambil mengepalkan kedua tangannya.


" Pak Ares ke .. kedatangan saya kemari adalah untuk menerima tawaran yang anda berikan kemarin " Al pun akhirnya membuka mulutnya walaupun dia masih tidak berani untuk menatap Ares


Tanpa Al sadari Ares tersenyum smirk bersorak penuh kemenangan. Lihatlah, Ares bisa memiliki apa yg dia ingin kan.


" Tawaran? "tanya Ares yg pura pura lupa dan bersikap bodoh.


"Aku tidak ingat kalau aku pernah memberi mu tawaran" ucap Ares


Al tertegun. Tidak ingat? Tidak mungkin pak Ares tidak ingat. Dia bukan pria bodoh dan pelupa. Al yakin bahwa pak Ares masih mengingat nya.


"Pak Ares saya mohon tolong sayaa, saya tau anda masih mengingat nya dg baik dan anda tidak mungkin lupa, tolong lah sayaa" ucap Al hanya di balas senyum smirk


"Ya kamu benar Al, aku masih mengingat nya dg baik dan jelas , bagaimana kamu bersikap arogan menolak tawaranku dan dg berani menampar kuu" ucap Ares

__ADS_1


"Bukankah saat itu kau berbicara dg penuh percaya diri, bahwa harga dirimu tidak bisa dinilai dg uang" ucap Ares.


" Lalu apa ini? Apa yg terjadi sehingga kamu datang kemari dg suka rela ? Apa semuanya sudah berubah? Tanya Ares .


"Kemana perginya Aliesha wanita arogan dan berani itu? Tanya Ares lagi.


"Pak Ares saya mohon bantu saya, saya benar benar sangat butuh uang " ucap Al


"Saya akan melakukan apapun yg anda mau yg anda suruh , asalkan anda menolong saya" ucap nya dg nada memelas dan pasrah .


Mendengar ucapan Al , Ares langsung bangkit dan mendekat ke arah Al .


Greep!! Dia segera menarik dan merangkul pinggang ramping Al dan dagu Al di angkat dg jari telunjuk nya. Jarak mereka begitu sangat dekat.


"Aku yakin Al kau tau apa yang aku ingin kan" ucap Ares .


"Iya pak Ares saya ta. . tau, bapak hanya menginginkan tubuh saya" sahut Al dg rasa gugup dan detak jantung nya berdegup kencang


"kauu benar sekali Al" ucap Ares dg senyum smirk nya.

__ADS_1


"Berapa yg kamu ingin kan Al? Sebutkan lah" tanya Ares


"250 juta pak" ucap Al yg sudah sangat gemetaran .


"250 juta? Menurut Ares itu uang kecil.


Ares berbalik badan berjalan ke arah meja kerjanya.dia membuka laci dan mengambil sebuah cek, kemudian menuliskan jumlah yang Al inginkan .


"Kau yakin hanya ini Al? Aku bahkan bisa memberimu berkali kali lipat dari ini" ucap nya


" iya pak" jawab Al


"Ambil ini" memberikan sebuah cek tersebut kepada Al. Dia dg ragu ragu menerima cek tersebut.


"Terimakasih pak Ares , terimakasih banyak" ucap Al .


"Ingat selama 5 bulan ke depan kau akan menjadi milikku Al. Dan kita akan melangsungkan akad nikah yg hanya di hadiri beberapa orang saja, tanpa kedua orang tuamu dan orang tuaku tau" ucap Ares


"baik saya mengerti pak, berikan saya waktu sampai operasi ibu saya selesai " ucap Al

__ADS_1


"Baiklah tidak masalah" ucap Ares


"akan tetapi jangan coba coba menipuku" ucap Ares.


__ADS_2